Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gen Z, Yuk Bangkit!


 Oleh: Intan Nur Aini


Assalamu'alaikum brother and sister Fillah

Sob, umur kalian sekarang udah berapa tahun? ada yang masih belasan, atau udah masuk kepala dua waduh serem ya sob masa ada kepala dua hehehe. Sob, mayoritas kita ini masuk dalam katagori generasi Z biasa disingkat genZ. Kira kira kalian tau ngak sih genZ itu apa?


Generasi Z adalah generasi setelah milenial, yaitu generasi yang lahir mulai tahun 1996 sampai tahun 2012. Pada tahun 2021 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sekitar 27.94% populasi Indonesia didominasi oleh gen Z. Gen Z   juga adalah generasi digital sebab hampir semua genZ ini bermedia sosial dan berperan aktif di medsos ini, bahkan banyak dari gen Z memiliki lebih dari satu akun sosmed. kamu juga iyakan hayoo ngaku hihihi.


Para generasi gen Z sekarang ini berumur sekitar 10 tahun sampai 28 tahun. Fase-fase gen Z ini sebenarnya masa aktif, produktif, dan bersinergi. Banyak potensi yang dimiliki gen Z karena bisa dibilang  usia muda dan beranjak dewasa selain itu hidup dizaman era digital yang serba canggih dan mudah mendapat informasi. Disamping itu ada dampak positif dan negatif gen z di era digital sebab mudah menerima segala macam informasi yang baik dan lebih banyak yang menyeleweng karena tidak adanya penyaringan informasi yang tersebar ke media khususnya untuk anak anak. Oleh sebab itu banyak anak anak muda zaman sekarang yang minim akhlaq, minim ilmu miris banget. Faktanya banyak bullying yang terjadi dimana mana, depresi, insecure, bahkan yang lagi viral surat cinta anak SD berbau seks, Astaghfirullah.


Sistem lingkungan saat ini juga merusak pemahaman gen Z. Contohnya bonge citayem dijadikan panutan, bergesernya cita cita anak sekarang yang lebih memilih ingin seperti Farel Ojo dibandingke bisa nyanyi diistana daripada belajar disekolah, juga menyandang gelar youtuber daripada gelar dokter. Padahal gen Z ini akan menjadi penurus bangsa nantinya. Kebayang ngak sob negara di pegang oleh genarasi yang rusak gimana, waduh sekarang aja udah banyak banget masalah jangan sampe jadi lebih buruk ya sob. (Nauzubillah)


Beda banget generasi muda zama kejayaan Islam bisa disebut genarasi emas  karena banyak kesuksesan yang diraih oleh pemudanya. Seperti sultan Muhammad al-Fatih yang bisa menaklukkan Konstantinopel diumur 21 tahun, imam Syafi'i yang hafal 30 juz Al-Qur'an diusia 7 tahun, Usamah bin Zaid pada saat usia 18 tahun sudah menjadi panglima perang, Al-khowarijmi ahli matematika, Ibnu Haitsam ahli optik,  Ibnu Sina ahli kedokteran dan masih banyak lagi. Bukan hanya dari kalangan laki-laki ada juga dari kalangan perempuan. Seperti Rufaida Al-Aslamia, Rufaida dikenal sebagai perawat perempuan pertama dalam sejarah peradaban Islam, Sutayta Al-Mahamali, seorang ahli matematika yang memiliki andil dalam mengembangkan cabang aritmatika dan persamaan aljabar, Mariam Al-Ijliya atau yang dikenal juga sebagai Mariam Al-Astrolabiya adalah seorang astronom perempuan muslim pada abad ke-10 Masehi dari Aleppo, Suriah dll.


MasyaaAllah banget ya sob, ketika masa muda dipergunakan dengan baik, dan berada dalam lingkungan Islam terbukti menghasilkan generasi yang kualitas dan para ilmuwan.


Gen Z, kita bisa jadi genarasi yang berkualitas seperti generasi emas pada masa kejayaan islam. Yaitu dengan mempelajari Islam secara mendasar, mendalam dan menyeluruh. Mengkajinya secara rutin bergabung dengan jama'ah agar ketika kira merasa futur atau down ada teman kita yang menasehati dan menguatkan, serta ikut serta memperjuangkan islam. Subhanallah, genarasi dambaan banget ini. Makanya yuk sobat gen Z rise up for Islam. []

Posting Komentar untuk "Gen Z, Yuk Bangkit!"