Agar Hati Terasa Lapang
Oleh: Mochamad Efendi
Geas, pernahkah kamu merasakan hidupmu terasa sempit karena dirundung banyak masalah. Hidup terasa berat karena semua hal dipikirkan dan dimasukkan dalam hati dan mulai berkeluh kesah dan malas untuk melakukan sesuatu. Hati mulai menyerah dan menjadi orang yang paling menderita. Lalu bagaimana agar hidup terasa lapang dan langkah kaki terasa ringan menjalani hidup meskipun menghadapi ujian hidup yang tidak mudah.
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah membangun hubungan kedekatan dengan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang agar hati terasa lapang dan beban hidup terasa ringan. Kita hadapkan wajah kita kepada yang menciptakan langit dan bumi saat sholat membuat hati terasa tenang dan semua masalah terasa mudah karena pertolonganNya. Dengan mengingat Allah, kita semakin yakin bahwa semua akan bisa teratasi dan berakhir indah dengan mengikuti petunjukNya. Yakinlah Allah tidak menguji satu jiwa diluar batas kemampuannya. Dan bersama kesulitan ada kemudahan. Jadi janganlah kita berhenti berikhtiar dan teruslah melakukan sesuatu kebaikan. Dan berharaplah hanya kepada Allah atas apa yang sudah kita kerjakan. Hanya Allah yang tahu apa yang terbaik buat kita.
Ketahuilah bahwa manusia lahir ke dunia tanpa membawa harta, dan saat meninggal pun kembali tanpa membawa harta materi. Semua yang dimiliki hanyalah titipan yang bisa diambil kapan saja. Jadi kita tidak boleh sombong dan harus bisa ikhlas saat kehilangan sesuatu yang kita cintai. Dengan ikhlas, kita mampu melepaskan diri dari penyakit cinta dunia yang berlebihan yang bisa membuat hati terasa sesak dan sempit karena takut kehilangan apa yang kita cintai. Keinginan untuk menguasai dan memiliki nikmat dunia membuat membuat diri sengsara. Rasa takut dan kehilangan, padahal semuanya hanyalah titipan yangmana kita harus siap mengikhlaskan kapanpun diambil pemiliknya, Yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Ikhlas membuat hati kita terasa tenang dan lapang dalam menjalani takdir kita dalam hidup ini.
Apapun yang kita dapat saat ini datang dari Sang Pencipta manusia, hidup dan alam semesta. Alhamdulilah masih diberi rumah untuk berteduh, meskipun ngontrak karena pada hakekatnya semua yang kita dapat adalah milik Allah. Bersyukur, masih diberi nikmat hidup dan Allah menjamin rezeki kita. Walaupun tidak punya rumah dan mobil mewah serta barang-barang branded lainnya, namun masih diberi hati yang lapang dan bisa merasakan kebahagiaan karena dikaruniai hati yang pandai bersyukur.
Untuk apa uang banyak dan harta melimpah jika hati kering, tidak pandai bersyukur atas nikmat Allah yang tak terhitung. Celakalah jika semua yang didapat diperoleh dengan cara haram. Terlebih semua yang didapat digunakan untuk berfoya-foya hanya demi memenuhi gaya hidup hedonisme hingga tergelincir dalam lembah dosa. Padahal semua harta maupun jabatan yang kita dapat akan dimintai pertanggung jawaban nanti di pengadilan akhirat yang tidak setiap jiwa mendapatkan balasan kecuali sesuai dengan apa yang diperbuat selama hidup di dunia.
Gaes, berbaik sangkalah kepada Allah apapun takdir hidup yang harus kau jalani. Tetaplah berbuat baik karena Allah Maha Baik, merencanakan yang terbaik meski melalui ujian. Janganlah mengeluh atau berputus asa saat diuji sakit. Bisa jadi itu adalah bentuk kasih sayang Allah agar kita mau mengingatNya dan mendekatkan diri kapadaNya. Berfikir positif atas takdir yang menimpa membuat hati kita terasa lapang untuk menerimanya meskipun itu bukan pilihan hidup yang disuka. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi nikmat karena pandai bersyukur sehingga bisa merasakan kebahagiaan hakiki di dunia dan layak mendapatkan surgaNya, sebaik-baik tempat kembali. Bukan orang-orang yang mendapatkan murkaNya dan tersesat yang hidupnya sengsara di dunia dan mendapatkan seburuk-buruk tempat kembali, Neraka yang menyala-nyala. []


Posting Komentar untuk "Agar Hati Terasa Lapang "