Finding The Light
Oleh: Diana Septiani*
Soeara-peladjar.com - Hayo, yang jago bahasa Inggris ngacung? Sobat, pasti udah pada 'ngeh' dong ya, arti dari judul tulisan kali ini. Yes! Menemukan cahaya. What? Emang lagi mati listrik ya, pakai acara cari cahaya segala?
Ups! Ini bukan sekedar nyari cahaya untuk menerangi ruang yang gelap gulita sob. Apalagi nyari cahaya seperti lilin. Yang bisa menyinari sekitar, tapi dirinya terbakar. Bukan! Tapi, ini mencari 'sesuatu' untuk menerangi diri kita dan kehidupan kita.
Hidup itu perlu tujuan bukan? Butuh kejelasan. Arah pandang yang terang benderang. Jadi, ga mudah terombang ambing pergaulan kayak sampah di tengah derasnya aliran sungai. Tahu mesti berbuat apa. Juga faham apa aja yang kudu dijauhi, bahkan ditinggalkan. Hm... Gimana nih caranya, yuk kita kupas tuntas semuanya disini!
Cari Ilmu untuk Hidupmu
Nah... Biar kita sama-sama tahu rambu-rambu kehidupan, kita mesti punya ilmu. Penting bin wajib deh kita menuntut ilmu. Tanpa ilmu, dunia akan kelabu. Tanpa ilmu juga, kita tidak bisa menikmati fasilitas-fasilitas di zaman se-modern ini. Bayangin, kalau kita hidup di zaman purba kala. Repot bin ribet kan. Nyalain api aja, mesti gesekkin dua batu dulu biar keluar apinya. Tapi sekarang, tinggal 'cetrekkin' korek nyala deh.
Cari Ilmu untuk Ibadahmu
Ibadah perlu ilmu? Ya, tentu. Perlu banget, sob. Andai kita hanya tahu hadis niat. Bahwa setiap amal itu tergantung pada niatnya. Dan, kita gak perdalam lagi tentang yang lainnya. Bisa-bisa, kita hanya mengandalkan niat tanpa pelaksanaan yang benar.
Pada faktanya, ada loh sob. Orang yang shalat cuma mengandalkan niat. Dengan dalih, "Kan tergantung niat." Jadi mereka, ga shalat beneran. Ga takbir, takbiratul ihram, rukuk, sujud, dan lain-lain. Hanya niat. Nah, kan berabe sob.
Parahnya lagi, kalau kita ibadah dengan ala kadarnya. Ga beramal sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW. "Gimana gue aja, yang penting ibadah". Misal, puasa di waktu yang diharamkan. Shalat ratusan rakaat, padahal Rasul ga ajarkan. Duh, capek-capek ealah malah gak dapat pahala. Lebih miris lagi, rajin dhuha yang hukumnya sunnah. Tapi ninggalin kewajiban nutup aurat. Miris kan!
Ilmu-mu untuk Amalmu
Jadi, penting buanget kan mencari ilmu itu. Ibarat mencari secercah cahaya di tengah kegelapan. Ya, ilmu itu sangat berguna untuk hidup dan ibadah kita. Sembari menuntut ilmu dunia di sekolah, jangan patah istiqomah untuk menuntut ilmu agama pula. Karena, faedahnya InsyaAllah antarkan kita ke jannah-Nya. Aamiin
Usai kita temui ilmu, saatkan amalkan. Karena, kita mencari ilmu bukan untuk menimbun demi intelektualitas kita. Tapi, memperbaiki ibadah kepada Tuhan kita. Allah. Baik, segi kuantitas terlebih kualitasnya.
Bukankah tujuan hidup kita memanglah beribadah, sob? Yuk, cek Q.S. Adz-Dzariyyat ayat 56. Jadikan setiap aktivitas kita adalah ibadah. Jadikan pula setiap ibadah kita bernilai pahala, dengan ilmu dan amal yang benar. Yang sesuai ajaran Rasulullah SAW. Wallahu a'lam bish-showwab. (az)
*Pegiat Revowriter & Pengasuh Kajian Rawits (Remaja Aktif with Islam) Cibinong, Bogor


Posting Komentar untuk "Finding The Light"