Teruslah Berangkat Mengaji
Oleh: Mochamad Efendi
Mengaji perlu dilakukan secara Istiqomah, namun ribuan alasan sering menghalangi baik itu muncul dari diri sendiri maupun orang lain saat kau hendak berangkat mengaji. Langkah kaki terasa berat dan bahkan terbesit di dalam hati untuk berhenti mengaji. Jangan kau hiraukan bisikan yang melemahkan dan juga ajakan yang menghentikan langkah kakimu untuk berangkat mengaji. Sering kali karena malas kita berhenti padahal mengaji harus dilakukan secara istiqomah agar perlahan pemahaman menjadi benar, dan langkah kaki semakin mantap meniti jalan lurus, jalan orang-orang yang telah diberi nikmat bukan mereka yang mendapat adzab, dan tidak pula mereka yang tersesat.
Mengaji harus terus dilakukan tidak hanya untuk upgrage tsaqofah keislaman, namun juga incharge energi agar terjaga semangatmu untuk berbuat kebaikan. Jangan sampai kamu termasuk orang-orang yang merugi, membiarkan waktu dan usiamu terus berjalan tanpa ada jejak-jejak kebaikan yang tercipta sebagai bekal hidup nanti setelah mati. Hidup sungguh menyenangkan dengan kesadaran yang benar untuk mengatur hidup ini dengan syariatNya secara kaffah. Menjadi agen perubahan yang bisa mewarnai dengan Islam sungguh beruntung karena terus memperolah pahala jariyah dari orang-orang yang tersadarkan dan hijrah karena usaha dakwah. Dengan terus mengaji, dakwah akan terus semangat dan meningkat baik secara kwantitas maupun kwalitas. Semakin mantap saat berinteraksi dengan masyarakat karena pengetahuan dan kamampuan terus meningkat dan terjaga karena mengaji.
Malas adalah penyakit hati yang sering muncul kerena menuruti ego dan bisikan syaitan yang menyesatkan. Syaitan tidak pernah berhenti berbisik untuk membelokkan manusia dari jalan lurus. Jangan mengikuti rasa malas dan langkah-langkah syaitan yang akan membawa anak Adam pada seburuk-buruk tempat kembali, neraka jahanam. Segeralah bangkit dan semangat untuk terus istiqomah di jalan yang benar untuk menggapai ridho Nya. Hidup akan terasa tenang dan menyenangkan saat mengikuti jalan lurus sesuai dengan syariatNya. Dengan terus mengaji, langkah kaki kita akan tertunjuki ke jalan lurus, sesuai dengan tujuan hidup yang benar.
Ikhlas dalam melalukan kebaikan adalah senjata utama untuk menghilangkan kemalasan dan menghalau ribuan alasan, saat datang niat baik untuk berangkat mengaji. Melangkah dengan semangat yang terjaga karena melakukan sesuatu untuk menggapai ridho Nya. Bukan pujian atau pengakuan manusia yang terkadang memghilang, dan terkadang malah berganti cibiran yang bisa menghentikan niat baik. Dengan mengjaga niat yang ikhlas, langkah kaki tidak mudah terbelokkan meskipun tidak mendapatkan apresiasi dari manusia. Cukuplah karena Allah yang Maha mengetahui atas setiap amalan kebaikan baik yang nampak maupun yang tersembunyi, setiap amalan kebaikan kita persembahkan.
Perlunya teman yang mengajak kita ke surga yang saling memguatkan dan mengingatkan agar tidak tergelincir dengan mengikuti bisikan syaitan. Tergabung dalam komunitas remaja yang terus upgrade kemampuan dan pengetahuan tentang Islam perlu dilakukan. Bersama komunitas mengaji kita akan terjaga dari rasa malas yang sering datang menghampiri hari kita yang sedang aendiri. Segeralah bamgkit dan datangi kajiam keislaman agar rasa malam menfgilang dan bergantu dengan semamgat terus memgaji saat kita. Ertemu dengan teman-teman surga yamg terus menguatkan dan menasehati denfan Islam agar hati selalu tercerahkan dan jiwa ini terus kuat meniti jalan kebenaran. Sumghuh rugi,mereka tangenyendiri menuruti rasa malas dan membiarkan hati tertupi olehpetunjuk Ilahi. Melangkahlqh pada .ajelus ilmu yangakan memperyemukan kita dengan teman-yrmam uamg membawa oda sirgaNya dan cahays Ilmi yamg menergo hati yang lagigalau diliputi kemalasan.
Jangan berteman dengan kemalasan dengan membuat berbagai alasan untuk tidak melakukan kebaiksn. Mau berangkat mengaji tapi capek dan pingin sekali untuk rebaham dan tidur. Tiba,-tiba badan terasa sakit oadahal itu hanyalah rasa malas yang menyelimuti tubuh sehingga engga untuk bergerak dan berangkat untuk melakukan kebaiksn. Gaes, jangan kau tiruti kemalasan karena dia.hanya akan menghentikan mu dari kebaukan dengan seribu alasan.
Segera bangkit untuk menyegerakan kebaikan. Jangan ditunda-tunda karena bisikan syaitan tidak akan pernah berhenti untuk menghentikan setiap niat baik. Seribu alasan membuat badan terasa lelah dan lemah sehingga niat baik hanya menjadi keinginan dan angan-angan yang tidak pernah terwujud. Padahal, jika kita menyegerakan dan memaksakan diri untuk melakukan meskipun hawa malas terus menyelimuti tubuh, sungguh beruntung bisa mewujudkan satu kebaikan. Pergulatan rasa malas dan niat baik akan terus ada, namun jangan menghentikan langkah kita untuk melakukan kebaiksn. Teruslah berbuat kebaikan sampai semua menjadi kebiasaan dan terasa ringan untuk melakukannya.
Kemalasan adalah penyakit hati yang tiba-tiba muncul disaat semangat untuk berbuat kebaikan mulai melemah. Langkah kaki mulai gontai dan ribuan alasan mulai menghentikan setiap kebaikan. Saat itulah perlu kita luruskan niat hanya untuk menggapai Ridho Allah. Membangun kesadaran dengan terus mengaji agar kita bisa yakin dengan setiap amalan sesuai dengan tujuan hidup. Mengaji tidak akan menghabiskan waktu, malah membuat waktu berharga untuk mendapatkan pengetahuan dan semangat baru. Padahal kalau mau jujur lebih banyak waktu yang digunakan hanya untuk bersenang-senang. Menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia, sungguh perbuatan yang merugi. Mengaji akan membangun kesadaran untuk lebih bijak menggunakan waktu agar kita menjadi orang-orang beruntung yang menyadari tujuan hidupnya dan semangat dan merasa bahagia menghiasi hidup sesuai dengan syariatNya. []


Posting Komentar untuk "Teruslah Berangkat Mengaji"