Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Milenial dan Rasa Cinta


Oleh: Anindita Novianti (Aktivis Dakwah Milenial)


Perkembangan zaman membuat remaja milenial berlomba lomba untuk mengikuti tren tak terkecuali tren percintaan. Banyaknya statement bermunculan "Yah jomblo, gak laku ya?", "Gak keren nih masa jomblo melulu": membuat remaja milenial berasumsi kalau jomblo berarti gak keren bin gak laku. 


Banyak pertanyaan untuk kaum jofisa (jomblo fii sabilillah) terlontar: "belum pernah pacaran? Kenapa? Apa jangan-jangan gak punya rasa suka sama lawan jenis?"


Jadi gini ya, sebenarnya bukan gak punya rasa suka, pasti punya lah namanya juga manusia. Rasa suka atau yang biasa kita sebut dengan cinta adalah perasaan alami yang terdapat pada diri kita "manusia". Salah satu potensi naluri yang dimiliki setiap manusia, atau biasa disebut dengan "Gharizah Nau'".


Memang rasa cinta dan kasih sayang itu fitrah, udah ada dari sebelum kita tercipta di dunia. Allah SWT yang menciptakan dan memberikan kepada kita. Sudah semestinya kita merawat rasa cinta itu. 

Allah SWT hadirkan cinta untuk menjaga kelestarian makhluk yang bernama manusia. Yaps, kita. Dan dengan adanya cinta manusia bisa melestarikan keturunan. Eits tapi dengan pernikahan ya, bukan dengan pacaran dan zina.


“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.” (QS. Al Isra: 32)


Selain itu Nabi Muhammad SAW juga bersabda : “Barang siapa berjabat tangan dengan seorang perempuan, maka kelak di hari akhir ia akan dirantai dengan rantai api neraka. Dan jika ia menciumnya, maka di hari akhir akan digunting kedua bibirnya dengan gunting api neraka. Dan jika ia berzina dengannya, maka kedua pahanya akan menyaksikan kelak di hari akhir tentang perbuatannya yang keji itu dan Allah murka kepadanya.”


Pada ayat dan hadis di atas telah menjelaskan betapa Allah sangat melarang manusia untuk berpacaran ataupun berzina. Dan yang paling keren, Allah SWT menciptakan cinta sekaligus aturannya. Allah ciptakan rasa cinta dan kasih sayang namun Allah juga melarang kita pacaran dan zina, lebih tepatnya menjaga batasan kita terhadap lawan jenis. Dengan itu betapa sayangnya Allah SWT dengan kita. Kita juga dibimbing menuju jalan yang benar yaitu merealisasikan cinta dengan pernikahan. Jika belum waktunya kita bisa merealisasikan cinta kepada Allah dan kedua orangtua. Maka dari itu realisasikan cinta pada tempatnya.


Apalagi remaja ciwi-ciwi pasti suka kalau disayang apalagi dikasih perhatian. Aduh duh baper, ngaku hayoo. Nah dari situ kita harus bisa menempatkan makna cinta yang semestinya. Cinta yang sesuai fitrah. Supaya hadirnya cinta bisa membawa berkah, bukan malah menimbulkan fitnah. Tenang aja, Allah ciptakan manusia berpasang-pasangan jadi jangan khawatir kalau gak keren sebab jomblo.

Karena seindah - indahnya jatuh cinta adalah jatuh cinta kepada dan karena Allah SWT. Jatuh cinta yang membuat segala hidup akan jadi lebih mudah, bahkan berarkhir ke jannah. Wallahu a'lam bishowab. (reper/armn)

Posting Komentar untuk "Milenial dan Rasa Cinta"