Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hidup Itu Pilihan...


 Oleh: Aisyah Nur Aini (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)


Mungkin ini adalah sebuah judul yang tak jarang bahkan sering kawan-kawan tahu, tapi gak salah ya kan writer ngebahas lagi tentang ini. 


Ok guys, tentang hidup adalah pilihan. Beranjaknya kita yang sekarang itu adalah pilihan kita di masa lalu, dan begitu juga di masa yang akan datang. Itu semua tergantung pilihan kita yang sekarang. Pada faktanya pasti kita bisa menebak seperti apa masa depan anak punk yang berlagak keren padahal kampungan. Apakah masa depan mereka akan menjadi profesor? Doktor? Owh, tentu jauh dari cita-cita secerah itu, dengan pekerjaan mereka yang suka bermalas-malasan, berfoya-foya, dan jauh dari kata rajin. Berbeda dengan mereka yang fokus dan rajin, yang setiap malamnya berusaha melek demi menyelesaikan tugas-tugasnya. Nah, dari contoh yang tadi kita bisa menerawang bagaimana masa depan mereka masing-masing. Ya semua itu pada hakikatnya adalah hasil dari satu pilihan diantara banyak pilihan yang mereka pilih. 


Mungkin masih ada harapan untuk memperbaiki hidup, jika akhirnya anak-anak punk tadi memilih kebaikan. Contoh lainnya seperti para mualaf, mereka yang dulunya non-muslim dan jauh dari islam, sekarang mereka menjadi seorang muslim yang pemahamannya lebih menancap. Apakah dalam proses itu mereka tidak dihadapkan dengan banyak pilihan? Oh, tentu banyak sekali pilihan! 


Nah, ketika sudah memilih, usahakan untuk istiqomah biar gak lengah di tengah-tengah perjalanan, berusahalah fokus pada tujuan bukan pada hambatan. Ketika seseorang sudah fokus pada tujuan bukan berarti jauh dari kata 'masalah'. Pasti ada! Tapi seseorang itu pastilah bangkit dan memilih maju fokus melampaui batas. Berbeda dengan orang yang fokus pada hambatannya, ya maka yang akan dipandang hanya sisi kelemahannya, capek dikit-nyerah, ada masalah-galau, gak cuma galau bisa-bisa sampai stres. 


Masing-masing dari kita mungkin punya planning untuk masa depan, yang ternyata semakin besar cita-citanya semakin panjang juga planningnya. Tapi fokuslah pada satu, kita gak tau gimana masa depan kita, maka dari itu yuk kita perbaiki masa sekarang sambil meraba-raba apa masa depan kita. Jika ingin menjadi istimewa maka harus berusaha dengan giat pula. 


Hidup adalah pilihan, maka teruslah belajar agar tak salah dalam memilih nantinya. Karena sesungguhnya kita itu dihargai tergantung pilihan kita. Sama halnya dengan preman dan gitaris, mereka sama-sama bermain gitar. Tapi apakah mereka sama dimata orang lain? 


Hidup adalah pilihan. Maka selagi ada kesempatan, yuk kita mulai perbaiki masa depan kita dari sekarang. Kita boleh punya masa lalu yang kelam, tapi bukan berarti itu menjadi penghambat kita untuk menggenggam masa depan yang indah dan cerah. Pada hakikatnya, apapun yang terjadi dalam kehidupanmu itu adalah hasil pilihanmu di masa lalu dan atas izin Allah SWT.


Tetap semangat ya kawan! Kita pasti bisa! Jangan menyerah! Allahu Akbar! (reper/az)

Posting Komentar untuk "Hidup Itu Pilihan..."