Optimalkan Potensimu untuk Dakwah Terbaikmu
Oleh: Sahilatul Hidayah, S.E (Penulis dan Pemerhati Remaja)
"Optimalkan potensi terbaik kita untuk bisa menghasilkan dakwah yang terbaik" Kata Ustadz Ismail Yusanto
MashaaAllah..pertama kali mendengarkan kalimat ini sungguh menampar sekali. Kenapa? karena sepertinya kalimat itu sedang di tunjukkan untuk diri ini. Iya..diri yang selama ini mengaku menjadikan dakwah sebagai poros hidup tetapi belum bisa memberikan yang terbaik di jalan mulia ini.
Seringnya masih berusaha mencari berbagai alasan sehingga akan selalu menunda mengasah potensi dan kemampuan yang dimiliki supaya bisa lebih optimal dan maksimal untuk dakwah. Mulai dari kesibukan dengan urusan pribadi karena harus mengurus pekerjaan rumah sendiri yang itu udah lumayan segambreng banyaknya (harap maklum rumah lumayan luas yak tapi gak pke asisten rumah tangga), urusan usaha yang itu juga udah menyita banyak waktu belum lagi urusan keluarga. Eh lha kok malah curhat yak aku.Wkwkwk..
Dengan sejumlah list alasan itulah akhirnya ngebuat semua penundaan itu menjadi sebuah kebiasaan yang terus-terusan terjadi. Nulis pas waktu udah deket-deket deadline yang itu emang ngerasa udah waktu luang bukan meluangkan waktu untuk melakukannya (tulisan ini adalah awal dari dikejar deadline), belajar bahasa arab sering ketunda padahal itu kewajiban sebagai seorang muslim terlebih bagi seorang pengemban dakwah, hafalan gak setor-setor padahal masih juga hafalan juz 30 (katanya seorang pengemban dakwah tapi hafalan gak nambah-nambah.hiks..hiks..)
Sedih banget gitu rasanya, kok aku gini-gini aja yak ngejalanin amanah yang harusnya terjalankan. Seharusnya bisa jauh lebih baik hasilnya kalau seandainya akunya mau lebih lagi untuk berusaha mengerjakannya, seharusnya tidak boleh ada alasan yang akhirnya itu menghasilkan penundaan.
Bener sih selesai akhirnya tapi waktu selesainya itu molor dari yang seharusnya dan itu lumayan jauh banget gitu jaraknya. Duh mon maap jadi panjang nie curhatnya hehe tapi beneran itu sih yang aku rasain sekarang jadi pas banget ketika Ustadz Ismail bilang kalimat yang aku tulis di awal tulisannya aku kali ini kalau mau meenghasilkan dakwah yang terbaik kudu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Sehingga akupun berusaha mengaazzamkan diri untuk melakukan beberapa langkah praktis untuk mengasah potensi diri.
Untuk menulis Coach Adiasta pernah menulis di beranda medsos beliau kalau kudu diasah 2-3 jam tiap harinya, sama seperti kemampuan bahasa yang harus kudu digunain juga tiap harinya biar gak ilang. Tapi ya walaupun gak bisa selama itu bismillah tulisan ini adalah langkah pertamaku untuk istikamah menulis tiap hari maksimal 1 jam di pagi hari sebelum berangkat bekerja dan udah nyicil kerjaan rumah sebagian.
Untuk belajar bahasa Arab bismillah mulai besok akan dirutinkan lagi ngikutin kajian nahwu sharaf yang udah lumayan lama gak diikutin. Untuk setoran hafalan bismillah akan setor setiap habis salat maghbrib setiap harinya.
Setiap orang pasti akan mengalami proses perjalanan yang berbeda untuk meraih yang terbaik dan semoga Allah akan selalu memberikan kemudahan dan keberkahan untuk setiap langkah dan usaha yang terjalani untuk dakwah terbaik yang ingin aku raih dan semoga dengan amalan dakwah ini Allah akan meridai impian tertinggiku menjadi penghuni surga Firdaus nanti. Aamiin... (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Optimalkan Potensimu untuk Dakwah Terbaikmu"