Islam Harga Mati
Oleh : Sahilatul Hidayah, S.E (Penulis dan Pemerhati Remaja)
Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi
(TQS. Ali Imran (3) : 85)
Akhir-akhir ini pernah gak kalean dengerin istilah moderasi beragama. Agak ruwet emang istilah itu klo disuruh njelasin maksudnya apaan cuman bahasa sederhanaya yang bisa aku tangkep sih klo yang namanya semua agama itu sama. Lho-lho kok bisa gitu yak, jawabnya bisa dungs menurut mereka karena bagi mereka yang lagi demen banget a.k.a gencar pke banget mengkampanyekan slogan ini di negeri muslim terbesar di dunia yang kita tinggali dan cintai ini bahwa sejatinya Tuhan itu satu cuman cara untuk beribadah kepada-Nya saja yang berbeda-beda tapi ntar semuanya bakalan nyampe semua kok ke Tuhan kan Tuhannya cuman satu.
Gitu sih yang aku pahami terkait kampanye gerakan ini mon koreksi yak kalau ada yang kurang tepat. Lalu ada apa dengan gerakan ini? ada yang salah dan kurang tepatkah? yuk kita telaah barengan biar kita bisa meraih jalan keselamatan sehingga bisa selamat dunia dan akhirat karena sejatinya kehidupan ntu gak hanya di dunia saja yang cuman sebentarang doang ya temans tapi masih ada yang namanya kehidupan hereafter a.k.a kehidupan akhirat yang selama-lamanya.
Sejatinya secara fitrah setiap manusia memiliki apa yang disebut naluri beragama bahasa kerennya gharizah tadayyun dan itu tidak akan bisa hilang dari dalam diri sekalipun dia telah mengaku sebagai seorang atheist (tidak mempercayai keberadaan Tuhan) sekalipun. Kenapa? karena walaupun dia tidak mengakui keberadaan Tuhan dia tetap mengakui bahwa ada sesuatu yang lebih hebat dari dirinya yang akan dia sembah (itulah gharizah tadayyun) sehingga walaupun seorang atheist sekalipun sejatinya dia hanya mengalihkan saja penyembahan kepada Tuhan kepada yang lain misalnya tokoh terkenal yang sesama manusia juga.
Lalu muncul dung pertanyaan what next apa yang kudu dilakuin dengan si gharizah tadayyun ini karena doi gak mungkin bisa diilangin. Tentu jawabannya butuh yang namanya disalurin, nah berarti kudu ngerti nie gimana cara nyalurinnya yang itu akan ngebawa kita bisa selamat dunia dan akhirat dan untuk itulah Islam hadir temans.
Hanya Islamlah satu-satunya agama yang mampu hadir memberikan solusi yang solutif sehingga bisa memuaskan akal, sesuai dengan fitrah manusia dan dampaknya akan menentramkan jiwa.
Hanya Islam lah the one and only yang tidak hanya sekedar sebagai agama tetapi juga sebagai ideologi dengan berbagai aturannya yang super duper komplit yang mengatur tidak hanya hubungan kita dengan Sang Pencipta (Hablum minaAllah) tetapi juga mengatur hubungan kita dengan diri kita sendiri (Hablum minan nafs) dan hubungan kita dengan orang lain (Hablum minan nas)
Dan tentu saja yang paling utama adalah hanya Islamlah satu-satunya agama yang diterima oleh Allah seperti dalam Quran Surat Ali Imran ayat 85 yang aku sebutin diawal tulisannya aku ini. Yaps Islamlah yang akan ngebawa jalan keselamatan gak hanya di dunia tapi juga di akhirat buat siapapun yang memeluknya bukan yang lain dan itu bisa kita gunakan sebagai tiket ke surga-Nya.
Itulah kebenaran Islam dan kita kudu pede menyampaikan hal tersebut toh masing-masing agama memiliki pembenaran atas agamanya misalnya kita akan dianggap sebagai domba-domba yang tersesat oleh agama tertentu karena kita bukanlah pemeluk agamanya. Jadi gak masalah dong kalau kita juga menyampaikan hal yang sama, cuman tetep kudu ada yang namanya saling menghormati dan tidak memaksakan agama yang kita anut untuk dianut oleh orang lain karena sejatinya akan ada yang namanya batasan yang tegas yaitu lakum dinukum waliyadin (bagiku agamaku dan bagimu agamamu).
Jadi gengs yang namanya ide moderasi beragama itu bahaya pke bangets yak kenapa? karena itu akan ngebuat kita gak memiliki keyakinan terbaik bahwa hanya Islamlah satu-satunnya agama yang diterima di sisi Allah sedangkan yang lain tidak.
Kalau dengan dalih atas nama toleransi Islam tidak usah diajari, karena ketika syariat Islam diterapkan secara sempurna dalam setiap aspek kehidupan dibawah naungan Daulah Khilafah selama lebih dari 13 abad lamanya Islam telah mampu hadir sebagai pengayom bagi semua agama yang ada didalamnya dan tidak pernah sekalipun adanya pemaksaaan untuk memeluk Islam bagi mereka yang berbeda agama.
Jadi di dalam Islam ntu udah paket komplet yak tolerasi pasti tapi juga diridai biar kita bisa menjadi penghuni surga-Nya nanti. So proudly say Islam harga mati bukan yang lain. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Islam Harga Mati"