Penderitaan Umat? Khilafah Solusinya
Oleh: Ananda Risty
Setiap tanggal 3 Maret, umat Islam disegarkan kembali ingatannya akan sebuah institusi besar dalam sejarah umat islam yaitu khilafah. Pada tanggal 3 Maret 1924 M atau bertepatan dengan 28 Rajab 1345 H, lebih dari 100 tahun lalu, Khilafah Islamiyyah dihilangkan eksistensinya. Sehari setelah peringatan isra mi'raj Nabi Muhammad Saw seorang agen Inggris yakni Mustafa Kemal Attaturk laknatullah resmi menghapus keberadaan institut Khilafah Islamiyyah.
Sejak Khilafah diruntuhkan, umat Islam mulai kehilangan perisainya. Sejak saat itulah umat Islam terpecah belah atas dasar nasionalisme yang dipimpin oleh para agen barat penjajah yang semakin menjauhkan uamt dari Islam. Akibatnya, umat terus mengalami kemerosotan di berbagai aspek. Berbagai tekanan yang dialami mengakibatkan umat tertindas, teraniaya hingga tetes darah umat Islam yang terus tertumpah tanpa henti hingga saat ini.
Dengan semua penderitaan yang dialami kaum muslim saat ini, tidak cukupkah alasan bahwa umat sangat membutuhkan perisai yakni Khilafah 'Ala Minhaj An-Nubuwwah yang dipimpin oleh seorang Khalifah sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah Saw:
Imam (Khalifah) itu laksana perisai. Kaum muslim diperangi (oleh kaum kafir) di belakang dia dan dilindungi oleh dirinya (HR. Muslim)
Hadits di atas menunjukkan bahwa khilafah adalah pelindung bagi umat, insyaAllah masa kemuliaan itu akan segera tiba seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Saw:
منهاج على خلافة تكون ثم النبوة
Kemuliaan akan datang kembali masa Khilafah yang mengikuti metode kenabian (HR. Ahmad)
Saatnya umat Islam di seluruh dunia bangkit dan bergerak untuk mengembalikan Khilafah 'Ala Minhaj An-Nubuwwah. Karena umat Islam sedunia tak cukup jika hanya menunggu sambil berdo'a, akan tetapi dibutuhkan juga upaya dan perjuangan sungguh-sungguh untuk menegakkan kembali Khilafah Rasyidah 'Ala Minhaj An-Nubuwwah, dengan izin Allah. Insyaa Allah. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Penderitaan Umat? Khilafah Solusinya "