Mencari Ilmu, Cahaya Kehidupan agar Tertunjuki ke Jalan yang Benar
Oleh: Mochamad Efendi
Saat kita memejamkan mata, kita tidak bisa melihat apa-apa. Semua nampak gelap karena tidak ada cahaya. Hanya kegelapan saat tidak ada cahaya menghampiri penglihatan kita. Begitu pula dalam hidup, ilmu ibarat cahaya yang akan menunjukkan kita mana yang benar dan salah. Oleh karena itu perlunya kita belajar dan mengaji agar kita dapat cahaya dalam hidup sehingga selalu tertunjuki ke jalan yang lurus. Sementara, mereka yang dalam kebodohan akan tersesat karena mereka tidak memiliki ilmu untuk memahami hakekat hidup ini secara benar.
Gaes, kita perlu menuntut ilmu agar kita bisa memahami kebenaran hakiki dalam hidup. Jangan sampai kita mengarungi kehidupan dunia dalam kegelapan karena tidak cahaya ilmu yang menerangi hidup kita. Dengan ilmu kita mampu mengambil jalan yang benar sesuai dengan tujuan hidup kita. Memahami Islam secara kaffah dan mendalam agar kita tertunjuki ke jalan yang lurus, jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalan yang sesat.
Gaes, dunia bukanlah tujuan, tapi ujian yang harus dijalani dengan standart kebenaran dari Sang Pemilik Hidup. Jangan hanya mengandalkan akal manusia yang lemah dan sering salah. Apalagi mengikuti hawa nafsu dan langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya, dia adalah musuh sejati manusia. Nikmat dunia yang semu dan menipu sering menggelincirkan manusia sehingga lupa diri menjauhkan dari jalan kebenaran Islam, tapi dengan Ilmu seseorang menyadarinya sehingga bisa terselamatkan dari tipu daya syaitan.
Gaes, ilmu adalah penerang jalan kehidupan yang harus dicari dan diusahakan. Belajar di sekolah atau pondok untuk mendapatkan penerang kehidupan. Mendatangi majelis ilmu agar mendapatkan pencerahan. Membaca buku untuk menguatkan pemahaman kita agar semakin mendalam. Yakinlah dengan pemahaman mendalam tentang ilmu, terutama ilmu agama akan membuat kita semakin yakin dengan langkah hidup kita sesuai dengan peta jalan hidup yang benar, Islam, sehingga kita nanti bisa kembali pada sebaik-baik tempat kembali, surgaNya, yang merupakan impian terbesar kita setelah menjalani ujian di dalam kehidupan dunia yang sementara.
Gaes, apa sih sebenarnya tujuan hidupmu? Apa arti kesuksesan dalam hidup? Gaes, kita berasal dari Allah SWT, yang telah menciptakan manusia, hidup dan alam semesta. Dia menciptakan manusia agar mereka mau beribadah kepadaNya. Standart aturan kehidupan yang benar diturunkan melalui rasulNya agar kita dapat mengetahui kebenaran hakiki dan bisa mengatur hidup ini dengan ajaran yang benar sesuai dengan tujuan hidup kita beribadah mengikuti pentukNya. Saat hidup kita sesuai dengan ajaran yang benar, saat itulah apa yang kita kerjakan bisa bernilai ibadah dan akan membawa kita pada sebaik-baik tempat kembali. Agar hidup kita selalu sesuai dengan ajaran yang benar, kita harus belajar, upgrade diri dan terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita tentang Islam. Sungguh, menyenangkan saat langkah hidup kita sesuai jalan hidup yang benar, kebahagiaan hakiki akan kita rasakan tidak hanya di dunia tapi juga kehidupan sesungguhnya di akhirat nanti.
Gaes, karena kebodohan dan ketidak mau tahuan kita untuk mencari jalan hidup yang benar membuat kita dalam kegelapan, kehidupan jahiliyah yang menyesatkan. Gaes, kita butuh cahaya yakni ilmu agar jalan hidup kita menjadi terang benderang, dan agar kita bisa mengatur hidup kita dengan ajaran yang benar yang membawa pada kemuliaan, bukan kehinaan karena tidak mau diatur dengan Islam. Hidup mulia dengan Islam atau dalam kegelapan saat cahaya Islam padam dalam hidup kita, sehingga semua menjadi gelap dan hidup dalam sejauh-jauh kesesatan.
Ayo, gaes marilah kita persembahkan waktu terbaik kita untuk mengaji. Jangan, bilang gak punya waktu, sibuk karena sekolah sudah tatap muka. Bukannya tidak punya waktu, tapi sering kita membuang-buang waktu untuk hal yang sia-sia. Tapi gilirannya untuk mengaji, kita berhitung-hitung waktu. Bukankah, waktu adalah anugrah yang harus kita hargai dan tidak disia-siakan. Waktu tidak bisa diputar kembali saat sudah berlalu. Baru kita sadari banyak waktu yang kita sia-siakan sementara mengalokasikan waktu terbaik satu minggu dua jam saja begitu berat dan terkadang banyak alasan. Kesibukan dunia membuat kita enggan mengaji, padahal mencari ilmu agama adalah kebutuhan kita agar kita mendapatkan cahaya untuk menerangi jalan hidup agar tidak tersesat, dan nantinya bisa kembali pada SurgaNya, tempat yang kita semua impikan sebagai seorang muslim sejati.
Ayo gaes, berfikir cerdas dengan belajar dan terus mengaji secara istiqomah agar jalan hidup lurus seperti jalan hidup orang-orang yang telah diberi nikmat dengan Islam. Bukan mereka yang dapat adzab dari murka Allah karena sudah jauh dari kebenaran hakiki dan tidak menyadari sudah tersesat karena mengikuti bujuk rayu syaitan, dan karena hilangnya cahaya kehidupan untuk menerangi hidup kita agar tidak salah jalan.
Remaja hebat adalah remaja yang mau terus mengaji dan mengatur hidupnya dengan Islam. Pola pikir dan sikapnya Islami sehingga membentuk satu sosok remaja muslim berkaratker, dengan memiliki kepribadian Islam, benteng bagi mereka untuk menghalau berbagai pengaruh buruk dari sistem yang buruk. Saat remaja berubah menjadi sosok Sholih dan mushlikh, orang tua tidak lagi takut dan kewatir melepaskan mereka hidup di lingkungannya di luar sana, meskipun kita tidak lagi sedang menemani mereka, kerena karakternya kuat dan benteng kepribadiannya kokoh tidak mudah terwarnai, malah bisa mewarnai teman-temannya dan lingkungannya agar mau berubah dengan Islam. Semoga mereka remaja muslim yang tergabung dalam remaja muslim yang suka mengaji dan bergerak di jalan dakwah bisa istiqomah dalam jalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT, sehingga hidup mereka indah, mudah dan berkah serta mulia, aamiin Yaa Raabal 'alamiin. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Mencari Ilmu, Cahaya Kehidupan agar Tertunjuki ke Jalan yang Benar"