Jalan Pilihan
Oleh: Santi Nutriyanti
Masa remaja adalah masa-masa mencari jati diri, begitulah banyak orang bilang tentang remaja. Pencarian jati diri ini mengingat perubahan yang dialami remaja dari masa anak-anak. Banyak hal berubah mulai dari aspek psikis maupun fisik. Bener gak tuh sob?
Tentunya, jika remaja memiliki arah maka akan menemukan jati diri sesungguhnya sebagai seorang hamba Allah, namun sayangnya banyak juga remaja masa kini yang justru tersesat. Banyak remaja masa kini yang ikut-ikutan tren viral di sosial media tanpa menimbang baik buruknya perbuatan tersebut, misalnya tren mukbang makan segambreng diluar batas, ikut-ikutan berbagai jenis prank, atau tren salam dari binjai yang menelan banyak korban pohon pisang warga.
Duh, kalau ikut-ikutan tanpa tahu konsekuensinya gawat juga ya sob! Hati-hati yaa sob, di usia mu sekarang, amalmu sudah mulai dicatat loh sama malaikat. Jika mukbak sampai gak kuat tuh perut karena ingin ikut-ikutan, malah dzalim loh kita sama diri sendiri. Nge-prank pun, mau bentuknya seperti apapun selama itu bentuk kebohongan maka dosa. Pun tren memukul pohon pisang, waduh ini sih bisa-bisa kena timpuk tetangga sob! Hehee, bukan hanya itu, bisa juga dzalim sama makhluk Allah. Astaghfirullah.. So, mau ikut-ikutan melanggar hukum Allah hanya karena ingin dibilang gaul ikutan tren?
Yuk cari jalan yang benar! Carilah sebaik-baiknya jalan menemukan jati diri. Caranya adalah dengan ngaji. Mengkaji islam lebih dalam lagi, karena Islam pada dasarnya mengajarkan kedamaian, membawa kita pada fitrah sebagai seorang makhluk yang butuh Sang Khalik. Islam yang dipelajari dengan baik akan menjadikan kita paham dan mendorong kita untuk menerapkannya dalam kehidupan. Keimanan yang sudah tumbuh dalam diri kita menjadikan kita takut untuk melanggar hukum Allah.
Menjadi remaja tersesat atau remaja taat adalah pilihan. Maka, pilihlah jalan kehidupan yang mengharntarkanmu pada kebahagiaan. Ingat sob! kebahagiaan yang dicari bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Jadilah remaja taat, Allah akan berikan kebahagian padamu di dunia dan akhirat. Wallahua’lam.. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Jalan Pilihan"