Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bantuin Emak Bersih-bersih Rumah, Siapa Takut!


Oleh: Siti Maftukhah

Anak laki-laki biasanya memang tak mau ribet. Pulang sekolah buka baju, baju dilempar. Buka sepatu di sembarang tempat. Langsung rebahan sambil buka HP. Tidak mau tahu, kamar berantakan. Yang penting taruh badan buat ngusir penat. Jika diingatkan: “Taruh baju di tempatnya lah nak”.

Jawabannya ada saja.
“Ntar ma,,,pasti beres sendiri” sambil tertawa kecil.

“Tanpa aku beresin,,,langsung beres sendiri,,,baju itu bakalan ada di tempatnya. Pokoknya ditanggung bersih deh ma. Mama liat aja,,,”.

Memang benar, beberapa menit kemudian baju sudah nangkring di tempat yang seharusnya. Sepatu sudah ada di raknya. Kamar tak lagi berantakan. Seakan bim salabim, ada mantra yang diucapkan sehingga semua tampak bersih dan rapi kembali. Macam tongkat Harry Potter yang sekali hentak semua bisa beres tanpa harus berpeluh untuk membereskannya.

Kejadian seperti itu sudah biasa dialami para orang tua, terutama ibu. Tapi, bukan tongkat Harry Potter yang bermain di sana. Namun tangan ibu yang dengan cekatan membereskan rumah yang berantakan akibat ulah anak-anak.

Jawaban yang diberikan anak itu lho yang bikin geregetan. Memang betul, tanpa dia susah payah, kamar yang berantakan akan beres sendiri. Karena ada ibu yang membereskannya.
Memang saat kita ada di dunia, kita mungkin masih bisa berkelit, membantah dan menjawab. Bahkan berbohong. Tapi saat di akhirat kelak, jawaban yang kita berikan tidak bisa kita setir lagi. Kita sudah tak bisa berbohong. Karena semua panca indera kita, anggota badan kita akan menjadi saksi kelak di akhirat. Semua akan “berbicara” sendiri, untuk apa mereka digunakan oleh tuannya selama di dunia.

Selama di dunia kita masih bisa menyembunyikan sebuah kemaksiatan. Namun di akhirat kelak kita tidak akan mampu untuk menyembunyikan lagi.
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan” (TQS. Yaasiin [36]: 65).

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu): (TQS. Asy-Syuura [42]: 30).

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai” (TQS. al-A’raaf [7]: 179).

Maka menjadi hal yang penting buat kita renungkan, tidak ada yang luput dari penghisaban Allah. Kelak semua akan menjadi saksi atas perbuatan kita. Tunggu apalagi, mumpung masih diberi nafas sama Allah, yuk berubah menjadi lebih baik dengan senantiasa menjaga lisan, telinga, tangan, kaki, mata dan hati kita. Dunia ini memang ujian. Maka akankah kita lulus ujian dengan menjaga anggota tubuh kita dengan menundukkannya pada perintah Allah? Atau sebaliknya, sehingga akan menjadi penyesalan kelak di akhirat. Ingat! Penyesalan selalu di belakang, bukan di depan! (reper/az)

Posting Komentar untuk "Bantuin Emak Bersih-bersih Rumah, Siapa Takut!"