Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Yang Sudah Kau Siapkan untuk Menyambut Ramadhan?

Oleh: Mochamad Efendi


Menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan kegembiraan itu harus, gaes karena Ramadhan adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah. Setiap kebaikan di bulan Ramadhan nilainya dilipat gandakan. Sungguh beruntung, bagi kita yang masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan. Saatnya kita untuk memperbaiki diri dengan berpuasa dan melaksanakan semua perintaNya, agar kita menjadi sosok yang bertaqwa. Gaes, agar perjalanan Ramadhan kita penuh makna, tentunya semua harus disiapkan sehingga saat memasuki bulan Ramadhan sudah siap untuk menghiasi hari -hari dengan ketaqwaan. Apa sih gaes yang harus disiapkan untuk menyambut bulan suci Ramadhan?


Pertama, bersyukur atas nikmat yang luar biasa yakni masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun ini. Jika kita bergembira memasuki bulan Ramadhan, artinya kita dengan suka cita karena Allah, menghiasi hari-hari di bulan Ramadhan dengan ketaqwaan.  Tidak merasa berat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Merasa senang dan ringan melakukan ibadah shunah di malam-malam sepanjang bulan Ramadhan. Senang berinteraksi dengan al-Qur'an, membacanya, menghafalkannya serta memahami makna dan kandungannya. Semua kebaikan dilakukan ikhlas semata untuk mencari ridhoNya. Bulan Ramadhan adalah tamu yang kita nanti-nanti karena di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Semoga dengan rasa syukur dan kegembiraan dalam menyambut Ramadhan bisa membuat langkah kita terasa ringan untuk menghiasi Ramadhan tahun ini dengan banyak kebaikan. 


Kedua, membayar tanggungan hutang atau janji yang belum kita tunuaikan. Agar hutang dan janji tidak menjadi penghalang langkah kita untuk menghiasi Ramdhan dengan kebaikan, kita bayar utang kita dan kita tunaikan janji kita. Bagaimana bisa kita banyak berinfaq di bulan Ramadhan jika kita masih punya tanggungan hutang. Bahkan, sebelum kita meninggal dan diberangkatkan ke liang lahat, hutang-hutang harus sudah terbayarkan, jika tidak akan menjadi penghalang bagi kita untuk meraih surgaNya. Jadi jangan meremehkan hutang atau janji yang sudah pernah kita buat tapi belum terlaksana sepanjang hidup kita. Agar Ramadhan kita lebih bermakna, dan lebih khusuk dalam menjalankan ibadah, marilah kita selesaikan hutang dan janji kita yang belum tertunaikan. 


Ketiga, silaturahmi pada saudara terutama yang pernah kita sakiti. Silaturahmi pada orang yang kita cintai dan baik dengan kita itu sih sudah biasa, tapi luar biasa jika kita mampu menjalin silaturahmi yang sempat terputus karena konflik kecil yang kita biarkan dan tidak segera kita selesaikan. Inilah kesempatan kita untuk merajut kembali hubungan yang sempat rusak karena menuruti ego dan kesombong. Belajar memaafkan dan meminta maaf agar tidak ada lagi masalah dengan saudara, teman dan tetangga. Tidak ada lagi orang yang tersakiti karena lisan dan tingkah laku kita, baik sengaja maupun tidak. Saatnya semua masalah, kita selesaikan agar tidak ada lagi beban dalam mengarungi ibadah di bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan pengampunan. Allah Maha Pengampun sehingga saat yang tepat di bulan Ramadhan untuk memohon ampun dengan kesungguhan hati, sehingga kita akan menjadi Fitri saat merayakan kemenangan di hari raya idul Fitri.


Keempat, mulai tingkatkan berbagai ibadah sunah dari sekarang, sehingga saat memasuki Ramadhan sudah siap untuk menghiasi Ramadhan dengan banyak kebaikan dan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bila perlu buat target yang ingin dicapai dan bisa diteruskan di luar bulan Ramdhan sepanjang tahun. Misalnya, buat target dengan hafalan ayat-Ayat suci al-Qur'an serta memahami arti setiap kata dan makna kandungannya, sehingga Al-Qur'an bisa benar-bebar dijadikan petunjuk agar kita bisa meraih predikat orang-orang yang bertaqwa. Perbuatan yang merugi dengan menyia-nyiakan waktu harus kita tinggalkan, dengan terus meningkatkan tsaqofah keislaman kita dan terus menambah amalan ibadah kita sehingga kita layak untuk menyandang predikat orang-orang yang bertaqwa dan layak mendapatkan surgaNya, sebaik-baik tempat kembali setelah kita mati nanti.


Bergembira menyambut Ramdhan bukan hanya melakukan perayaan dan beli baju baru, tapi yang lebih penting lagi kita bergembira untuk bisa menghiasi Ramadhan dengan banyak kebaikan seperti yang diperintahkan dalam Islam. Untuk apa melakukan perayaan menyambut Ramadhan dengan membeli baju baru dan mengecat rumah agar terlihat bagus, jika selama bulan Ramadhan enggan untuk berpuasa. Bergembira bukan hanya merasa senang tapi dengan suka cita melaksanakan semua yang perintahkan dalam Islam. Sholat malam harus ditegakkan dengan hati gembira, bersedekah pada sesama harus ditambah dengan ikhlas. Banyak kebaikan harus ditingkatkan tanpa rasa keberatan hanya murni untuk mencari ridho Allah.  "Siapa yang bergembira dengan masuknya Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya dari semua neraka." (dalam kitab Durrah An-Nasihin karya Utsman Al-Khubari.)Tentunya tidak hanya gembira saja, tapi diikuti dengan meningkatkan ketaatan dan ketaqwaan dengan merasa senang dan tidak keberatan melaksanakan ibadah sepanjang bulan suci Ramadhan. (reper/baim)

 

Posting Komentar untuk "Apa Yang Sudah Kau Siapkan untuk Menyambut Ramadhan?"