Sistem Pendidikan Dalam Islam
Oleh: Annisa Zulfa (Santriwati Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Banyak mahasiswa yang terancam tidak dapat mengikuti perkuliahan karena belum bisa membayar uang kuliah tunggal (UKT), sejumlah perguruan tinggi membuka opsi pembayaran dengan pinjaman online alias pinjol.
Seperti diketahui, skema cicilan pinjol untuk membayar UKT terkuak di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Perguruan tinggi tersebut bekerja sama dengan Danacita dalam membuka opsi pembayaran UKT via pinjol bagi mahasiswa.
"Pinjol masuk kampus saya sangat menyayangkan sekali. Harusnya pihak kampus atau pemerintah memiliki solusi lain. Ini fenomena tidak baik. Entah itu pinjol resmi atau tidak, banyak mudaratnya," ujar anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya, dalam laman DPR RI dikutip Selasa (6/2/2024). (Detik.com)
Niat menuntut ilmu, tapi dibuat susah dengan biaya yang setiap tahunnya semakin tinggi, bukannya diberi keringanan bagi siswa yang ekonominya kurang, eh malah diberi opsi pinjol. Meski katanya pinjol ini dianggap cepat dan mudah dibandingkan perbankan, padahal sama saja, banyak dampak negatifnya. Selain haram, bahkan bunganya pun sangat tinggi dan semakin memberatkan. Mirisnya zaman sekarang, dengan kehidupan yang serba sulit banyak orang menghalalkan banyak cara hanya untuk dunia semata. Padahal niatnya baik, tetapi dilakukan dengan cara yang salah.
Dalam Islam, pendidikan adalah salah satu hal yang penting dan sangat diperhatikan, hal ini ditujukan agar meninggikan derajat orang-orang yang berilmu diatas orang-orang yang tidak berilmu. Islam menjadikan pendidikan sebagai kebutuhan dasar yang harus dijamin ketersediaannya ditengah-tengah masyarakat oleh negara.
"Imam adalah pemimpin dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari)
Negara wajib menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat hingga perguruan tinggi. Khusus untuk perguruan tinggi, pendalaman, pengkristalan kepribadian Islam dilakukan kepada anak bangsa.
Selain itu, pendidikan tinggi juga bertujuan untuk melahirkan para ahli dan spesialis di semua bidang kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat.
Mempersiapkan tenaga ahli yang diperlukan untuk mengatur urusan masyarakat, seperti Qadhi, ahli fiqih, insinyur, ilmuwan, dan sebagainya.
Keberhasilan Khilafah Islam dalam membangun sains dan teknologi telah terbukti selama 13 abad lamanya. Keberhasilan yang begitu spektakuler ini, tidak lepas dari visi misi pemerintah. Terwujudnya negara yang benar, yakni negara yang menerapkan Islam sesuai Al-Qur'an dan Sunnah, sehingga rakyat pun tak khawatir akan kebutuhan hidupnya karena sudah ada negara yang menjamin. Wallahu a'lam.. []


Posting Komentar untuk "Sistem Pendidikan Dalam Islam"