Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The Way of Dakwah

Oleh: Elvana Oktavia, S.Pd


Dakwah itu tanda cinta dan kasih sayang. Karena sejatinya, dakwah itu mengajak manusia untuk beriman dan taat pada Allah swt. Tujuannya biar bisa sama-sama meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat.


Kalau ada yang menganggap dakwah itu ancaman atau gangguan, itu artinya dia belum siap menerima dakwah. Belum siap juga menanggung segala konsekuensinya. Masih nyaman dengan kemaksiatan yang disadarinya.


Kalo ada yang responnya kayak gitu, sebagai penyeru dakwah sedih juga sih. Karena kan niat kita kan mau nyelamatin dia dari kesesatan dan siksa neraka. Tapi apa daya, hanya dirinya yang bisa memilih. Pilihan itu yang akan menentukan nasib mereka nanti.


Tapi jangan sedih, jika niatnya Lillahi ta'ala, orang yang berdakwah tersebut tetap dijanjikan pahala. So, sampaikan dakwah itu dgn hikmah dan perkataan yang baik, bukan dengan kekerasan atau pemaksaan. Karena kedua hal itu sangat bertentangan dengan Islam. 


Allah swt. berfirman:


اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِا لْحِكْمَةِ وَا لْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَا دِلْهُمْ بِا لَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ ۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِا لْمُهْتَدِيْنَ


"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."_ *(QS. An-Nahl 16: Ayat 125)*


Ibnul Qayyim dan Ibnu Taimiyah menyatakan ada tiga rukun hikmah yang akan jadi tuntunan kita dalam berdakwah. Yaitu yang pertama adalah Ilmu. Jadi, ketika berdakwah selain konten yang akan disampaikan harus sesuai tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah, adalah kita juga harus tau ilmu menyampaikannya supaya bisa memgambil sikap yang tepat.


Kemudian yang kedua, kadang dalam berdakwah kita diuji dengan penolakan atau dimusuhi. Jadi kita harus bersabar dan tahan amarah ini. Selalu ingat bahwa, objek dakwah ini belum paham, maka ada banyak cara mereka membela diri bersembunyi dari kebenaran. So, harus jadi bahan evaluasi bagaimana seharusnya kita bersikap yang tepat untuk selanjutnya.


Nah, yang terakhir adalah Anaat (tidak terburu-buru). Karena sebagai seorang muslim juga harus berpikir secara matang sebelum mengambil keputusan atau memberikan suatu jawaban. Kalau tidak, bisa-bisa akan berakibat fatal dan menyesal. 


Oh ya, dakwah gak cuma dilakukan oleh para Kyai atau para da'i yang sudah tinggi jam terbangnya di mimbar-mimbar loh. Dakwah adalah kewajiban kita semua sebagai seorang muslim. Jika tidak melaksanakannya, mendapat dosa, sama seperti halnya perintah sholat, berjilbab dan amalan-amalan lainnya yang wajib.


Semoga dengan tuntunan tadi, InsyaAllah akan mendapat pertolongan dan ridho Allah swt. dalam berdakwah ya. Hidup dalam aturan Allah itu selain indah, juga berkah. Semoga segera tertegak peradaban Islam mulia yang memberikan rahmat bagi seluruh alam. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "The Way of Dakwah"