Seorang Ibu Tega Membunuh Anaknya, Siapa Yang Salah?
Oleh: Zakiya Salsabila A
Kasus seorang ibu di Brebes yang tega menggorok 3 anaknya beberapa waktu lalu sempat menarik perhatian para warganet di sosial media. Tentu saja kasus ini bukan yang pertama juga bukan yang terakhir. Masih banyak kasus kekerasan lainnya juga yang tak sampai terdengar telinga kita, bahkan yang lebih parah dan lebih sadis.
Mirisnya, kasus pelecehan seksual, perceraian, pemerkosaan juga tak kalah ramainya di sosial media. Dari anak kecil sampai remaja, dewasa maupun tua, semuanya pernah menjadi salah satu korban atas kasus-kasus tersebut.
Logikanya, jikalau kasus seperti ini serta merta dibiarkan mengambang, hari demi hari, waktu demi waktu pasti akan semakin menjadi-jadi. Lalu, apa dampak yang akan mempengaruhi masa depan negara kita ini? Katanya merdeka, tetapi yang selalu nampak di berita televisi adalah kasus perzinaan, anak bunuh ayah, ayah bunuh anak, istri selingkuh kepergok suami, anak dibawah umur sudah hamil diluar nikah, perceraian, lalu..
Apakah dengan berbagai macam problematika ini kita sudah bisa mengatakan negeri kita merdeka? Apakah itu suatu kebanggaan? Naudzubillah, justru itulah jalan-jalan yang bisa memancing adzab Allah semakin dekat dengan kita. Jangan sampai ya..
Sobat, sudah semakin banyak problematika umat di luar sana yang ngebuat otak juga ikut keblinger dengernya. Semua itu disebabkan salah aturan, salah sistem. Sebab kita ini sekarang sedang di gayuh oleh roda kapitalisme, liberalisme, yang menyebabkan hancurnya keadaan suatu negara. Namanya juga sistem kufur, dimana sistem ini memakai hukum-hukum selain pada Allah, jadi ya jelas dampak yang kita rasakan hari ini dengan diberlakukannya sistem kufur tersebut.
Jauh beberapa ratus tahun lalu islam memimpin dunia selama 13 abad lamanya. Semua masyarakatnya, semua warganya hidup di atas atap yang nyaman nan aman, karena berlaku hukum islam,dan hukum Al-Qur'an juga as-sunnah di terapkan. Bahkan dengan 14 abadnya, institusi khilafah islam ini hanya ada 200 jumlah kejahatan yang terjadi. Terbuktikan seberapa disiplin dan apiknya kekhilafahan pada masa itu.
Lalu, apalagi jika solusinya bukan dengan mengganti sistem kufur dengan kembali pada fitrahnya, yaitu sistem islam. Dalam islam semua problematika umat dapat terpecahkan, semua berlaku hukum Allah. Karena dzolimnya hukum sekarang adalah tidak memanusiakan manusia. Semuanya rusak akibat hukum Allah dicampakkan. Semoga pertolongan Allah kian dekat, dan semoga khilafah islan kembali tegak. Aamiin. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Seorang Ibu Tega Membunuh Anaknya, Siapa Yang Salah? "