Anak Durhaka Di Masa Kini?
Oleh: Intan
Guys tau gak kisah yang viral belakangan ini?. Kisah pilu lansia yang dibuang di jalan dan atau diserahkan ke panti jompo dengan alasan anak gak sanggup merawat itu karna buah sistem kehidupan sekarang, sistem kapitalisme.
Jadi guys ada seorang ibu diminta anaknya beli barang lalu ditinggal begitu saja di toko yang jaraknya 26 kilometer dari rumah nya, dan sang putri gak datang untuk menjemput ibunya lagi. Dan ada juga kisah seorang ibu di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang dilaporkan anaknya perkara sepeda motor. Masalah nya bermula dari pembagian harta warisan keluarga yang membuat si ibu memakai sebagiannya untuk membeli sepeda motor. Sang anak mengganggap hal ini sebagai penggelapan uang. Inilah yang membuat si anak melaporkan ibunya ke pihak kepolisian. Dalam kacamata kapitalis, keluarga tidak lebih dari sekadar tempat mencari keuntungan materi. Di samping itu guys, keretakan rumah tangga pun menjadi warna-warni problem kehidupan keluarga dalam sistem kapitalis-sekuler ini, naudzubillah.
Dalam sistem kapitalis itu memandang keluarga sebagai pasar. Sehingga, menghitung untung-rugi berdasarkan nilai materi. Dalam sistem kapitalis, suatu yang mustahil menciptakan keluarga yang harmonis. Baik interaksi antara anak dan orang tua, semua bergantung pada hitungan kapital. Seorang anak bahkan tega menilai kasih sayang orang tuanya dengan hitungan materi. Walhasil, tidak jarang keributan terjadi di dalam keluarga disebabkan masalah hitungan materi.
Kapitalis telah gagal menghadirkan penghormatan seorang anak terhadap ibunya. Parahnya lagi, ketenangan seorang ibu bahkan terancam dengan hal-hal berbau materi. Sistem kapitalis-sekuler jelas menciptakan generasi durhaka krisis moral dan akhlak. Sistem ini bukan hanya memperoduksi kemiskinan massal tapi juga mencontohkan pola lepasnya tanggung jawab negara terhadap kewajiban meriayah rakyat. Dari sistem ini dihasilkan anak durhaka yang mati fitrah karna tiadanya pemahaman tentang memuliakan orang tua dan akibat kerasnya tekanan hidup. Wallahu A'lam Bishawab. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Anak Durhaka Di Masa Kini?"