Menebar Kebaikan Sungguh Menyenangkan
Oleh: Mochamad Efendi
Sungguh menyenangkan saat diri mampu berbuat kebaikan untuk orang lain. Kebahagiaan ini tidak bisa dibeli dengan uang tapi bisa dirasakan saat kebaikan telah dilakukan oleh tangan dan langkah kaki kita. Berjalan sesuai dengan tujuan hidup yang benar sungguh menyenangkan. Berbuat apa adanya sesuai dengan aturan Allah SWT. membuat langkah hidup terasa ringan dan hati merasa tentram. Sungguh menyenangkan jika usaha yang kita lakukan membawa kebaikan bagi orang lain. Sekecil apapun kebaikan yang kita tanam, akan tumbuh dan berbuah kebaikan. Jadi tidak ada satu kebaikan yang sia-sia jika semua itu sesuai dengan ajaran Islam dan dilakukan ikhlas karena Allah. Setiap kebaikan yang kita lakukan akan membersihkan hati agar terus bersinar dan mampu merasakan kebahagiaan karena pandainya hati untuk bersyukur. Hati yang bersih dan terbebas dari penyakit akan mudah merasakan kebahagiaan, bukan hati yang dipenuhi dengan penyakit; kebencian, iri dan dengki yang menjauhkan kita dari kebahagiaan hakiki.
Sungguh menyenangkan saat bisa membantu orang lain menyelesaikan masalah mereka. Jadi tidak ada yang sia-sia dari kebaikan yang tercipta oleh ikhtiar dan do'a kita. Kalaupun tidak kita rasakan saat ini, balasan kebaikan pasti kita akan rasakan berupa kebaikan nanti. Dan pastinya gaes, kebaikan yang dilakukan ikhlas karena mencari ridho Allah akan mendapatkan balasan di akhirat nanti dengan sebaik-baik tempat kembali, surgaNya.
Jadi gaes, tidak ada ruginya melakukan kebaikan. Dan balasan kebaikan tidak harus kita rasakan dalam bentuk materi saat ini juga. Rasa tenang mengalir dari hati sanubari yang terdalam saat tangan kita mampu membantu dan berbuat kebaikan untuk orang lain balasan terindah dalam hidup. Senang melihat mereka tersenyum bahagia karena pertolongan dan uluran tangan kita adalah balasan kebaikan.
Saat kita mampu menjaga kebaikan di tengah masyaratak, kita bisa hidup tenang dan menyenangkan dengan lingkungan yang baik karena tebaran kebaikan kita. Sangat berbeda jika keburukan yang kita tebar, pastinya penolakan dan permusuhan kita rasakan dari orang-orang yang membenci dan memusuhi disekitar kita karena keburukan yang tercipta. Hidup tidak tenang karena Lingkungan yang tidak menyenangkan.
Jangan sedikitpun ragu untuk menebar kebaikan karena hasilnya pasti juga kebaikan. Dalam Al-Qur 'an surat Al-Isra' Ayat 7 dijelaskan "Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri." Pada hakekatnya kebaikan yang kita buat pada orang lain adalah untuk diri kita sendiri. Meskipun balasan kebaikan tidak langsung kita dapatkan saat kita berbuat kebaikan, yakinlah suatu saat nanti bisa kita rasakan dan dampaknya mungkin dirasakan oleh anak keturunan kita nanti. Dikaruniai anak dan keluarga yang menyenangkan hati serta kemudahan dalam segala urusan bisa jadi balasan atas kebaikan yang pernah kita lakukan. Jadi janganlah berhenti untuk menebar kebaikan. Kalaupun tidak di dunia yakinlah bahwa balasan di akhirat nanti akan lebih indah dan menyenangkan dari apa yang kita bayangkan.
Kenapa enggan berbuat kebaikan, padahal semua yang dilakukan adalah untuk diri sendiri. Balasan kebaikan tidak mesti harus bentuk materi. Kebahagiaan dalam hati, kemudahan segala urusan dan jauh dari berbagai masalah yang rumit yang membelit hidup kita adalah balasan yang mungkin akan kita terima yang nilainya lebih dari materi yang mungkin kita dapat. Belum lagi balasan nanti di akhirat atas kebaikan yang kita tebar jika kita ikhlas untuk menggapai ridho Allah.
Dengan menebar kebaikan, kita akan mendapatkan teman yang baik. Sebagai pemimpin kita punya banyak kesempatan untuk berbuat kebaikan pada banyak orang. Semua kebaikan yang kita tebar pada akhirnya kembali pada diri kita sendiri. Sebaliknya, orang jahat yang suka menebar kejahatannya, tentunya siap-siap mendapatkan keburukan dari buah perbuatannya sendiri. Ngeri, jika pemimpin yang buruk pastinya akan menebarkan keburukan pada banyak orang. Pemimpin yang tidak jujur dan dzalim pada rakyatnya akan mendapatkan keburukan sebagai balasan atas apa yang sudah diperbuat.
Gaes, lakukan setiap kebaikan dengan hati yang senang, insyaallah hidupmu akan indah, mudah dan berkah. Setiap kebaikan akan terbalas dengan kebaikan. Namun tidak semua balasan kebaikan dalam bentuk materi. Yakinlah semua akan terbalas, bisa jadi dalam bentuk yang lain. Diberi kesehatan, hati yang pandai bersyukur atas semua nikmat yang menghampiri hidup kita, keluarga yang menyenangkan hati adalah balasan kebaikan yang nilainya lebih dari materi yang kita dapat. Ingatlah mereka yang hanya berfikir materi ternyata tidak bahagia dalam hidup mereka dan berakhir dengan penjara dan kehinaan karena materi yang didapat hasil dari korupsi dan berbuat dzalim pada orang banyak. Teruslah berbuat kebaikan dan tidak usah berhitung-hitung atas kebaikan yang sudah kita tebar. Karena tebaran kebaikan akan tumbuh dan berbuah manis, yang pastinya kita sendiri yang akan memetik hasilnya.
Bersyukurlah jika banyak kebaikan bisa tercipta dan menjadi jejak-jejak kebaikan yang nantinya akan kita rasakan tidak hanya di dunia ini tapi juga di akhirat nanti. Sebaliknya jika banyak keburukan yang tercipta, segera bertaubat dan perbaiki dengan amalan kebaikan, karena dari apa yang kita tebar akan menghasilkan sesuatu yang akan kita petik dan rasakan. []


Posting Komentar untuk "Menebar Kebaikan Sungguh Menyenangkan"