Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Buat Kamu Yang Sering Insecure


 Oleh : Rifka Syamsiatul Hasanah (Penulis & Aktivis Muslimah)


Guys, kini insecure tengah menjangkiti para pemuda muslim tak terkecuali muslimah. Sadar gak sih banyak diantara kita yang merasa insecure kalau lihat orang - orang sekitar meraih apa yang dinamakan sukses menurut pandangan masyarakat saat ini. 


Misalkan nih ya, pas lihat orang yang masih muda, cantik, kuliah di kampus ternama, sukses dalam karir juga, punya banyak uang dipuja - puji terus kamu bandingkan dengan diri sendiri rasa - rasanya kok seperti nelangsa, lemah gak punya apa - apa dan merasa gak bisa apa - apa. 


Akhirnya insecure, down, stress, malu, merasa gagal dan lain sebagainya. Intinya insecure itu perasaan tidak aman, cemas, tidak menerima keadaan diri sendiri dengan tulus  yang muncul karena trigger dari luar.

Sebenernya manusiawi ketika kita punya perasaan insecure, karena insecure sendiri adalah salah satu penampakkan dari gharizah baqa' (naluri eksistensi diri) yang Allah ciptakan dalam diri seorang manusia. Hanya saja mayoritas pemuda muslim sekarang insecure pada hal - hal yang berbau materi duniawi. Nah loh kok bisa begitu sih?


Ya bisa lah! Gimana enggak, sistem sekarang justru menumbuhsuburkan pemuda - pemudi muslim yang haus akan pencapaian materi duniawi. Sistem kapitalisme yang berlandaskan sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan) telah melahirkan pemuda - pemudi muslim yang memahami bahwa hidup di dunia ini tujuannya untuk bahagia dengan cara meraih keberlimpahan materi sebanyak - banyaknya. Akhirnya pemahaman yang keliru tersebut berimbas pada salah kaprah dalam memahami makna kesuksesan. 


Seseorang dikatakan sukses jika dia sudah memiliki segalanya khususnya dalam pencapaian materi. Walhasil orang yang belum memiliki materi yang berlimpah, masih berada di titik berjuang dan belum punya apa - apa seringnya dinilai rendah dan lemah. Ujung - ujungnya ya insecure melanda pribadi pemuda muslim. 


Lebih parahnya lagi merasa gagal jadi manusia, sampai - sampai menggugat ke-Maha-Agungan Allah hanya karena terlahir dengan bentuk fisik yang gak cantik atau gak ganteng. Atau hidup terlahir dari keluarga dengan perekonomian menengah ke bawah. Atau ditakdirkan gagal SBMPTN, gak lolos beasiswa, sulit dapet kerja dan sederet kemalangan hidup lainnya. Ngeri gak Guys? Hanya karena salah persepsi dalam memahami tujuan hidup bisa seterpuruk itu.


Belum lagi mayoritas masyarakat saat ini suka banget yang namanya membanding - bandingkan kehidupan dirinya dengan kehidupan orang lain yang sudah pasti berbeda. Gimana hidup mau tenang kalau sering membanding - bandingkan. Ujung - ujungnya jadi kufur nikmat deh. Jadi gak bersyukur dengan segala nikmat yang telah Allah berikan. Padahal Allah berikan takaran yang berbeda - beda atas setiap makhluk yang diciptakan - Nya. Entah itu dalam sunatullah penciptaannya, seperti bentuk fisik, lahir dari keluarga kaya atau miskin. Begitupun dalam hal rezeki yang didapatkan, Allah sudah punya takaran yang pas untuk setiap makhluk - Nya. Gak boleh begitu ya guys!


Siapa nih yang masih sering insecure pada hal - hal receh yang gak akan dibawa ke akhirat? Nah biar sobat semua gak insecure lagi, di bawah ini ada beberapa tips buat kamu yang sering insecure. Apa aja tipsnya?


• Pertama, ubah mindset terkait makna tujuan hidup di dunia itu untuk apa. Sebagai seorang muslim tentu sudah jelas disebutkan dalam Al - Qur'an tujuan hidupnya untuk apa.


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ


"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat : Ayat 56).


Yap, tujuan kita hidup di dunia ini untuk beribadah kepada Allah. Dengan beribadah kita mengharapkan keridaan - Nya. Perlu dipahami juga bahwa ibadah itu bukan hanya sekedar aktivitas ritual seperti shalat, puasa, zakat, ibadah haji. Akan tetapi seluruh amal perbuatan yang niatnya untuk mengharapkan rida Allah dan sesuai dengan ketentuan hukum syara' itu yang ternilai sebagai ibadah. Maka pastikanlah seluruh amal perbuatan kita diniatkan lurus karena Allah dan sesuai dengan hukum syara'. 


Kalau makna tujuan hidup sudah benar, insyaallah akan benar pula mindset terkait makna kemuliaan seseorang. Karena pada dasarnya rida Allah ada untuk orang - orang bertakwa yang tunduk kepada seluruh perintah - Nya. Dan kemuliaan seseorang di sisi Allah dilihat dari seberapa takwa ia kepada - Nya. Jadi bukan dilihat dari segala hal yang berbau materi duniawi.


"Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupamu dan harta kekayaanmu, tetapi Dia melihat qalbumu dan amalmu sekalian." (HR. Muslim).


Dengan mengubah mindset keliru menjadi mindset yang benar, insecure pada hal - hal receh gak akan ada lagi. Justru insecurenya berubah dan naik level. Jadi insecure pada hal yang sifatnya ukhrawi. Misalnya nih, insecure ketika lihat orang yang berkepribadian islami dengan akhlaknya yang luar biasa. Insecure ketika lihat orang yang pemahaman agamanya begitu luas, paham bahasa arab, paham ulumul syar'i dan lain - lain. Tapi insecurenya tidak menjadikan dirinya lemah dan down. Justru dengan insecure pada hal seperti itu memacu dirinya untuk bersemangat mengupgrade diri menjadi pemuda muslim terbaik. Mantap kan Guys!


• Kedua, percaya kepada Allah bahwasanya Allah tidak menciptakan makhluk dengan sia - sia. Allah menciptakan seluruh makhluk dengan potensi yang luar biasa dalam dirinya. Cacing di dalam tanah saja Allah beri kelebihan untuk memberi manfaat, seperti bisa dijadikan obat, atau bisa menyuburkan tanah dan lain sebagainya. Itu hewan melata loh, bagaimana dengan manusia? Tentu punya segudang potensi yang bisa bermanfaat bagi umat. Maka galilah potensi dalam dirimu. Asah terus potensi yang sudah digali dan maksimalkan potensimu itu di jalan yang Allah ridai, yakni di jalan dakwah Islam.


• Ketiga, selalu tanamkan rasa syukur dalam diri dengan segala nikmat yang telah Allah beri. Bersyukur akan sunatullah penciptaan kita, dengan rezeki yang Allah berikan kepada kita besar kecilnya menurut kita maka bersyukurlah. Bukankah dengan bersyukur Allah akan menambah nikmat - Nya berkali lipat. 


• Keempat, upgrade our self. Jangan mau jadi orang yang biasa - biasa aja. Sebagai seorang muslim harus punya cita - cita yang tinggi untuk menjadi yang terbaik. Tentu menjadi terbaik di mata Allah, bukan di mata manusia. Muslim terbaik itu yang luar biasa dalam beramal shalih, rakus dalam beramal shalih. Tentu untuk beramal gak sembarang amal. Untuk beramal kita harus punya ilmunya. Karena diterimanya amal oleh Allah dengan dua syarat, yang pertama niat lurus karena Allah. Kedua amal yang sesuai dengan apa yang Rasulullah contohkan.


Maka dari itu wajib bagi kita untuk mengkaji Islam secara intensif dan mendalam agar kita punya ilmu sebagai bekal dalam beramal dan berdakwah. Karena pada hakikatnya muara ilmu itu adalah amal dan dakwah. Dan pada hakikatnya ilmu yang diberkahi itu adalah ilmu yang bermanfaat yang tampak dan berbekas pada aktivitas harian dan dakwah.


Itulah tips - tips agar terhindar dari rasa insecure pada hal - hal receh. Sudah saatnya pemuda muslim tidak disibukkan dengan berbagai hal yang remeh temeh yang justru akan mematikan potensi luar biasa yang mereka miliki. Umat butuh kontribusi pemuda muslim yang percaya diri dan mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk kebangkitan Islam. Wake up Guys! Kita kerahkan upaya untuk dakwah Islam kaffah, semoga dengannya Allah rida dan turunkan segera pertolongan - Nya untuk kita. Wallahu'alam bishshawab. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Tips Buat Kamu Yang Sering Insecure"