BBM Naik, Apa Penyebabnya?
Oleh: Ghina Sonia
Hai guys! Beberapa waktu ke belakangi kita diramaikan sama harga gorengan yang mendadak jadi naik, atau jadi kecil... Eh lagi nenangin dompet dari permasalahan itu, diri ini malah jantungan 1/2 sekarat gara-gara ada berita kalo bahan bakar mengemudi Pertamax jadi naik, Rp.13.000 lebih mahal dibanding pertalite. Duh dengernya aja udah cenat cenut gitu.
#BBM Naik, Apa Penyebabnya?
Yuk! Guys! Merapat.. jadi kita belajar dulu kandungan dari Pertamax dan Pertalite. Naah.. jadi dalam ilmu permotor-mobilan and tatangkian, Pertamax itu kandungan bensinnya hampir mendekati 100%, hal itu membuat Pertamax atau yang pake bahan bakar itu, jadi nggak gampang abis, terus ngejaga kualitas motor, sementara Pertalite sebaliknya, jadi yang mau jalan-jalan jauh alias pulang kampung, Pertamax solusinya. Tapi, pada kenyataannya banyak orang-orang merantau hanya menghasilkan gaji pas-pasan, so.. solusi terdekat yang mereka ambil katakan "TIDAK PADA MUDIK" mendem rindu ajah. Jadi intinya naiknya BBM itu merugikan semua muanya.
"Biarin ah.. orang lain mah akumah kan nggak jauh pulang kampung nya!" Eits.. jangan salah, tetep rugiin kita lho. Mau tau? Yok simak! BBM adalah bahan bakar yang wajib bagi setiap kendaraan di jalan raya. Jadi, kalau kalian bilang sepedah anak balita roda tiga/empat bukan yah! Orang pake kendaraan ada yang untuk ketemuan keluarga, temen, rekan kerja, ada juga yang dipake untuk anter-anter barang, dll. Jadi, BBM dasar dari segalanya. Objek bisa naik harga tergantung segimana habisnya bensin, dan hal itu sama saja dengan tukang sayur-sayuran di pasar, bisa mahal tergantung biaya kirim petani ke pasar tersebut. Rugi nggak? Rugi lah!
Kalau kenaikan BBM ini terus dibiarkan, bisa-bisa 1 tangkai bayam Rp.5.000 dan bahkan bisa aja 1 gorengan 5juta, terus gimana solusinya? Yuk mari kembali kepada pengaturan energi dalam syariat Islam. Jika diatur dengan syariat Islam, insyaallah lebih berkah. []


Posting Komentar untuk "BBM Naik, Apa Penyebabnya?"