Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nikmatnya Ramadhan Bagi Yang Berpuasa


 Oleh: Mochamad Efendi


Lapar, haus dahaga telah sirna setelah berbuka, badan menjadi kuat kembali untuk melakukan serangkaian ibadah di bulan Ramdhan. Sungguh, nikmat saat berbuka, nikmat yang tidak bisa dirasakan oleh orang yang tidak berpuasa.  Di luar bulan Ramadhan, sering kita tidak bisa mengontrol diri untuk makan dan minum, terutama yang suka nyemil. Kita makan semua yang kita suka sepanjang hari, sehingga organ pencernaan tidak sempat Istirahat. Tapi di bulan yang penuh berkah ini, kita membiarkan perut kita kosong, istirahat sejenak pada siang hari agar tubuh menjadi sehat dan bugar, dan merasakan nikmatnya makan dan minum saat berbuka. Sungguh, ini adalah nikmat luar biasa yang patut kita syukuri dengan datangnya bulan Ramdhan.


Nikmat yang lain adalah kepekaan sosial kita terhadap sesama meningkat di bulan yang penuh kebaikan. Dengan berpuasa kita jadi peduli dengan sesama, merasakan lapar dan dahaga yang juga dirasakan oleh saudara kita, bahkan mungkin hampir setiap hari karena tidak ada yang bisa dimakan. Tingginya harga kebutuhan pokok, membuat banyak orang hidup dalam kesulitan ekonomi. Bisa bersedekah di bulan Ramadhan adalah satu nikmat yang luar bisa dan sebagai bukti keimanan kita. Untuk apa memiliki banyak harta jika semua tidak kita nafkahkan di jalan kebenaran yang diridhoi Allah. Meringankan beban saudara yang terhimpit masalah ekonomi sungguh perbuatan mulia. Insyaallah tidak ada kebaikan yang sia-sia, selama itu dilakukan untuk mencari ridho Allah. 


Semua kebaikan kita insyaallah akan terbalas apalagi di bulan yang penuh berkah, yang mana nilai setiap kebaikan akan dilipatgandakan. Sungguh nikmat yang luar biasa memiliki kesempatan berbuat baik pada sesama di bulan suci ramadhan tahun ini. Nikmatnya, bisa berbagi di bulan suci Ramadhan meskipun hanya dengan sebiji kurma, atau dengan apa saja yang kita punya.. Tidak akan merugi, karena setiap kebaikan akan dibalas, bahkan dengan berlipat kebaikan asalkan kita melakukannya dengan khlas hanya untuk mencari ridho Allah.


Nikmat yang tidak kalah penting adalah kesempatan untuk meraih predikat taqwa jika kita menunaikan kewajiban ibadah puasa Ramadhan dengan sungguh-sungguh untuk mencari ridho Allah. Dalam al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183, "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Kawajiban berpuasa diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman agar memperoleh predikat taqwa, yang hanya takut kepada Allah dengan menjalankan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Inilah cara Allah untuk menjadikan hamba-hambaNya menjadi mulia dengan menghadirkan bulan suci Ramadhan setiap tahun. Kemuliaan seseorang bukan dilihat dari harta benda yang dimiliki ataupun jabatan tinggi yang bisa diraih, tapi ketaqwaan akan menjadikan seseorang menjadi mulia. Sebaliknya seseorang akan menjadi hina, seburuk-buruk makhluk karena mereka kufur terhadap aturan Allah dan enggan berbuat kebaikan, dan seburuk-buruk tempat kembali, Neraka Jahannam  bagi mereka.


Nikmat di bulan suci Ramadhan, saatnya untuk mendapatkan ampunanNya, karena Ramadhan adalah bulan pengampunan. Keutamaan puasa bulan Ramadhan adalah bisa menghapus dosa-dosa yang lalu. Hal ini sesuai dengan hadits yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, tentang pengampunan dosa di bulan Ramadhan. Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani shaum atau puasa Ramadhan diwajibkan pada tahun kedua Hijrah. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (Hadits Riwayat Imam al Bukhari nomor. 38 dan Imam Muslim nomor 760)


Ramadhan, bulan pengampunan saatnya untuk memperbanyak istighfar dengan memohon ampun kepada Allah SWT. atas segala kesalahan yang  kita telah perbuat. Tidak lupa juga meminta maaf pada sesama, terutama pada orang tua dan orang terdekat kita, yang mungkin selama berinteraksi ada hati yang terluka, dan belum sempat meminta maaf. Semoga bulan suci Ramadhan bisa mensucikan jiwa kita sehingga membuat ibadah terasa mudah dan langkah kaki lebih ringan untuk melakukan kebaikan.


Semua nikmat yang ada di bulan Suci Ramadhan tentunya hanya bisa diraih bagi mereka yang berpuasa. Nikmat saat berbuka, nikmat punya hati yang peduli pada sesama, nikmat untuk meraih predikat taqwa, dan terlebih lagi nikmat terbebas dari api neraka karena kesempatan untuk mensucikan diri dari dosa-dosa terdahulu.  Jangan sia-siakan kesempatan untuk bertemu bulan suci Ramadha tahun ini, karena belum tentu tahun depan kesempatan itu terulang kembali.  Nikmat yang luar biasa, karena dipertemukan dengan bulan yang penuh berkah, penuh kebaikan serta kesempatan untuk menempa diri agar kita bisa menjelma menjadi pribadi bertaqwa, serta membersihkan diri kita dari dosa-dosa terdahulu.


Sungguh rugi bagi mereka yang tidak berpuasa padahal tidak ada halangan syar'i. Mampu menunaikan ibadah puasa, tapi lebih memilih tidak berpuasa dengan alasan yang dibuat-buat. Meninggalkan kewajiban puasa satu hari saja tanpa alasan yang dibenarkan oleh agama akan mencabut keimanan didalam dada, nikmat tertinggi dalam hidup. Syaikh Abdul 'Aziz ar-Rajihi -hafizhahullah- berkata, “Barangsiapa mengingkari kewajiban puasa (Ramadhan), maka dia kafir, murtad dari agama Islam. Karena dia telah mengingkari satu kewajiban besar dan satu rukun dari rukun-rukun Islam, serta satu perkara yang diketahui dengan pasti sebagai ajaran Islam." Begitu pula, kita tidak boleh meremehkan kewajiban yang lain seperti sholat lima waktu sebagai seorang muslim agar keimanan kita tetap terjaga apalagi di bulan suci Ramadhan, bulan yang dimuliakan Allah SWT. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Nikmatnya Ramadhan Bagi Yang Berpuasa"