Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ramadhan In Progress, Jangan Kasih Kendor! 

Oleh: Nur Itsnaini Maulidia (Penulis)


Bulan Ramadan kembali hadir di tengah kita. Bulan yang penuh kemuliaan, berkah, rahmat, dan ampunan. Allah SWT telah menjanjikan pahala berlipat ganda selama bulan suci ini bagi siapa saja yang menunaikan amal saleh yang dilandasi oleh keimanan dan dilakukan ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT. Karena itu, sepantasnya setiap muslim senantiasa bersemangat untuk melakukan amal-amal saleh selama Ramadhan. 


Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, Smart With Islam Bangil mengadakan acara FOLIUM (Forum Literasi dan Diskusi Ilmu Islam) dengan tema "Ramadhan In Progress, Jangan Kasih Kendor!" Acara dilaksanakan pada hari Ahad, 17 April 2022 di MT Bustanul Amilin Bangil, yang dilanjut dengan buka puasa bersama. 


Membahas seputar Ramadhan, Kak Dia selaku pemateri menjabarkan fakta tentang kebiasaan yang dilakukan masyarakat khususnya para remaja di bulan mulia ini. "Kebanyakan remaja kalau memasuki bulan Ramadhan adalah sibuk mengatur jadwal bukber, mager bahkan maraton nonton drama Korea agar tidak terasa dahaga dan laparnya. Masuk pertengahan, mereka sibuk membeli baju dan kue lebaran, hingga yang terjadi di akhir Ramadhan semakin kendor ibadahnya." 


Kebiasaan masyarakat seperti ini tidak lain disebabkan oleh minimnya suasana keimanan karena tidak diterapkannya syariat Islam di tengah-tengah masyarakat. Sedangkan orang kafir terus menerus mengeluarkan produk yang memperdaya manusia hingga melalaikannya dari ibadah, terutama di bulan yang penuh rahmat Allah ini. 


Padahal Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Mas’ud Al-Ghifari: 


“Kalau hamba-hamba Allah SWT mengetahui balasan dan keutamaan Ramadhan, maka umatku pasti akan berharap agar sepanjang tahun menjadi Ramadhan.” (HR. Tabrani, Ibnu Khuzaimah, dan Baihaqi). 


Hadis tersebut memberi pemahaman kepada kita bahwa Ramadhan memang bulan yang istimewa. Karena keistimewaannya, kalau bisa setiap bulan dijadikan Ramadhan. Sebab hanya di bulan Ramadhan pahala bisa berkali-kali lipat digandakan, pun dengan puasa wajib hanya ada di bulan Ramadhan. Bagi pelaksana akan diberikan predikat takwa sebagaimana firman Allah SWT. 


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ 


"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al-Baqarah: 183). 


"Oleh karena itu, Ramadhan kali ini, jangan sampai kita melaksanakan puasa hanya menahan lapar dan haus saja, tapi harus bisa memaksimalkan amal saleh agar mendapatkan tumpukan pahala dan meraih predikat takwa.  Karena Rasulullah SAW pernah bersabda, betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga. Hadis ini diriwayatkan Ath Thabraniy dalam Al Kabir," jelas Kak Dia. 


Kak Dia juga mengingatkan kepada peserta bahwa di sepuluh malam terakhir bulan  Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam tersebut dianjurkan untuk memperbanyak amal-amal saleh seperti bersedekah, i'tikaf, tilawah dan shalat sunnah. 


Tak lupa Kak Dia juga berbagi tips dengan peserta FOLIUM agar di sisa Ramadhan ini aktivitas remaja lebih produktif dan membuahkan pahala, diantaranya sebagai berikut. 


1. Mengubah mindset bahwa segala aktivitas di bulan Ramadhan ini dilipat gandakan pahalanya, sehingga tidak sudi untuk melakukan amal yang sia-sia. 


2.  Mengkaji Islam kaffah agar ruh Islam terus menginternalisasi dalam diri. 


3. Mendakwahkan Islam kaffah. Mendakwahkan Islam kaffah tidak cukup hanya pada satu atau dua orang, melainkan terus menerus hingga Islam tersebar dan tegak di muka bumi. 


4. Istiqamah melakukan hal di atas hingga Ramadhan berakhir. 


"Yuk lebih semangat lagi melakukan amal saleh dan mengkaji Islam. Semoga kita semua bisa meraih malam Lailatul Qadar dan mendapat predikat hamba yang bertakwa dari Allah," seru Kak Dia mengakhir acara. Wallahu a'lam. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Ramadhan In Progress, Jangan Kasih Kendor! "