Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meraih Kemenangan Hakiki


Oleh: Sahilatul Hidayah, S.E (Penulis dan Pemerhati Generasi)


Taqobalallahu minna wa minkum, taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim. Artinya: "Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang maha Mulia."

Alhamdulillah wa syukurillah Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk merayakan lebaran pada tahun ini. Udah nikmatin masakan khas lebaran apa aja kemarin? Opor ayam, sambel goreng ati dan rendang pastinya ya.Hmm..MashaaAllah..yammy..Kalau aku kemarin masak opor ayam dan sambel goreng kentang. Eh gak ada yang nanyak ya.wkwkwk..

Emang lebaran itu akan selalu dipenuhi dengan kebahagiaan ya temans walaupun tahun ini kita masih harus barengan dengan pandemi Corona yang masih berkepanjangan ditambah larangan mudik yang bikin saudara-saudara kita gak bisa pulang ke kampung halaman tetap saja lebaran itu selalu menyenangkan. Minimal kita bisa pakai baju baru lebaran, mendapatkan angpao lebaran juga saling bermaaf-maafan walaupun harus lewat online an dan pastinya bisa menikmati berbagai makanan khas lebaran.

Tapi..apakah lebaran hanya sekedar itu saja temans? Tentu tidak pastinya. Lebaran sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya selesai. Kata ini menunjukkan kalau kita sudah selesai melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan yang sudah kita lakukan selama satu bulan lamanya. Nah..setelah selesainya puasa di bulan Ramadan apa selanjutnya ternyata Allah sudah menjelaskan dengan begitu jelas kalau tujuan kita berpuasa adalah agar bertakwa seperti yang tercantum dalam Quran Surat Al Baqarah ayat 183.

Derajat takwa itulah seharusnya yang harus kita raih sehingga kita bisa meraih kemenangan hakiki. Apa itu takwa? Takwa adalah menjalankan semua perintah-Nya dan menjahui semua larangan-Nya. Ketika kita berhasil meraih derajat takwa tersebut InshaaAllah  Allah akan rida pada kita dan pintu surga pun akan terbuka lebar untuk kita. 

Ramadan adalah kawah candradimukanya untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Kok bisa? Karena pada saat Ramadan inilah kita akan berusaha melaksanakan segala amal salih yang mampu kita laksanakan karena balasan pahala berlipat yang dijanjikan oleh Allah, juga kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari segala kemaksiatan yang dapat membatalkan puasa. Selama 30 hari kita melakukan hal tersebut tentu akhirnya akan terbentuk kebiasaaan di sana sehingga kebiasaan itu diharapkan akan selalu kita bawa di 11 bulan lainnya. 


Tentu saja kebiasaan yang terbentuk adalah kebiasaan baik pastinya berusaha selalu dalam ketaatan dengan berusaha melaksanakan semua perintah-Nya dan menjahui semua larangan-Nya. Dan itulah pribadi yang bertakwa. Semoga aku, kamu dan kita semua bisa meraihnya. Aamiin..(reper/baim)

Posting Komentar untuk "Meraih Kemenangan Hakiki"