Hijrahku, Hijrahmu. Semoga di Surga-Nya Kita akan Bertemu...
Oleh: Sahilatul Hidayah
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
(TQS. Al-Baqarah : 218)
Sebenarnya judul tulisan aku kali ini aku ambil dari salah satu bagian lirik lagunya kakak-kakak yang ada di band Hiro judulnya Hijrah Anthem. Udah pada tau kan mereka, mashaaAllah para musisi kece yang sedang melakukan proses perjalanan panjang hijrahnya menuju keridaan-Nya dengan tetap menampilkan karya musiknya tapi tentu dengan tujuan yang berbeda mengajak anak muda hijrah menuju kepada kebaikan dengan melakukan ketaatan kepadaNya.
Yapz..begitulah indahnya Islam gengs ketika seseorang menemukan ketentraman di dalamnya bawaannya akan berusaha ngajakin yang lainnya untuk bisa ngerasain perasaan yang sama. Barengan gitu dan itu yang disebut dakwah. Nyampein betapa indah dan nyamannya hidup kita ketika diatur dengan aturan-Nya sehingga bikin hidup kita akan selalu tentram dibuatnya walaupun kita ngalamin yang namanya ujian hidup dan itulah yang disebut berkah. Hidup yang dihiasi dengan bertambahnya kebaikan setiap saat siapa cobak yang gak pengen kek gitu hidupnya. Klo aku mah pengen pke banget pastinya.
Eh balik lagi yak soal Hiro dan hijah, aku tuh suka banget dengerin lagunya Hiro yang Hijrah Anthem itu dan hampir semua bagian liriknya menginspirasi sampe ada yang tak jadiin judul tulisan. Hehe.. Kenapa aku suka banget dengan liriknya ya karena ngebahas tentang hijrah yang menurutku merupakan sebuah proses panjang bagi setiap orang yang sudah ngaku dan nyadarin banget klo posisinya di dunia ini cuman seorang hamba-Nya yang tugasnya cuman satu beribadah dan mengabdi kepadaNya.
Panjangnya proses yang dilalui dengan segala macam rupa ujian yang harus dihadapi. Ada yang diuji dengan cinta yang terlarang (kek judul sinetron yak) maksudnya pacaran, ada yang diuji dengan ketenaran karena sebelum hijrah udah jadi orang famous artis atau selebgram misalnya atau ada juga yang diuji dengan kekayaan dan jabatan misal mereka yang sebelumnya kerja di perbankan ribawi tentu tidak akan mengurangi semangat dan tekad mereka yang sudah berazzam untuk hijrah karena mereka sudah menemukan tujuan terhakiki kenapa sih mereka diciptakan di dunia ini.
Gak mudah emang ngejalanin panjangnya proses hijrah ini dengan segala hal yang harus dihadapi apalagi hidup di zaman kapitalis seperti sekarang ini, dimana semua penilaian hanya di sandarkan pada satu hal saja materi. Gak ada tuh yang namanya kebahagiaan kalo gak punya duit banyak seperti pernyataannya salah satu crazy rich yang pernah aku liat di medsos kalau hal yang paling menakutkan bagi dia adalah gak punya duit karena semua sekarang harus pake duit.
Semoga buat siapapun yang sedang ngejalanin panjangnya proses hijrah ini termasuk aku juga sih yang kata Ustadz Felix berakhirnya proses hijrah ya pas Allah manggil kita untuk pulang, akan ngejadiin hidup yang kita jalanin selama ini bisa lebih berarti karena selalu ada proses diri yang terjalani untuk selalu dalam ketaatan kepada ilahi hingga Allah meridai dan akan memberikan keberkahan dunia dan terutama akhirat nanti. So temans hijrahku, hijrahmu semoga nanti di surga-Nya kita akan bertemu. Aamiin..(reper/baim)


Posting Komentar untuk "Hijrahku, Hijrahmu. Semoga di Surga-Nya Kita akan Bertemu..."