Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ikhlaskan Hati Untuk Menyambut Ramadhan


Oleh: Edy Purwanto

Segala puji hanya milik Allah SWT sholawat dan salam tetap tercurahkan kepada kekasih-Nya Nabi Muhammad SAW manusia terbaik diantara para manusia. Pujian yang amat pantas kita panjatkan ketika Ramadhan sudah semakin dekat. Bulan mulia yang selalu ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman.

Tak terasa, beberapa hari lagi Ramadhan akan hadir didepan kita. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini akan menyapa kita untuk kesekian kalinya. Bagaimana perasaan kita, senang? sedih? Atau datar-datar saja? Jika senang dengan datangnya Ramadhan maka tidak ada masalah dengan keimanan kita, jika sedih atau datar-datar saja kemungkinan ada sedikit kotoran yang menempel di hati kita. Jika demikian adanya, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat tepat untuk menghilangkan kotoran-kotoran hati tersebut. 

Persiapan apa saja yang baik untuk menyambut Ramadhan? Ya...tentu saja ikhlaskan hati untuk menyambut nya, kalau belum siap ikhlas bagaimana, apalagi Ramadhan datang tepat ketika ada wabah pandemi covid19, yang semuanya terdampak oleh wabah ini? maka paksakan untuk ikhlas, jika masih tidak bisa, maka paksakan untuk ikhlas, jika masih tidak bisa..ya kebangetan banget seorang muslim untuk belajar ikhlas saja masih berat. He..he..he..

Begini...untuk belajar ikhlas itu awalnya cukup berat. Ambil sebuah contoh orang yang ingin bangun subuh agar bisa berjamaah sholat subuh di masjid. Dia pasang alarm agar bisa bangun sholat berjamaah subuh, awalnya sangat berat untuk membuka mata,  hingga ia mencoba sedikit saja untuk menutup matanya barang sejenak. Namun apa yang terjadi.. akhirnya ia pun ketiduran. Ia pun mengulang hal sama pada esok hari dan alhamdulillah bisa bangun dan sholat subuh berjamaah di masjid. Kebiasaan ini terus ia ulang-ulang setiap hari hingga akhirnya jika ia tidak bangun subuh dan tidak sholat berjamaah terasa ada yang kurang lengkap. Secara tidak langsung sikap ikhlas sudah mulai terbentuk dalam dirinya. Yang lama-kelamaan akan terbentuk sikap ikhlas yang sebenarnya.

Ikhlas sangatlah penting untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT, selain bisa mendatangkan kebaikan dari Allah, hati pun akan menjadi tenang. Untuk itu dibutuhkan kemauan yang kuat dan usaha terus menerus agar sikap ikhlas bisa hadir di setiap jiwa kaum muslimin. Karena dengan ikhlas, ia akan menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan muncul sebuah kerinduan yang  luar biasa hebatnya kepada bulan Ramadhan. Sebagaimana kerinduan yang memuncak penduduk Madinah menyambut kedatangan sang pemimpin dikala itu. Atau sebagaimana kerinduan orang-orang sholeh yang selalu menunggu waktu sepertiga malam.

Ramadhan adalah bulan diperintahkan seluruh umat Islam di dunia, baik laki-laki maupun perempuan untuk berpuasa. Dari negeri yang aman menjalankan puasa hingga dari negeri yang sedang berkonflik senjata. Tidak berpuasa hanya sekedar menahan lapar dan dipuji oleh manusia tapi berpuasa hanya untuk mencari ridho Allah SWT. Tidak berpuasa hanya disaat kondisi ringan saja, namun berpuasa pada saat kondisi yang berat, itu baru umat Nabi yang luar biasa. Sebagaimana umat Islam generasi terdahulu.

Beginilah sejatinya umat Islam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Semoga disisa beberapa hari lagi Ramadhan ini akan tiba, kita bisa bermesraan dengan bulan yang mulia itu genap satu bulan. Dan semoga puasa kita didalam bulan Ramadhan mampu membentuk diri kita menjadi pribadi-pribadi yang kuat, tangguh, dan tentunya menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT, tidak hanya di lisan namun juga terwujud di setiap perbuatan. Aamiin... (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Ikhlaskan Hati Untuk Menyambut Ramadhan"