Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dahsyatnya Amal Disertai Iman


 Oleh : Rantika Nur Asyifa


Suatu kali Umar bin Khattab ra. melewati sebuah rumah seorang pendeta. Pemilik rumah kemudian muncul. Begitu melihatnya, Umar menangis. Umar ingat, Allah swt. berfirman :

" Yang bekerja keras lagi susah payah. Dan memasuki neraka yang sangat panas." (Al-Ghasyiyah : 3-4).


Umar sadar, yang masuk neraka bukan hanya orang yang tidak beramal. Bahkan orang yang telah beramal serius, bekerja keras, beribadah gigih, sangat berpotensi masuk neraka. Itu terjadi jika amal tidak dilandasi syaratnya, yaitu beriman kepada Allah swt. (Ikhlas dan cara nya sesuai dengan syariat).


Sobat perubahan, jadi aktivitas, pekerjaan, kegiatan, atau amal berakhir sia-sia jika tanpa dilandasi iman kepada Allah. Amalan yang telah dikerjakan bagaikan debu yang berterbangan dan tidak ada pahala yang mengalir.


Dahsyatnya amal jika disertai iman, hingga Allah ta'ala tidak menerima seorang non muslim menebus dosa dirinya dengan emas sepenuh bumi atau dengan apapun yang ada di bumi.


" Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang banyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong." (Ali Imran : 91).


Dahsyat iman inilah yang menjadikan Asiyah binti Muzahim, istri Fir'aun, lebih memilih ditindih batu daripada mengakui ketuhanan Fir'aun. Yang kemudian Allah angkat ruhnya sebelum batu menindihnya.


Kemudian juga yang terjadi pada kisah Sumayyah, lebih memilih disiksa oleh Abu Jahal di tengah terik nya padang pasir. Dan masih banyak lagi kisah para sahabat yang rela disiksa dan menahan rasa sakit yang luar biasa hanya untuk tetap mempertahankan keimanan.


Maka dari itu, keimanan itu penting untuk dijaga agar tidak futur bahkan sampai lepas dari diri dan hati. Setiap amal, kegiatan, dan aktivitas harus disertai keimanan jangan sampai menjadi sia-sia dan bahkan merugikan dikemudian hari.


Wallahu a’lam bisshawab. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Dahsyatnya Amal Disertai Iman"