Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dear Diary


 Karya: Choirin Fitri


Malam telah larut. Mengikuti kebiasaan kelelawar hobiku. Ya, aku sangat menikmati tidur selepas Isya' lalu saat semua terlelap aku bangun. Ada banyak hal yang bisa kulakukan saat suasana sepi. 


Bukan mencari makanan seperti kelelawar atau sibuk berada di luaran. Aku tetap berada di rumah. Menikmati indahnya berduaan dengan Sang Pencipta, bertilawah, baca buku, hingga mengisi diary. Meski era digital, jamariku masih lihai menari di atas kertas.


Malam ini kuambil buku bersampul biru. Bolpoin lilin kesayangan kusematkan di jemari. Pandanganku fokus pada garis yang tersusun rapi pada lembaran kosong. Anganku siap meluncurkan berbagai huruf, kata, hingga kalimat. 


Dear Diary, bagaimana kabarmu? Semoga kau tak bosan kucoreti berbagai hal yang tak bisa kusimpan dalam benakku. 


Dear Diary, beberapa hari ini aku ikutan program ODOS Plus lho. One Day One Surat plus terjemahan. Dalam program itu kita boleh milih surat selain di juz 30 untuk dibaca. Nah, hari ini entah kenapa pilihanku jatuh pada surat Al Isro'. 


Eh, ternyata nikmat betul lho bertilawah sambil menjelajahi artinya. Kayak baca buku cerita gitu. Jadi tahu apa yang Allah sampaikan lewat ayat demi ayat. Asli seru dan bikin sesuatu. 


Aku bisa senyum-senyum sendiri saat ketemu ayat yang menggambarkan surga, ciptaan Allah, dan kebaikan bagi yang punya iman. Kadang juga merasa nggak layak masuk golongan orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Tapi, saat baca ayat-ayat tentang neraka, azab, dan keburukan bagi mereka yang sesat aku merasa juga nggak kuat kalau dimasukkan neraka.


Naudzubillahimindzalik gitu rasanya. Tapi, amal kok ya belum ada apa-apanya. Bahkan, sering merasa secara sadar bermaksiat. Astaghfirullah. 


Menyedihkan ya Dear Diary? 


Tapi, asli. Baca Al-Qur'an dengan tahu maknanya itu beda rasa. Semacam ada campuran rasa pesimis dan optimis yang campur baur jadi satu. Bahasa kerennya sih saat aku ikut kajian Khouf wa Roja'. Takut dan harap. 


Ada rasa takut Allah masukkan ke dalam golongan orang yang tersesat. Ada rasa harap Allah mudahkan masuk golongan yang diberi petunjuk. Ada rasa khawatir dimasukkan Allah ke neraka, tapi merasa tak pantas menghuni surga dengan berbagai kenikmatannya. 


Apalagi saat aku baca Surat Al Isro' tadi. Saat sampai ayat 61 sampai 2 ayat setelahnya aku mulai tertegun. Dialog Allah dan setan seakan benar-benar seperti film yang diputar. Jelas, tanpa sensor. 


Aku salin ulang di lembaranku ya Dear Diary? Biar kamu percaya apa yang kusampaikan bukan hoax.


وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ قَالَ ءَاَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِيْنًاۚ


61. Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” lalu mereka sujud, kecuali Iblis. Ia (Iblis) berkata, “Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”



قَالَ اَرَاَيْتَكَ هٰذَا الَّذِيْ كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَىِٕنْ اَخَّرْتَنِ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ لَاَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهٗٓ اِلَّا قَلِيْلًا


62. Ia (Iblis) berkata, “Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil.” 


قَالَ اذْهَبْ فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ فَاِنَّ جَهَنَّمَ جَزَاۤؤُكُمْ جَزَاۤءً مَّوْفُوْرًا


63. Dia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup.


Astaghfirullah. Ngeri nggak sih bacanya? Ada lho makhluk Allah yang berani ngelawan Rabb yang jelas-jelas telah menciptakannya. Kesombongan jelas menjadi akar masalah makhluk yang dicipta Allah dari api ini. 


Udah gitu Dear Diary, makhluk pembangkang ini nggak malu gitu minta waktu pada Allah Penciptanya untuk diberikan tenggang waktu buat nyesatin makhluk berjenis macam aku ini, manusia. Luar biasanya, Allah mengabulkan. Maasya Allah keren abis Rabb umat Islam ini ya Dear Diary?


Nah, yang bikin aku horor adalah aku ini pengikut dia bukan ya? Kalau iya, aku asli beneran takut pada ancaman Allah di ayat 63 yang menyatakan bahwa Allah telah menyiapkan neraka jahanam untuk Si Iblis dan para pengikutnya. 


Astaghfirullahaladzim..

Astaghfirullahaladzim..

Astaghfirullahaladzim..


Batu, 15 Juli 2021. (reper/yuni)

Posting Komentar untuk "Dear Diary"