Gaes, Taubat Jangan Ditunda agar Hidupmu Mulia
Oleh: Mochamad Efendi
Satu kata 'Taubat' membuat hidup kita mulia sebagai manusia. Saat manusia yang banyak salah menyadari kesalahannya, kemudian mengucapkan istighfar dan diikuti dengan perasaan bersalah dan penyesalan, kemudian berusaha berubah dan memperbaiki semua kesalahan agar sesuai dengan syariat Islam, maka saat itu hidupnya akan menjadi mulia. Sebaliknya, urusan dunia yang semu dan menipu sering membuat manusia lupa diri dan jauh dari syariat Nya, sehingga membuatnya terhina dan menjadi seburuk-buruk makhluk. Celaka jika tidak sempat bertaubat ketika masih hidup di dunia.
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222). Jika demikian, taubat adalah sangat penting untuk dilakukan agar kita termasuk orang yang dicintai oleh Allah SWT. Hidup manusia akan mulia karena masih sempat untuk bertaubat sebelum ajal datang menjemput. Sebaliknya, penyesalan sia-sia dan tidak ada gunanya bagi penghuni neraka, karena pintu taubat sudah tertutup. Mumpung masih hidup di dunia, segeralah bertaubat dan memperbaiki diri agar sesuai dengan SyariatNya, menjalankan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Bagaimana agar kita termasuk hambaNya yang bertaubat.
Pertama, perbanyak istighfar agar memunculkan kesadaran hubungan manusia dengan Tuhannya. Sebagai manusia yang lemah dan banyak melakukan kesalahan, taubat adalah langkah tepat untuk menggapai ridho Nya. Membasahi bibir kita dengan bacaan istighfar akan memunculkan kesadaran dalam hati untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik seperti apa yang diinginkan TuhanNya. Mengkaitkan setiap perbuatan dengan syariatNya adalah cara logis untuk menggapai ridho Nya.
Kedua, bersama orang-orang Sholih akan menjaga diri kita dari kesalahan karena bersama mereka kita bisa saling mengingatkan untuk bertaubat. Kita butuh teman yang bisa saling menginngatkan ditengah kehidupan dunia yang sering melalaikan manusia dari tujuan hidupnya yakni beribadah kepada Allah SWT. Bagaimana bisa kita tidak beribadah kepada Nya, padahal Allah SWT. yang telah menciptakan kita dan hanya kepada Nya kita akan dikembalikan.
Ketiga, jangan menunda jika ada kesadaran muncul untuk bertaubat. Jika merasa bersalah kepada Allah SWT., segeralah mohon ampun kepadaNya. Bersimpuh dihadapanNya untuk memohon ampun atas segala kesalahan dan dengan sungguh-sungguh berjanji untuk tidak mengulanginya. Insyaallah, taubatan yang dilakukan dengan sungguh -sungguh, taubatan nasukhah akan diterima oleh Allah, Yang Maha Penerima Taubat. Semua dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukan akan diampuni dan diganti dengan kemuliaan Namun, jika kesalahan itu telah dilakukan pada sesama manusia, maka kita harus mendatangi dan meminta maaf kepada orang yang mungkin tersakiti atau terdzolimi. Taubat membuat hidup kita mulia dan kebahagian bisa kita rasakan karena taubatan yang sungguh-sungguh untuk berubah agar setiap perbuatan sesuai dengan syariatNya untuk menggapai ridho Nya
Gaes, jangan nunggu usia tua untuk taubat karena belum tentu waktu hidupmu sampai tua. Bisa jadi pada usia yang masih belia, sehat dan kuat tiba-tiba waktu terhenti tanda ajal sudah datang menghampiri. Sebagai contoh anak masih duduk sekolah menengah, berangkat sekolah dalam kondisi sehat, tiba-tiba ditengah perjalanan pulang dari sekolah, dia terjatuh dan terlindas mobil truk. Saat itu juga dia tidak bisa tertolong dan ajal tidak bisa ditunda sedikitpun. Celaka jika selama hidupnya banyak menghiasi dengan kemaksiatan karena enggan mengatur hidupnya dengan Islam dan belum sempat bertaubat.
Memang benar kita tidak bisa mengulang waktu yang sudah berlalu, tapi kita bisa memperbaiki apa saja yang sudah terjadi selama kita masih diberi waktu. Bersyukurlah masih ada kesempatan untuk bertaubat dengan menyadari segala kesalahan yang sudah terjadi untuk segera diperbaiki. Alhamdulilah, masih ada waktu untuk menjadikan pola pikir dan sikap kita agar sesuai dengan syariat al-Khalik, Pencipta manusia, hidup dan alam semesta. Melangkahkan kaki di jalan yang lurus, yakni jalan orang-orang yang telah diberi nikmat, bukan mereka yang dapat murkaNya, bukan pula mereka yang tersesat. Sebagai hamba Allah sudah seharusnya kita menyadari untuk segera mengkaitkan setiap perbuatan kita dengan Islam, ajaran yang lurus dan mulia. Berislam secara kaffah membuat hidup kita mulia, berkah dan indah tidak hanya di dunia, tapi juga saat kita harus kembali pada Allah SWT.
Segerakan untuk bertaubat jangan bilang nanti dulu. Tidak perlu banyak pertimbangan atau bermain asumsi yang hanya membuat kita ragu dan takut untuk bertaubat. Tidak usah takut kehilangan pekerjaan, jabatan atau teman, yakinlah kebaikan yang akan kau dapatkan saat kita memutuskan untuk bertaubat dan mengatur hidup dengan Islam secara kaffah agar hidup sesuai dengan tujuan yang benar, beribadah kepada Allah SWT.


Posting Komentar untuk "Gaes, Taubat Jangan Ditunda agar Hidupmu Mulia"