HP dan Tantangan Remaja Zaman Now
Oleh: Mochamad Efendi
Remaja dulu dan zaman sekarang hidup dalam dunia yang berbeda. Dahulu mereka bermain dalam dunia nyata, tidak seperti sekarang hidup dalam dunia maya. Remaja zaman dulu bermain dan bertemu secara offline, tapi sekarang mereka rebahan di kamar sendirian dengan HP di tangan, bermain secara online. Generasi Millenial tidak bisa jauh dari HP dan sudah menjadi gaya hidup mereka. Begitu mudahnya mengakses apa saja yang baik maupun yang buruk dalam informasi global tanpa batas.
Tanpa dasar akidah yang kuat, keburukan akan mudah mempengaruhi mereka. Hidup dalam sekularisme membuat remaja hidup tanpa pegangan agama yang kuat sehingga jiwa mereka rapuh dan mudah terpengaruh hal-hal buruk yang tersebar di sosial media. Kita harus saling bergandengan tangan, saling menguatkan dan mengingatkan dengan Islam agar generasi millenial terjaga dari pengaruh buruk sekularisme. HP adalah tantangan bagi generasi muslim millenial dari derasnya arus informasi yang tidak hanya membawa kebaikan tapi juga keburukan.
Hp ibarat pisau yang sangat bermanfaat di tangan orang yang tepat. Tapi HP akan membawa kerugian dan keburukan di tangan mereka, remaja yang hanya suka bersenang-senang dan lupa akan tujuan hidup. Dengan bermain HP sepanjang waktu, membuat mereka malas melakukan sesuatu untuk mengupgrade kemampuan mereka. Sepanjang hari rebahan di kamar atau nongkrong di warkop bersama teman tapi tidak saling bertegur sapa di dunia nyata. Mereka sibuk dengan HP dan teman di dunia Maya, dari pada teman dalam dunia nyata.
Gaes, sudahkah kalian menggunakan HP untuk kebaikan. Begitu mudahnya kita mengakses informasi untuk menambah wawasan. Belajar lebih mudah dengan HP di tangan. Segala sesuatu yang kita tidak tahu, bisa begitu mudah untuk mendapatkan jawabannya. Konten-konten Islami yang menginspirasi juga bisa dapat dengan mudah kita dapatkan untuk memperkuat diri agar lebih semangat untuk berislam secara kaffah. Kita juga bisa membagi buah pikiran Islami yang menginspirasi agar orang lain mau berbuat kebaikan sesuai dengan ajaran yang lurus dan mulia, Islam. Sungguh, HP sangat berguna jika kita menggunakannya untuk berdakwah, menyampaikan kebenaran hakiki, Islam.
Namun, ketika HP di tangan orang yang salah bisa merusak diri sendiri maupun orang lain. Tidak sedikit mereka yang ingin viral dan terkenal secara instant membuat konten yang menyesatkan. Keburukan yang mereka lakukan mudah untuk disebarkan dengan HP di tangan. Pengaruh buruk mudah tersebar jika kita hanya berfikir keuntungan materi dengan membagikan perilaku nyleneh dan bahkan lebih rendah dari seekor binatang. Hanya mengejar like, subscribe dan comment, perilaku buruk yang nyleneh dan aneh diposting dan dibagikan di sosial media. Akibatnya banyak perilaku yang menyesatkan, bertentangan dan dilarang dalam ajaran Islam bertebaran di sosial media. Tidak sedikit dari apa yang menyesatkan diambil dan ditiru kemudian menjadi gaya hidup remaja yang kehilangan jati diri mereka sebagai muslim sejati. Pemikiran dan perilaku sekuler yang dipromosikan secara blak-blakan tanpa rasa malu ternyata sudah mempengaruhi perilaku sebagian besar remaja Millenial saat ini.
Mereka yang sebelumnya malu untuk menunjukkan perilaku menyimpang, setelah menonton konten-konten nyleneh jadi ikut-ikutan jadi aneh. Rasa malu hilang karena merasa dapat dukungan, like dan subscribe yang bisa memberi keuntungan materi dan juga aksi untuk unjuk diri meskipun salah, aneh dan nyleneh bahkan lebih rendah dari binatang.
HP adalah produk teknologi yang sangat bermanfaat saat digunakan untuk kebaikan. Namun, teknologi akan merusak saat digunakan untuk mendukung keburukan dan kesesatan. Baik atau buruk HP tergantung pada orang yang menggunakannya. Sudahkah kita menggunakan HP untuk menciptakan jejak-jejak kebaikan yang menjadi bekal kita nanti saat harus kembali menghadap pada Sang Pemilik Hidup. Ataukah malah sebaliknya, HP menjadikan pemiliknya merugi bahkan celaka karena sudah menggunakanya untuk keburukan dan menginspirasi orang lain berbuat keburukan.
Gaes, sungguh beruntung yang bisa menggunakan HP sebagai alat penunjang untuk berdakwah. Dakwah akan lebih mudah dengan berbagi ide-ide dan koten Islami yang menginspirasi. Berdakwah dengah HP, jangkauannya lebih luas. Kita bisa saling menasehati dengan teman yang tinggalnya jauh dari tempat tinggal kita, bahkan dengan mereka yang tinggal diseberang lautan. Apa yang kita sampaikan juga akan bisa diakses lebih banyak orang bahkan pada orang yang kita tidak saling mengenal. Tentunya akan lebih banyak orang yang terinspirasi dari usaha dakwah kita dengan HP di tangan.
Kesungguhan kita dalam berdakwah ditunjang dengan HP di tangan akan membawa hasil yang maksimal. Tentunya dengan banyaknya orang yang terinspirasi oleh usaha dakwah kita, pahala jariyah akan terus mengalir dan menjadi bekal kita nanti saat kembali kepada Allah SWT. Ibarat kuda liar yang belum ditaklukan, HP bisa sangat berbahaya dan merusak generasi, namun saat kita mampu menaklukkan diri kita dengan membangun pemikiran dan pola sikap yang Islami sehingga terbentuklah benteng kuat dalam sebuah sosok remaja berkepribadian Islam, HP akan menjadi alat yang bermanfaat untuk menciptakan lebih banyak kebaikan. HP adalah tantangan bagi remaja muslim millenial untuk lebih aktif dalam dakwah, menyeru pada kebenaran Islam dan kesabaran. []


Posting Komentar untuk "HP dan Tantangan Remaja Zaman Now"