Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alhamdulilah, Masih Bisa Terus Menulis di "Remaja Perubahan"


 Oleh: Mochamad Efendi


Tidak terasa sudah hampir lima tahun ide-ide mengalir dari kepala ini agar bisa menginspirasi.  Dari apa yang dilihat, didengar dan dibaca, kemudian  dituangkan menjadi satu tulisan untuk diketahui banyak orang dan siapa tahu menginspirasi mereka untuk berubah menjadi lebih baik. Sudah lebih dari 80 tulisan terkirim dan diposting di "Remaja Perubahan". Masih terekam dalam ingatan saat tergabung dalam penulis "Komunitas Garis Bawah", semangat menulis terus terpompa oleh sahabat yang juga suka menulis. Pertama kali tulisan diposting di Remaja Perubahan yang dulu masih bernama Soeara Pelajar. Awalnya dibantu teman untuk mengirim tulisan dengan Judul "Stop Gaul Bebas Hidup Mulia dengan Islam, akhirnya keterusan dan terasa menulis begitu nikmat.  Bukan beban, tapi sesuatu yang menyenangkan saat mampu membuat satu karya meskipun tidak mendapatkan imbalan materi, tapi nikmat ini lebih dari materi yang mungkin kita dapat saat kita meninggalkan idealisme dan menulis hanya untuk siapa yang mampu membayar mahal. Seperti para buzzer yang mana tulisannya tidak didasarkan pada idealisme sebagai seorang muslim sejati.


Baru kusadari ternyata sudah banyak karya yang tercipta, mulai dari tulisan yang bertema nasehat, adab, tips bahkan yang menanggapi fenomena yang ada disekitar yang lagi viral. Semoga semua itu menjadi ladang pahala dari orang-orang yang terinspirasi dan mau berubah menjadi lebih baik setelah membaca semua tulisan yang sudah terposting di remaja perubahan. Semoga banyak remaja yang mau membaca dan berubah menjadi remaja muslim yang hebat kerena mau mengatur hidup mereka dengan Islam. Bangkit dan melangkahkan kaki mereka untuk menciptakan banyak jejak-jejak kebaikan dan terus berkarya, bukan rebahan dengan HP ditangan, menyaksikan konten-konten sampah atau hanya sekedar main game online. Sungguh rugi bagi remaja yang suka menyia-nyiakan waktu, tanpa ada usaha untuk berlatih dan mengasah kemampuan agar canggih dan hebat. 


Semangat untuk terus menginspirasi dengan tulisan-tulisan berkonten Islami tidak boleh mati. Semangat ini harus terus menyala meskipun tidak ada lagi yang mengapresiasi karena semua yang dilakukan hanya untuk mencari ridho Allah, bukan untuk sebuah pujian atau jempol dan tidak pula untuk mendapatkan uang dari siapa yang mampu membayar. Menjadi penulis mabda'i yang hanya menyuarakan kebenaran Islam harus kita pegang teguh sebagai idealisme yang tidak boleh pudar dan terbelokkan oleh iming-iming materi yang mungkin menggiurkan bagi kebanyakan orang. 


Berkomitmen untuk membuat satu karya dalam satu hari atau  setidaknya satu minggu harus tercipta satu tulisan. Tidak ada hari tanpa menulis, sehingga waktu terasa berwarna dan tidak ada yang sia-sia. Daripada berdiam diri tidak melakukan apa-apa segera ambil HP, dan segara ikat semua ide yang tiba-tiba muncul dalam pikiran dengan menulisnya. Kalaupun tidak bisa selesai pada saat itu, bisa diteruskan pada kesempatan lain, saat kita tidak sedang sibuk. Dalam waktu 24 jam, pasti ada waktu luang, biasanya digunakan untuk santai tanpa ada satu karya tercipta, tapi dengan menulis, setiap  waktu berharga, jangan dibiarkan berlalu begitu saja tanpa ada rangkaian kata-kata untuk mengungkapkan buah pikiran kita yang manarik untuk dibagi pada orang lain.


Terima kasih Yaa Allah, hidup ini terasa berwarna dengan menulis. Alhamdulilah sebuah anugrah yang luar biasa dari Mu Yaa Allah, memiliki kemampuan untuk merangkai kata-kata yang bisa menyampaikan buah pikiran yang tersimpan dalam kepala ini dalam sebuah tulisan yang bisa dipahami orang lain dengan mudah. Hal yang paling mudah adalah menuliskan apa saja yang kita alami, apa yang kita dengar atau lihat serta apapun yang kita baca. Ide itupun bisa datang dari imajinasi yang dikaitkan dengan Islam agar bisa menginspirasi yang lain untuk berbuat kebaikan dikaitkan dengan ajaran Islam yang lurus dan mulia.


Bersyukur diberikan kesempatan untuk bisa mewarnai dunia remaja dengan Islam. Alhamdulilah, masih dipercaya untuk menghiasi "Remaja Perubahan" dengan ide-ide Islami. Semoga, lebih banyak remaja muslim yang tercerahkan pemikiran mereka dan mau berubah dan hijrah dengan menapaki jalan lurus, jalan orang-orang telah diberi nikmat. Remaja hebat harus terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dengan Islam. Remaja adalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin masa depan. Ditangan mereka, kehidupan Islami bisa terwujud, dengan diterapkan Islam secara kaffah dalam sistem khilafah. Penduduk suatu negeri yang bertaqwa akan membuka pintu berkah dari langit dan bumi. Bencana alam bertubi-tubi dan masalah pandemi yang membelit negeri, semoga segera terhenti karena penduduknya yang bertaqwa dan karena remajanya yang memiliki pemikiran cemerlang dan mau berjuang untuk tegaknya Islam dimuka bumi. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Alhamdulilah, Masih Bisa Terus Menulis di "Remaja Perubahan" "