Tahun Baru Islam, Momentum untuk Hijrah
Oleh: Mochamad Efendi
Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini. Sebaik-baik manusia yang mau menyadari kesalahannya dan berubah menjadi lebih baik. Sebaliknya, mereka yang selalu merasa paling benar sehingga tidak mau mendengar dan memikirkan kebenaran hakiki yang datang dalam hidupnya akan celaka dan akan menyesal nanti saat pintu taubat sudah ditutup. Seperti penyesalan penghuni neraka, dan mereka berkata, "Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala." (Al-Mulk ayat 10).
1 Muharram, pergantian tahun hijriah adalah waktu tepat untuk hijrah dan berubah menjadi lebih baik. Sungguh beruntung mereka yang satu tahun kedepan bisa menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Introspeksi diri atas apa yang sudah dilakukan, kemudian meninggalkan semua perbuatan buruk yang akan membawa keburukan tidak hanya pada orang disekitarnya tapi juga dirinya sendiri. Mempertahan dan meningkatkan amalan kita yang baik adalah hal yang penting untuk dilakukan agar tidak menjadi orang-orang yang merugi. Jangan sampai kita menjadi orang yang celaka karena seiring bertambah umur malah menjadi lebih buruk.
Agar bisa hijrah Istiqomah kita perlu sahabat yang bisa saling menjaga dan menasehati tentang kebenaran dan kesabaran. Hidup dalam sistem kapitalis yang menjadikan materi sebagai tujuan tidaklah mudah. Banyak pemikiran yang sesat dan menyesatkan yang bisa dengan mudah diakses dari gadjet di tangan. Jika tidak hati-hati, kita bisa mengikuti trend gaya hidup hedonisme untuk mengejar kesenangan dunia yang semu dan menipu sehingga bisa melupakan tujuan hidup yang benar yakni beribadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu kita butuh sahabat sejati yang mengingatkan saat kita salah langkah dan menguatkan saat kita lemah dan jatuh dalam keputusasaan.
Jaga sholat kita, jangan sampai meninggalkannya ditengah kesibukan apapun yang kita sedang lakukan. Sholat akan menjaga kita dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan sholat kita bisa selalu mengingat Allah dengan menghadapkan wajah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Hati kita akan terasa tenang dan hidup terasa lebih mudah karena pertolongNya sebagai jawaban atas do'a-do'a kita yang selalu kita panjantakan.
Segeralah berubah dan hijrah sebelum pintu taubat tertutup karena ajal bisa datang sewaktu-waktu tanpa kita menyadarinya. Teruslah mencetak jejak-jejak kebaikan selama kita diberi kesempatan untuk hidup di dunia agar bisa dijadikan bekal kita nanti setelah mati. Yakinlah, kebaikan akan berbuah manis, balasan yang akan kita rasakan baik di dunia maupun saat kita kembali ke kampung akhirat.
Tahun baru jangan hanya diisi dengan perayaan dan hura-hura, tapi gunakan sebagai momentum untuk hijrah, memperbaiki diri dan berubah menjadi lebih baik agar kita tidak termasuk orang-orang yang merugi seperti yang disebutkan dalam surat Al-Asr. Seiring bertambahnya waktu, semoga iman kita tetap terjaga dan kita bisa saling menasehati tentang kebenaran dan kesabaran sehingga kita termasuk orang-orang yang beruntung karena bisa Istiqomah di jalan yang lurus yang diridhoi oleh Allah SWT, yaitu jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan yang dapat murkaNya, bukan pula jalan orang-orang tersesat. []


Posting Komentar untuk "Tahun Baru Islam, Momentum untuk Hijrah"