Boneka Arwah Bikin Resah
Oleh: Minah, S.Pd.I
Sob, baru-baru ini kita dikejutkan dengan pengakuan dari beberapa selebrita tanah air yang telah mengadopsi spirit doll atau boneka arwah dan mirisnya lagi dia menganggapnya sebagai bayi mereka. Waduh.
Spirit doll atau boneka arwah ini berbeda dengan boneka biasa. Bentuk boneka ini menyerupai bayi. Ada yang mengadopsinya, memberinya nama, dan memperlakukan layaknya seorang bayi manusia. Bahkan ada yang memberinya makan, minum, dan pakaian, serta aksesoris lainnya. hmm... miris ya sob, bikin resah saja. Gimana tidak resah, boneka itu adalah benda mati tapi kok malah diadopsi dan dirawat layaknya bayi. Astaghfirullah.
Mereka yang mengadopsi spirit doll, mereka mengajaknya bicara bahkan menganggapnya seperti makhluk hidup. Mirisnya, banyak orang yang mendukung hal tersebut, Padahal hakikatnya boneka arwah itu hanyalah benda mati yang tak bernyawa.
Nah, konon katanya, boneka ini sudah diisi dengan arwah atau didoa-doakan untuk memberi keberuntungan bagi pemiliknya. Untuk mempunyai boneka ini, kita harus membelinya dengan harga jutaan rupiah. Wuihh... Istilahnya sih mengadopsi, karena boneka ini harus diperlakukan seperti anak.
Dilansir dari BBC, trend memelihara bayi yang diperlakukan seperti bayi manusia ini muncul di Thailand pada 2016. Boneka yang mempunyai aura supranatural ini disebut ‘luk thep’ yang diartikan malaikat anak. Dianggap pembawa keberuntungan, setelah dibacakan doa oleh biksu. Karena itu, boneka ini dimanja seolah-olah anak kandung sendiri.
Hmm... memiliki boneka untuk sarana bermain anak-anak mah boleh-boleh saja karena hal ini lumrah. Nah, yang mirisnya itu kalau orang dewasa yang mengoleksi boneka bahkan yang diadopsi dan diperlakukan layaknya seorang anak ini yang tidak lazim. Pada kasus boneka arwah yang diperlakukan seperti anak manusia, dimandikan, didandani, disayang, diajak ngobrol, dibawa jalan-jalan de el el deh intinya mah diperlakukan anak bayi. Hmm miris ya sob,
Padahal nih ya, semua orang pasti tahu kalau boneka itu adalah benda mati yang nggak tahu menikmati makna dari semua perlakuan tersebut. Hmm...
Sob, Orang-orang yang memuliakan boneka seperti memuliakan manusia ini, merupakan orang yang sudah terkategori tidak normal. Hal Ini diperkuat oleh pendapat Psikolog Nuzulia Rahma Tristinarum. Ia menilai bahwa pemilik boneka arwah ini tidak normal. Menurutnya, orang dewasa seharusnya masuk fase pengembangan diri untuk berkeluarga atau memiliki anak.
“Bermain boneka adalah kegiatan anak-anak. Orang dewasa tugas dan tahap perkembangannya adalah mengasuh anak manusia. Baik anak sendiri maupun anak asuh,” beber Rahma, kepada detikcom Senin (3/1/2022).
Nah Sob, Seorang muslim harus berhati-hati dalam melakukan suatu perbuatan, karena Allah Subhanahu Wa Ta'aala akan menghisab setiap amalan kita di akhirat kelak. Kita jangan mudah mengikuti tren tanpa memahami esensi dan hukum syara'nya.
Jika ada yang percaya boneka arwah itu “bisa melakukan sesuatu” atau “mempunyai kemampuan tertentu,” maka itu terjadi pada orang-orang yang dangkal akidahnya. Islam melarang meyakini benda mati memiliki kemampuan khusus.
Hakikatnya, boneka adalah sesuatu yang dibolehkan dalam Islam, selama digunakan untuk mainan anak-anak. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari diceritakan bahwa Aisyah radhiallahu 'anha bermain boneka dan pada saat itu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak melarangnya. Beliau hanya bertanya, saat melihat boneka berbentuk kuda yang memiliki sayap, “Apakah di dunia nyata ada kuda yang bersayap?” Lantas Aisyah menjawab, ”Bukankah kuda-kuda Nabi Sulaiman pun memiliki sayap?”. Rasulullah kemudian tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.
Sob, saat boneka dibeli oleh orang dewasa dan dianggap sebagai anak, maka sudah bergeser fungsi boneka yang dibolehkan dalam Islam, yaitu sebagai mainan anak-anak. Apalagi ketika boneka tersebut dipercaya bisa mendatangkan rezeki, memberi kebahagiaan dan membuat orang yang mempunyai boneka itu lebih termotivasi untuk berbuat baik, jelas hal tersebut akan menyeret pada kesyirikan yang diharamkan dalam Islam. Astaghfirullah.
Orang-orang yang sudah terlanjur meyakini bahwa boneka arwahlah yang membuat urusannya lancar, atau bisa menggantikan kedudukan anak manusia yang sebenarnya, maka harus segera bertobat. Tobat nasuha agar Allah Subhanahu Wa Ta'aala mengampuni.
Nah, beginilah kacaunya kondisi umat ketika hidup dalam naungan sistem yang jauh dari aturan agama. Mereka berbuat sesukanya tanpa ada peran negara yang mampu mengontrolnya. Padahal, negara memiliki peran penting dalam menjaga akidah rakyatnya.
Dalam sistem Islam, negara akan menjamin akidah umat agar terjaga dari segala bentuk kesyirikan yang menodai akidah. Negara tidak akan membiarkan perilaku menyimpang. Negara wajib mengontrol kehidupan masyarakat yang lurus berjalan di dalam koridor rida Allah Subhanahu Wa Ta'aala. Wallahua'lam. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Boneka Arwah Bikin Resah "