Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketika Khilafah Tiada... (Sebuah Refleksi)


Oleh: Al Azizy Revolusi (Founder @koreapi.1453)

Ketika Khilafah tiada
Umat Islam tercerai berai menjadi beberapa negara
Kemudian terpecah lagi dengan firqah-firqah

Ketika Khilafah tiada
Umat Islam akan terus berpecah belah
Tanpa adanya muwwahid al-ummah

Inilah pentingnya seorang Khalifah
Memimpin umat ini dalam satu pemerintahan Khilafah
Agar umat Islam tidak tercerai berai dan berpecah belah

Ketika Khilafah tiada
Perpecahan, penindasan, penganiayaan
Serta pelecehan trus terjadi pada umat ini

Imam al-Ghazali berkata,
Kekuasaan (Khilafah) dan Islam bagaikan dua saudara kembar
Khilafah sebagai penjaganya, Islam adalah pondasinya

Bila tidak ada penjaga maka sesuatu akan hancur
Terbukti, umat Islam kini tanpa penjaga
Sehingga mudah dihancurkan

Ketika Khilafah tiada
Lord Curzon, PM Inggris berpidato
'Umat Islam telah runtuh dan takkan pernah bangkit lagi karena kita telah menghancurkan Khilafah dan Islam'

Ia tahu bahwa penjaga umat Islam ialah Khilafah
Ketika Khilafah telah runtuh
Islam pun ikut runtuh

Di sekolah, kita tidak diajarkan sejarah
Bahwa umat Islam pernah menguasai 2/3 dunia
Berjaya dengan sistem Khilafah-nya

Ketika Khilafah tiada
Sejarah Islam itu ditutup-tutupi
Karena takut umat Islam kembali bangkit menguasai dunia

Padahal tegaknya Khilafah adalah kepastian
Sebab Rasulullah yang mulia telah mengatakan,
"Kemudian akan kembali Kekhilafahan yang mengikuti Manhaj Kenabian" (reper/oky)

Posting Komentar untuk "Ketika Khilafah Tiada... (Sebuah Refleksi)"