Merepost Kebaikan
Oleh: Sahilatul Hidayah, S.E (Penulis dan Pemerhati Remaja)
Barang siapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengerjakannya
(HR. Muslim no.1893)
Media sosial (media sosial) siapa yang gak kenal akrab dengan media yang satu ini terutama buat kamu para generasi Z mulai dari WhatssAp, Facebook, Instagram, Youtube sampe Tiktok yang lagi hits. Gak afdol gitu rasanya ngejalanin hari tanpa diiringi dengan berselancar di akun-akun medsos yang aku sebutin tadi dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi terlebih di masa pandemi ini ngebuat semua kudu bin harus berakrab dia dengan media sosial baik itu untuk urusan sekolah, kuliah ataupun kerja. Semua aktivitas keseharian yang awalnya dilakukan di dunia nyata sekarang harus dilakukan di dunia maya lewat media sosial yang ada.
Walaupun sekarang udah mulai berlangsung kegiatan sekolah secara langsung melalui pertemuan tatap muka buat yang sekolah tapi pasti masih keinget banget kan gimana rasanya harus terkoneksi terus-terusan dengan media sosial karena keadaan pandemi yang sempet menggila dengan kenaikannya yang sangat luar biasa. Hectic nya MashaaAllah...Hal yang sama juga berlaku tuh buat mereka yang yang kuliah dan kerja senasib sepenanggungan lah ya..wkwkwk..
Tapi selain buat urusan keseharian, media sosial selalu punya daya tariknya yang sangat luar biasa sehingga akan bisa ngebuat kita betah berlama-lama di depan layar gawai atau laptop kita, apalagi pas masa pandemi sekarang beuh lebih betah lagi pastinya buat rebahan sambil scrollan tuh layar gawai. Makanya sempet viral istilah generasi rebahan di awal masa pandemi.
Nah..padahal Islam sudah ngajarin kita buat manfaatin waktu dengan sebaik=baiknya di jalan kebaikan, mengisinya dengan berbagai amal salih sehingga kita kudu nie pinter-pinter memilih dan memilah aktivitas keseharian yang kita lakuin apakah termasuk pada amal yang berfaedah atau unfaedah.
Terhubung dengan sosmed boleh-boleh saja terlebih di masa kecanggihan teknologi seperti sekarang yang menuntut kita harus demikian dan agak susah juga kalau kita tidak melakukannya tetapi jangan sampai aktivitas terhubungnya kita dengan medsos akan ngebuat hubungan kita dengan Allah akan semakin jauh bahkan terputus. Naudzubillah tsumma naudzubillah..
Trus gimana dung caranya kita tetap bisa terhubung dengan medsos tapi itu berfaedah bahkan bisa mendatangkan berkah dari Allah. Mau tau apa tau mau banget?okok aku kasih tau yak caranya ngelakuin sesuai dengan judul tulisannya aku kali ini. Yupz merepost kebaikan. Apaan tuh maksudnya?
Jadi gini kita bisa manfaatin gawai kita untuk bisa berbagi kebaikan kepada yang lain. Bisa melalui tulisan dan konten yang kita bikin atau kalau belum mampu melakukannya bisa juga dengan merepost tulisan dan konten orang lain yang itu tentu saja mengandung kebaikan di sana misal tentang kewajiban menutup aurat bagi seorang muslimah, kewajiban memberikan nasihat, kewajiban berbakti kepada orang tua bahkan tentang larangan pacaran.
Kita repost aja di berbagai media sosial yang kita punya, ya sekali-kali boleh lah merepost yang berkaitan dengan hobi kita misalnya resep masakan karena aku lagi demen banget masak, semoga dengan itu entah dari ribuan orang yang ngeliat postingan kita akan ada 1 atau 2 orang yang akhirnya akan tersadarkan dan membuatnya menjemput hidayah sehingga memutuskan untuk hijrah. MashaaAllah..
Coba bayangkan banyaknya pahala yang akan kita dapatkan ketika akhirnya ada yang memutuskan untuk berhijrah setelah membaca postingan kita, karena selama dia melakukan amal salihnya misal awalnya tidak menutup aurat akhirnya memutuskan menutup aurat setelah membaca postingan kita tentang kewajiban menutup aurat bagi seorang muslimah, kita akan mendapatkan pahala yang sama besarnnya dengan yang dia dapatkan selama dia tetap menutup aurat sempurna sesuai dengan syariat. Enak banget kan cuman modal kuota dan gerakan jari akan bisa mengalirkan pahala buat kita walaupun misalnya kita harus meninggal duluan karena aliran pahala tersebut akan tetap selalu ada selama dia mengerjakan amal salihnya. Mau apa mau banget? (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Merepost Kebaikan"