Saatnya Bangkit Dan Bergerak
Oleh: Rasya Shafa (Santriwati Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Sob, sadar gak sih kalau semakin hari kasus pelecehan seksual dan seks bebas semakin meningkat? Sabab hari ada aja berita headline media massa seputar pelecehan seksual, seks bebas, aborsi, prostitusi, pembunuhan bayi hingga penyebaran virus HIV yang semakin meningkat. Apalagi budaya di negeri kita, ngomongin perkara seks ke remaja itu tabu, terutama dalam lingkungan keluarga, tertutup ruang diskusi antara orang tua dan anak kalau udah ngomongin tentang seks. Orang tua khawatir salah ngomong sehingga anaknya salah paham.
Walhasil, remaja cari sendiri deh informasi seputar seksual dan kesehatan reproduksinya. Kalo tidak tanya mbah google, curhat sama temen sebaya. Padahal kalo tanya ke mbah google jawabannya tidak disaring, semua yang berkaitan dengan informasi seksual ditampilkan termasuk konten porno yang bisa dengan mudahnya diakses tanpa disaring. Ditambah komentar-komentar yang mengatakan kalo tampil seksi, "Pacaran dan seks bebas itu mah hal yang biasa." Waduh! Kan berabe, bahaya banget sob!
Salah satunya yang bikin kita gundah gulana dan geleng-geleng kepala, gimana nggak seorang pria di India telah menodai kehormatan 200 orang wanita dan herannya lagi si pelaku dibebaskan begitu saja hanya karena si pelaku bisa membayar uang jaminan. Miris banget kan?
Sadar gak sadar gaya hidup sekuler bisa mempengaruhi kehidupan kita, terus disetir dan dijajah oleh kekuatan kapitalis dengan asasnya yang sekuler dan mudah dibeli dengan uang. Buktinya saja seorang pelaku yang telah menodai kehormatan 200 orang wanita dibebaskan begitu saja hanya karena si pelaku bisa membayar uang jaminan. Sebaliknya para korban dibiarkan begitu saja bahkan diolok-olok dengan sebutan " Kalian pasti perempuan gampangan." Ngeri banget kan, sob!
Karena itu marilah kita memantaskan diri untuk bisa menjadi pemimpin sejati agar dapat menghancurkan sumber malapetaka. Ganti dengan sistem dan ideologi islam, yang mana sangat menjaga kehormatan seorang wanita. Islam pula mengajarkan untuk menyalurkan rasa cinta ke lawan jenis termasuk penyaluran syahwat dan kebutuhan biologisnya dalam bingkai pernikahan yang mulia. Bukan seks bebas, pacaran, TTM, atau HTS.
/Saatnya kita bangkit dan bergerak/
Caranya:
• Pertama, tanamkan tsaqafah islam pada diri masing-masing. Gali ilmu tentang islam sebanyak-banyaknya, kalau kita sudah paham islam dimana pun lingkungan tempat kita berada baik tingkah laku dan pola pikir otomatis juga akan terpaut dengan islam. Ingat, taat itu gak boleh pilih-pilih harus total!
• Kedua, berdakwah kepada orang lain. Setelah paham islam, ilmu itu juga harus disampaikan kepada orang lain. Dakwah itu cinta, jangan biarkan orang lain dalam kesesatan dan kekeliruan melakukan hal-hal berbau maksiat.
Islam itu harus diperjuangkan bersama-sama. Gak bisa sendiri-sendiri. Dakwah memang berat, banyak sekali rintangan dan hambatannya. Tapi yakinlah Allah gak akan ngasih tanggung jawab dakwah ini diluar kemampuan yang ada.
So, buat para remaja dimana pun kalian berada... Ayo bergerak menjadi bagian dari generasi cemerlang pembangkit islam, kitalah yang akan menyambut perubahan. Isi hari-hari kita dengan aktifitas ngaji dan dakwah, agar hidup lebih berarti dan penuh berkah. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Saatnya Bangkit Dan Bergerak"