Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jaga Keyakinanmu, Banyak Tebaran Fitnah dan Kebencian terhadap Islam

Oleh: Mochamad Efendi


Wajah nyinyir dan kebencian ditunjukkan pada agama Allah, sungguh terlalu padahal darimana semua nikmat yang didapat dan kemana dia akan kembali setelah mati. Pernyataan yang menista ajaran Islam ditebar dan anehnya dibiarkan seolah didukung kekuasaan. Sombong merasa kebal hukum dalam sistem demokrasi, karena hukum kesepakatan para penguasa  perpihak kepadanya. Mereka dipelihara untuk menjaga tuannya seperti anjing yang terus menggonggong agar mendapatkan tulang, nikmat dunia yang tidak seberapa dibanding kehidupan akhirat, tempat kembali kita yang sesungguhnya. Rugi bagi mereka yang menyadari dan mampu berfikir cerdas jika membiarkan diri menjadi budak nafsu kekuasaan. Namun, mereka sudah dibutakan oleh kilauan dunia sehingga membela kesesatan dan kedzaliman yang akan membawa pada seburuk-buruk tempat kembali, neraka jahanam.


Orang-orang yang gagal dan tidak mempunyai kemampuan rela menjadi binatang piaraan kekuasaan. Tidak punya prinsip dan tidak memiliki tujuan hidup yang benar mudah terbelokkan dengan iming-imingi nikmat dunia yang semu dan menipu. Harusnya, kekuasaan kita kawal dan ingatkan agar lurus sesuai dengan syariat Allah, sehingga hidup rakyat sejahtera dan merasa aman dalam kehidupan Islami yang mana Islam diterapkan secara kaffah. Menebar kebencian pada umat Islam dan agama Allah tumbuh subur di alam demokrasi. Penistaan agama dianggap bentuk kebebasan, namun mereka yang kritis pada penguasa dikikis habis, dan dianggap teroris.


Mereka yang berislam kaffah dan militan dalam beragama dianggap radikal, sebaliknya mereka yang melakukan kekerasan dan melakukan makar dirangkul sebagai saudara. Aneh, hidup dalam sistem demokrasi, yang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik dimushi, tidak dirangkul dan diajak bicara, tapi diancam dipenjara. Apapun kebencian yang mereka tebarkan,  tetaplah mereka manusia, bukan untuk dimusuhi karena musuh sejati manusia adalah syaitan yang selalu berbisik pada hati agar merasa gamang dan ragu dengan keyakinannya. Kemudian, parlahan mau mengikuti langkah-langkah syaitan bahkan menjadi budaknya. Kasihan pada mereka, manusia yang tidak menyadari kedudukannya sebagai manusia yang mulia apalagi pada mereka yang mengaku muslim, namun memusuhi agamanya sendiri. Harusnya mereka membela agama Allah yang sesuai dengan apa yang diyakininya.


Mengumbar dan menebar pernyataan kontoversi dan yang membenci agama tidak perlu ditanggapi. Jangan sampai kita masuk perangkap mereka yang menjadi jalan mereka untuk viral dan terkenal. Menanyakan dalil sholat yang sudah pasti atau meragukan dalil larangan mengucapkan natal atau hari raya agama lain karena dorongan kebencian bukan untuk mencari kebenaran tidaklah penting untuk ditanggapi. Menanggapi mereka yang tidak benar-benar untuk bertanya dan hanya untuk cari sensasi adalah rugi. Lebih baik kita fokus pada dakwah untuk menyampaikan kebenaran Islam pada orang-orang yang mau mengikuti peringatanNya dan mereka yang takut pada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang meskipun mereka tidak melihatNya. 


Namun bagi mereka yang didalam hatinya ada penyakit dan kebencian pada agamanya sendiri, sama saja apakah kita beri peringatan ataupun tidak, mereka tidak akan beriman. Mereka tidak akan berubah dan tetap bangga dengan kesesatan. Gaes, tugas kita hanya menyampaikan kebenaran Islam, sehingga tidak perlu sakit hati pada mereka yang dengan sengaja memancing kemarahan kita. Serahkan segala urusan pada Allah SWT yang bisa membolak-balikan hati manusia. Dia yang memberi petunjuk pada siapa saja yang dikehendaki.


Gaes, jangan berpaling dari agama Allah dan petunjukNya, jika kau menginginkan kebahagiaan hakiki. Bukan harta atau kekuasaan yang akan menjamin kebahagiaan, tapi saat kau mampu berfikir, berkata dan berbuat sesuai dengan keyakinan yang benar, Islam, itulah kebahagian yang sebenarnya. Saat kau bisa berislam secara kaffah bukan setengah-setengah, hidupmu akan terasa tenang dan menyenangkan karena kau berjalann pada tujuan hidup yang benar. Gaes, jangan tertipu kilauan dunia yang semu dan menipu yang bisa menggelincirkan hatimu dan mengantarkanmu pada sejauh-jauh kesesatan. Padahal nikmat sebenarnya adalah saat kita tertunjuki ke jalan yang lurus seperti yang kita selalu mohon kepada Allah dalam sholat kita saat membaca surat al-Fatihah dan saat kita duduk bersimpuh diantara dua sujud. Orang-orang yang diberi nikmat adalah mereka yang mengikuti petunjukNya, bukan mereka yang mendapatkan murka Allah tidak pula mereka yang tersesat.


Gaes, jaga iman dan Islam didalam dada, dan pegang erat keyakinanmu ditengah tebaran fitnah dan kebencian terhadap Islam bahkan dilakukan oleh orang-orang dilingkaran kekuasaan. Yakinlah keburukan akan berbuah keburukan pula  bagi mereka yang tidak mau mengatur hidupnya dengan Islam bahkan mereka yang berani menistakan ajaran Islam. Gaes, jangan ikut-ikutan mereka yang menyebarkan kesesatan meskipun pengikutnya banyak, karena kebenaran tidak tergantung pada seberapa banyak pengikutnya. Saat sesuatu hal sesuai dengan Islam yang bersumber dari hukum Islam yang meyakinkan dan benar layak untuk diikuti meskipun kamu harus sendirian. Itulah kebahagiaan hakiki saat jalan hidupmu sesuai dengan tujuan hidup yang benar, yakni beribadah kepada Allah.


Gaes, jangan kau gadaikan agamamu hanya untuk secuil nikmat dunia, padahal ketahuilah bahwa semua nikmat yang kau dapat titipan dari Allah Yang Maha Pengasih dam Maha Pemberi Rezeki. Jika kamu cerdas pastilah akan berpihak dan membela agama Allah. Jangan berfikir hasil, tapi keberpihakan kita itulah yang terpenting. Terus berjuang di jalan Allah itulah pilihan yang tepat sampai maut menjemput. Jangan lagi terbesit keinginan untuk berhenti berjuang di jalan Allah agar hidupmu tidak dalam kerugian.  Gaes, terus upgrade diri dan perdalam pemahamanmu tentang Islam. Jangan ragu dan terus mengaji untuk mencari kebenaran Islam, Insyaallah kamu akan tertunjuki ke jalan yang lurus. Sebaliknya, pamahaman yang dangkal tentang Islam, akan mudah terbelokan pada pemikiran sesat yang bertebaran. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Jaga Keyakinanmu, Banyak Tebaran Fitnah dan Kebencian terhadap Islam"