Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seberapa Pentingkah Melek Politik?


 Oleh: Ninda Mardiyanti YH


Guys, disaat ada permasalahan korupsi, pernahkah kalian mendengar kalimat seperti ini “dari urusan politik memang pusing ya, mending jadi rakyat. Lebih baik jadi penikmat saja dari pada pemain”. Gimana, Guys? Pernah mendengar? Kalimat seperti ini memang tidak jarang lagi kita dengar. Biasanya sering terlontar dari orang yang tidak suka dari perpolitikan. Alasannya ingin menghindari stress dan keruwetan. Akhirnya banyak dari kalangan pemuda, termasuk mahasiswa yang akhirnya buta politik.


Padahal, Guys, imbas dari tidak meleknya pada politik ketika berbagai harga naik dipasaran akhirnya dinikmati saja. Harga minyak yang sampai saat ini masih melambung tinggi, BBM juga ikut naik yang menjadi airnya kendaraan, gas LPG yang menjadi jantungnya dapur para ibu rumah tangga pun ikut naik. Apakah semua itu hanya kita nikmati? Apalagi ditengah kondisi pandemi dengan keuangan keluarga yang diuji, cukupkah kita hanya menikmati? Sampai kapan? Bersyukur jika Allah memberikan finansial yang lebih, tapi bagaimana dengan orang lain? 


Guys, coba kita amati satu per satu dari setiap permasalahan yang menimpa baik dari sisi ekonomi, pendidikan, pergaulan dan yang lainnya. Kita ambil contoh masalah yang paling gampang dimana sering dialami oleh ibu rumah tangga. Contohnya harga minyak, BBM, dan gas LPG naik dalam waktu berdekatan. Dari sini bisa kita analisis secara mendalam, kenapa harga minyak goreng mahal? Padahal Indonesia kaya akan perkebunan sawitnya. Begitupun dengan BBM dan LPG kenapa bisa mahal? Padahal migas di Indonesia itu sangat luar biasa. Belum lagi dengan kasus tahu, tempe, beras, cabe sering mengalami kenaikan, padahal SDA Indonesia sangat melimpah. Hal ini yang menjadi pertanyaan kita semua. Jika tidak dikelola oleh masyarakat Indonesia lalu oleh siapa? Mereka dengan tega menyerahkan kekayaan ini kepada swasta atau bahkan asing sampai mengorbankan rakyat. Jika hal ini terus dibiarkan mau sampai kapan rakyat terus menderita?


Jadi, Guys itulah kenapa pentingnya kita melek politik. Namun terkadang banyak dari masyarakat yang memandang bahwa politik itu tempatnya orang-orang berkorupsi, politik itu hanya membahas soal pemilu, undang-undang sebab fakta yang terlihat memang demikian. Pola pemikiran seperti itu yang harusnya di    ubah, sebab Islam memiliki pandangan yang berbeda mengenai perpolitikan ini. 


Dari segi maknanya politik Islam adalah pengaturan urusan umat dengan aturan-aturan Islam, baik di dalam maupun di luar negeri. Aktivitas politik ini dilakukan oleh rakyat dan pemerintah. Pemerintah merupakan lembaga yang mengatur urusan rakyat secara praktis. Kemudian rakyat mengontrol dan mengoreksi pemerintah dalam melaksanakan tugasnya. 


Oleh karena itu, Guys bilamana pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menyengsarakan rakyat maka rakyat wajib untuk mengingatkan. Bahkan hal kecil ketika kita mengingatkan kepada teman kita itu sudah termasuk ke dalam aktivitas politik. Sebab yang digaris bawahi dalam Islam makna politik itu adalah mengurusi dan mengoreksi. 


Guys, kebayangkan jika kita diam saja bagaimana nasib rakyat? Orangtua kita hanya mengharapkan pada kita untuk menjadi pemain dalam melawan kezaliman ini. Apalagi mahasiswa, orangtua pun sangat percaya bahwa mereka adalah intelektual perubahan. Jangan biarkan pola pikir kita tercekoki dengan pemikiran Barat, dimana kita cukup hanya sebagai penonton saja. Jadi, Guys marilah bergerak, ubahlah cara pandang bahwa aktivitas politik penting kita jalankan untuk meraih keberkahan. wallahu 'alam bishawab. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Seberapa Pentingkah Melek Politik?"