Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Agar Tidak Malas Mengaji

Oleh: Mochamad Efendi


Mengaji itu penting dilakukan meskipun usia kita masih remaja. Jangan menunggu tua  saat tubuh mulai renta, tidak maksimal lagi untuk belajar. Tapi sayang banyak remaja yang malas mengaji. Senang saat sang ustad tidak datang karena ada  halangan. Saat waktu ngaji datang, langkah kaki terasa berat dan malas sehingga tidak fokus dengan apa yang disampaikan dalam forum pengajian. Coba pikirkan berapa lama sih kamu menggunakan waktu untuk mengaji. Lebih lama mana waktu bersama dengan HP dibandingkan lama waktu untuk mengaji. Rugi gaes, waktu terus berjalan, tapi tidak ada capaian positif apalagi pemahaman keislamanmu tidak ada peningkatan. Padahal, jika kamu semangat mengaji, kamu akan menjadi sosok hebat dan unggul yang berkepribadian Islam. Langkahmu akan semakin mantab karena mampu mengkaitkan setiap pemikiran dan perbuatan dengan Islam. Lalu apa geas tips agar kamu tidak malas mengaji? 


Pertama, luruskan niat, mengaji hanya untuk mencari ridho Allah. Belajar dan memahami Islam secara mendalam adalah kewajiban, perintah Allah yang tidak boleh ditinggalkan bagi setiap Muslim. Agar bisa Istiqomah mengaji lakukan semuanya karena Allah, bukan karena pujian atau mengharapkan pengakuan dari manusia. Mengaji bukan karena ingin dianggap pintar dan hebat, tapi ini adalah perintah Allah agar kita bisa mengatur hidup ini dengan aturan yang benar dari al-Khalik, Yang Maha Benar'. Mengaji bukan karena takut pada orang tua, tapi kesadaran sendiri untuk mencari ridho Allah, insyaallah kamu bisa Istiqomah terus mengaji.


Kedua, menyadari pentingnya mengaji. Dengan mengaji kita akan mendapatkan ilmu yang merupakan cahaya kehidupan. Saat kau memejamkan mata dan tidak ada cahaya yang menghampiri mata, saat itu terasa gelap, bukan. Seperti itulah jika kamu hidup tanpa cahaya ilmu, hidup dalam kegelapan sehingga tidak mampu membedakan yang benar dan salah. Sebaliknya, kamu akan selalu tertunjuki ke jalan yang lurus karena kau tidak menutup diri, tapi terus membuka wawasan dan memperdalam ilmu agama agar selamat dunia dan  akhirat.  


Tidak hanya itu, dengan senang mendatangi majelis Ilmu, kita juga  akan diberi banyak kebaikan dan diangkat derajat kita melebihi orang yang tidak berilmu. Hadirnya seseorang di majlis ilmu adalah lebih utama dari sholat shunah seribu rakaat, dan lebih utama pula dari menjenguk seribu orang sakit & lebih utama pula dari menyaksikan (mengantarkan) seribu jenazah."(mengantarkan) seribu jenazah."  Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk malas menuntut ilmu, karena menuntut ilmu akan memudahkan kita untuk meraih surgaNya. "Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR Muslim, no. 2699). Artinya: "Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang," (HR Tirmidzi).


Ketiga, berteman dengan remaja yang suka mengaji juga akan menjaga semangat kita agar tidak malas untuk mengaji. Teman yang baik akan saling menasehati dan memberi semangat untuk berbuat kebaikan. Bisa jadi keputusan kita untuk hijrah dan bergabung dalam komunitas remaja yang suka mengaji, tidak bisa menyenangkan semua orang. Cibiran dari teman-teman lama kita mungkin akan kita dengar. Bahkan satu persatu mereka akan meninggalkan kita. Tidak perlu berkecil hati, atau ragu dengan keputusan kita untuk berubah dan terus Istiqomah mengaji, karena pasti Allah akan mengganti dengan teman-teman surga yang saling mengingatkan dengan Islam. Yakinlah langkah hidupmu akan semakin mantap dengan bertambahnya tsaqofah keislamanmu. Kebahagiaan hakiki akan menghampiri hidupmu karena resah dan gelisah yang membuat hidupmu hampa akan segera sirna. Lalu, alasan apa lagi yang membuatmu ragu dan malas untuk memgaji, jika Allah memberimu nikmat yang luar biasa dalam hidup karena kamu mampu mengatur hidupmu dengan Islam secara kaffah dengan keyakinan yang mantap dan kuat bersama orang-orang baik di sekitarmu 


Keempat,, bergabung dalam barisan dakwah akan memotivasi kita untuk terus upgrade kemampuan dan wawasan agar kita bisa menyampaikan kebenaran Islam dengan meyakinkan. Menyampaikan kebenaran Islam baik secara tulis maupun lisan butuh pemahaman yang luas dan mendalam tentang Islam agar tidak keliru dalam menyampaikannya.  Kamu akan semakin menyadari betapa pentingnya untuk upgrade diri dengan terus meningkatkan pemahaman kita tentang Islam. Setiap ayat yang kita dapat, akan mendorong kita untuk menyampaikan pada umat. Tentunya, pemahaman yang utuh harus kita dapat dengan fokus mendengarkan dan berusaha memahaminya dengan bertanya sampai tuntas. Dengan pemahaman yang benar dan mendalam, kita akan semakin yakin untuk menyampaikan kebenaran Islam. Merespon fakta dan masalah sekitar, harus dikaitkan dengan Islam sebagai landasan berfikir dan solusi fundamental.


Pemahaman yang kita dapat akan semakin mengakar dan mendalam, jika ilmu yang kita dapat tidak hanya untuk konsumsi diri sendiri, tetapi harus disampaikan pada yang lain, agar semakin banyak orang yang memiliki pemahaman Islami dan mau bersama-sama memperjuangkan syariat Allah agar bisa diterapkan secara kaffah dalam kehidupan yang nyata di muka bumi ini.


Semoga empat tips diatas akan membuat kita terus semangat mengaji. Tentunya, apa yang sudah dipahami harus bisa diterapkan dalam kehidupan. Mengaji bukan hanya agar disebut orang berilmu dan hebat dalam berdebat, tapi lebih dari itu agar kita selalu tertunjuki di jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah diberi nikmat, bukan mereka yang mendapatkan murka Allah, bukan pula mereka yang tersesat. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Tips Agar Tidak Malas Mengaji"