Pandemi Pezina
Oleh: Choirin Fitri (Pengamat Remaja)
Gaes, pandemi Covid-19 tidak hanya menyisakan duka karena meninggalnya orang-orang yang terkasih ya? Tapi, juga menyisakan duka karena mirisnya pergaulan remaja yang bebas tanpa batas. Seakan kematian yang telah di depan mata tak membuatnya belajar untuk mempersiapkan kematian dengan ketaatan. Yang ada adalah kemaksiatan.
Dikutip dari laman serambinews.com tertanggal 14 Juli 2021 terdapat sepasang kekasih yang masih remaja nekat berzina dalam mobil saat PPKM Darurat diterapkan. Padahal, pasangan sejoli ini baru menjalin asmara dalam sebulan terakhir. Namun meski hubungan keduanya masih baru, tapi pasangan remaja ini nekat berhubungan badan di dalam mobil. Aksi mesum keduanya terungkap karena mobil bergoyang hingga digerebek warga.
Astaghfirullah. Sungguh, miris betul perilaku rusak yang dilakukan oleh dua sejoli yang dimabuk nafsu ini. Mereka beneran nggak paham atau sengaja nggak mau paham bahwa apa yang mereka lakukan bertentangan dengan aturan Allah. Bahkan, zina ini Allah masukkan dalam kategori perbuatan keji dan masuk jajaran dosa besar. Ngeriiii!
Allah telah mengingatkan dalam Surat Al-Ma'arij: 29-31 yang berbunyi:
وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ
29. dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,.
اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ
30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela.
فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَۚ
31. Maka barangsiapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
Tengok deh! Ayat ini menunjukkan kebencian Allah pada mereka yang menyalurkan nafsunya pada pasangan yang tidak halal alias berzina. Sayangnya, gegara pandangan sekularisme yang misahin agama dari kehidupan remaja saat ini jadi abai pada aturan Allah yang satu ini.
Pergaulan remaja saat ini cenderung bebas tanpa batas. Mereka enjoy menikmati pergaulan dengan lawan jenis tanpa ada ikatan. Nggak ada dalam kamus mereka takut dosa.
Astaghfirullah. Ngeri pokoknya dengan gaya remaja era sekularisme saat ini. Mau Pandemi atau nggak, tak ada yang peduli dengan aturan Allah yang jelas-jelas mengatur seluruh aspek kehidupan termasuk perkara pergaulan ini.
Jadi rindu ketika Islam ditega dan diterapkan secara sempurna dalam bingkai negara. Islam akan menjadi landasan kehidupan dan akan membuat siapa saja yang berada di bawah naungannya merasakan ketentraman. Pelanggaran terhadap aturan Allah amat minim bahkan condong nihil.
Berkebalikan dengan saat ini yang menjadikan aturan Allah belakangan, yang penting hidup senang. Perkara setelah nyawa terlepas dari raga diletakkan di neraka atau surga tak jadi soal. Hingga, menjatuhkan kaum muda pada jurang nista kemaksiatan.
Nah, sebagai generasi muda muslim tentu kita nggak bakalan ikutan tren salah kaprah ini. Kita bakal menggenggam Islam dengan erat. Kita pun bakal memperjuangkan agar generasi muda meninggalkan paham sesat sekularisme. Trus, mengembalikan Islam ke masa kejayaannya dengan tegaknya Islam dalam bingkai negara.
Gimana Gaes? Kamu siap?!(reper/baim)


Posting Komentar untuk "Pandemi Pezina"