Kenapa Sih Kamu Harus Cinta Majelis Ilmu?
Oleh: Mochamad Efendi
Sobat, cinta adalah naluri yang memiliki daya dorong positif jika diatur dengan Islam dan akan membawa kebaikan. Dengan mencintai majelis ilmu, kita akan terdorong untuk mendatanginya dengan suka cita tanpa ada beban dan rasa bosan. Sungguh, majelis ilmu adalah tempat yang dimuliakan Allah sehingga malaikatpun ikut menyaksikan saat kita duduk bersama dengan para pecinta ilmu yang sedang mengkaji ilmu Allah.
Sobat, kenapa kita harus mencintai majelis ilmu? Setidaknya ada empat alasan pentingnya mencintai majelis ilmu. Pertama, ilmu akan menjaga kita agar tetap istiqomah di jalan Allah sampai ajal menjemput. Orang yang mengetahui dasar ilmu atas satu perbuatan akan melalukannya dengan penuh keyakinan. Tidak mudah goyah atas keyakinannya atas suatu kebenaran. Dia melakukan sesuatu bukan karena ikut-ikutan kebanyakan orang tapi dia tahu bahwa yang dilakukan adalah benar.
Allah mengancam orang-orang yang mengatakan sesuatu tanpa dasar ilmu. Sungguh, dzalim orang mengada-ngadakan sesuatu atas Allah padahal mereka tidak memiliki Ilmu. Mereka tidak mengatakan sesuatu kecuali kedustaan. Dia berkata atas dasar nafsu atau apa yang berasal dari nenek moyang mereka, padahal mereka juga tidak mengetahuinya.
Kedua, dalam majelis ilmu, kita akan memiliki sahabat yang sholeh yang selalu meingingatkan akan kehidupan akhirat yang kekal. Kita memiliki sahabat yang saling mengingatkan tentang kebenaran Islam dan penuh kesabaran agar kita tidak termasuk orang merugi. Sahabat pecinta ilmu tidak hanya sekedar berkata-kata tapi setiap kata yang terucap selalu dikaitkan dengan kebenaran Islam diyakini benar. Berbeda dengan orang yang bodoh sering mengada-ngada atas kebenaran padahal tidak memiliki ilmunya alias dusta belaka.
Ketiga, dengan sering mendatangi majelis ilmu, kita akan terhindar dari sifat takabur, penyakit sombong yang sangat dibenci oleh Allah. Seperti kata pepatah semakin berisi seperti padi semakin merunduk, orang berilmu akan tawadu' dan rendah hati karena ilmunya terus bertambah dengan mendatangi majelis ilmu. Celakalah orang yang berkata atau berbuat tanpa dasar ilmu atau hanya mengikuti kebanyakan orang, padahal apa yang dianggap benar oleh kebanyakan orang belum tentu benar. Orang yang tidak memiliki ilmu selalu merasa benar, padahal apa yang dikatakan hanyalah dusta yang sering menyesatkan sementara orang yang berilmu tidak akan mengatakan sesuatu kecuali kebenaran
Sobat, saat kita mendatangi majelis Ilmu untuk mengkaji ilmu Allah dengan tujuan untuk mendapatkan pencerahan dan kesadaran atas satu kebenaran yang hakiki, para malaikat ikut menyaksikan kita bersama orang-orang yang mencintai ilmu. Majelis ilmu adalah tempat yang dimuliakan oleh Allah.
Keempat, mereka yang perlahan meninggalkan majelis ilmu secara total, tidak akan mungkin istiqomah di jalan dakwah. Sering kesibukan dunia atau merasa sudah berilmu menjadi seseorang sombong dan tergelincir karena meninggalkan majelis ilmu. Bagaimana bisa seseorang bisa mengajak pada kebenaran dan kebaikan jika dia tidak menuntut ilmu. Padahal dakwah adalah perintah Allah dan jalan para nabi dan rasul. Seorang muslim sejati tidak cukup memiliki pribadi sholeh tapi juga harus juga muslikh yang mengajak pada kebenaran Islam.
Sobat, apapun keadaannya dan bagaimanapun kondisinya, jangan pernah meninggalkan majelis ilmu. Janganlah tinggalkan majelis ilmu secara total. Setidaknya satu pekan sekali luangkan waktu untuk mendatangi majelis ilmu. Insyaallah waktu itu selalu ada, jika kita memprioritaskannya. Jika tidak menjadi prioritas, maka tidak akan ada waktu dan tidak akan ada usaha untuk itu. Jangan pernah juga meninggalkan majelis ilmu karena sudah merasa berilmu atau telah menjadi “ikhwan senior”, para ustadz dan ulama pun terus belajar dan menuntut ilmu hingga akhir hayatnya. Persis sebagaimana pesan beliau Saw, "tuntutlah ilmu semenjak dari buaian hingga liang lahat." (reper/baim)


Posting Komentar untuk "Kenapa Sih Kamu Harus Cinta Majelis Ilmu?"