Gangster Meresahkan, Harus diapain?
Oleh: Mochamad Efendi
Hidup berkelompok adalah naluri yang ada pada setiap insan sehingga manusia disebut makhluk sosial. Manusia juga lemah dan terbatas sehingga mereka tidak bisa hidup sendiri tapi butuh orang lain agar bisa tetap eksis dalam hidup ini. Sayang sekali, jika potensi untuk berkelompok tidak digunakan untuk kebaikan, tapi lebih pada aktifitas yang meresahkan masyarakat. Seperti apa yang dilakukan olah para remaja dalam gangster yang sebenarnya keinginan mereka untuk bersatu bisa menjadi kekuatan yang luar biasa. Mereka akan menjadi agen perubahan jika dibina dan diarahkan untuk kejayaan Islam. Mereka sebenarnya sekelompok remaja yang sudah tidak percaya dengan rezim penguasa, tapi mereka tidak tahu harus berbuat apa untuk melakukan perubahan yang lebih baik.
Mereka adalah potensi yang bisa dioptimalkan untuk kebaikan jika negara perduli untuk membina dan mengarahkan ke arah yang lebih baik. Ibarat air yang deras jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi sumber energi listrik yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kekuatan dan potensi para remaja yang luar biasa, sehingga sangat rugi jika dibiarkan menjadi liar dan membuat masalah ditengah masyarakat. Padahal, potensi yang mereka miliki bisa menjadi sesuatu yang dibutuhkan masyarakat. Bayangkan jika mereka berkelompok dan bisa diajak berfikir cemerlang untuk memikirkan problematika umat. Mereka akan menjadi kekuatan yang akan mampu memberikan solusi, bukan sampah masyarakat yang hanya menjadi sumber masalah.
Mereka sebenarnya ingin berbuat sesuatu tapi tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menciptakan sesuatu yang baik untuk banyak orang. Mereka hanya tahu bahwa rezim penguasa tidak mau tahu dan tidak mau mengurusi rakyatnya, sehingga mereka berfikir tidak butuh pemerintahan. Apa bedanya ada dan tidaknya pemerintah jika rakyat tidak diurusi tapi hanya diperas dan dihisab. Bahkan pemerintahan sudah beralih fungsi menjadi korporasi yang berhitung untung rugi dengan rakyatnya. Dengan dalih unvestasi satu persatu aset negeri dijual ke asing untuk memenuhi hasrat untuk terus berkuasa dan membangun dinasti kekuasaan.
Jika mereka bisa diajak berfikir cemerlang, remaja dengan potensinya yang luar biasa akan menjadi agen perubahan untuk kejayaan Islam. Sistem kapitalis sudah rapuh tunggu menunggu waktu untuk kehancurannya, oleh karena itu tugas kita bersama untuk menyiapkan generasi unggul untuk menyongsong kejayaan Islam. Gangster yang meresahkan akan menjadi kekuatan untuk perubahan hakiki jika bisa dibina dan diajak untuk berfikir cemerlang demi kejayaan Islam. Mereka pada dasarnya ingin berbuat kebaikan dan menjadi orang yang berguna namun mereka perlu bimbingan dan tuntunan agar melangkah di jalan yang lurus, bukan liar di jalanan yang membuat tindakan kekerasan yamg meresahkan.
Dalam sistem kapitalis, remaja yang memiliki potensi yang luar biasa dibiarkan dan tidak dianggap penting sehingga mereka liar tidak membawa kebaikan tapi membuat keresahan. Mereka dianggap sampah masyarakat yang tidak dianggap penting, padahal mereka adalah generasi emas yang bisa menjadi cemerlang saat diasah dan dioptimalkan kemampuannya. Hanya dengan Islam, mereka akan menjadi berharga dan menjadi aset yang bernilai luar biasa untuk kejayaaan satu negeri dalam satu kepemimpinan Islam.
Bagaikan mutiara jika terus diasah akan menjadi berharga. Begitu pula para remaja yang tergabung dalam gangster harus dibina dan diluruskan pemahamannya dengan Islam, agar mereka mampu berfikir cemerlang. Akhidah mereka harus dikuatkan dengan melalui proses berfikir yang benar. Kemudian, bangun ukhuwah Islamiyah yang kokoh diantara mereka agar saling mengingatkan untuk berbuat kebaikan. Jangan jauhkan mereka dari agama mereka, karena itu adalah benteng terakhir mereka dari pengaruh buruk sistem yang buruk dan agar setiap pengoptimalan potensi yang mereka lakukan dengan tujuan akhir untuk kejayaan Islam, bukan untuk materi ataupun jabatan serta semata nikmat dunia hanya untuk bersenang-senang.
Tidak disadari disamping terjebak masuk dalam kelompok gangster yang meresahkan, mereka jika masuk perangkap dalam jaring-jaring permainan korporasi sistem kapitalis. Profesi yang mudah menghasilkan uang sengaja diciptakan, agar remaja tergiur dan memgejar-mengejar mati-matian, tapi lupa untuk mengoptimalkan kemampuannya yang diperlukan untuk mengarungi kehidupan Generasi muslim dijauhkan dari pemahaman Islam yang benar dan hanya berfikir materi sebagai bentuk kesuksesan. Uang menjadi sesuatu yang dikejar oleh para remaja millenial, dan belajar dianggap tidak perlu untuk meraih kesuksesan yang diimpikan. Mereka malas belajar dan berjuang untuk kejayaan Islam. Mereka hanya berfikir bahwa kesuksesan hanya untuk mendapatkan materi dan bisa bersenang-senang. Keinginan menjadi pemain game online, Youtuber atau viral sebagai selebritis dadakan dimunculkan agar mereka malas belajar dan melatih satu kemampuan yang diperlukan dalam memperjuangkan Islam. Mereka berfikir pragmatis sehingga segala cara dilakukan agar bisa meraih tujuan mereka dengan mencontoh gaya hidup mereka yang sudah viral dan terkenal dengan harapan bisa juga meraih kesuksesan seperti mereka. Mereka tidak sadar sudah masuk jebakan dan mendukung korporasi kapitalis barat.
Gaes, janganlah terlena dengan kesuksesan yang semu dan menipu yang menjadikanmu menjadi budak korporasi yang hanya untuk mendukung bisnis digital mereka. Padahal kamu adalah generasi terbaik jika potensi yang kau punya bisa dioptimalkan untuk kejayaan Islam. Apapun potensi yang kau punya harus bisa dilejitkan bukan hanya semata untuk dirimu sendiri tapi untuk membela agama Allah, agar pertolonganNya segera datang untuk memenangkan umat Islam dan agar kehidupan Islami yang kita dambakan akan bisa segera terwujud. Hanya dalam sistem Islam remaja dengan potensinya bisa dioptimalkan agar mereka menjadi generasi terbaik yang akan mampu memimpin dunia dengan Islam, bukan hanya menjadi budak dan mesin produksi yang menghasilkan dan mendukung apa yang diinginkan para pemilik modal seperti yang terjadi pada sistem kapitalis saat ini. Oleh karena itu, saatnya campakkan sistem kapitalis sekuler, dan tidak usah sedikitpun ragu menerapkan Islam secara kaffah dalam sistem khilafah agar generasi terbaik yang unggul dengan kepribadian Islam dan pemikiran cemerlang bisa tercipta untuk kejayaan Islam. []


Posting Komentar untuk "Gangster Meresahkan, Harus diapain?"