Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Islam is My Identity


Oleh: Ririn Yasin, Amd. (Komunitas Muslimah Peduli Generasi dan Peradaban)

Sahabat, kita sebagai manusia yang hidup didunia tentunya memiliki identitas. Baik itu nama, tempat tinggal, dari kota mana berasal, dimana tempat dilahirkan dan lain sebagainya. Hampir-hampir tidak ada manusia di dunia ini yang tidak memiliki identitas ataupun tidak tahu siapa dirinya. Baik itu yang tidak tertulis, maupun yang sudah tertulis di kartu tanda pengenal kita masing-masing.

Tapi, apakah identitas cuma sebatas ketikan biodata saja. ternyata tidak. Bersyukur, kita terlahir sebagai seorang Muslim dan berasal dari keluarga Muslim atau ada juga diantara kita yang menjadi seorang muslim dikarenakan melalui proses pencarian. Tapi apapun caranya tetap kita  harus berucap Alhamdulillaah karena telah bisa meneguk manisnya iman dalam bingkai islam. Namun persoalannya apakah kita telah berlaku sebagai seorang Muslim yang sesungguhnya?

Kenyataanya sahabat, masih banyak muslim/muslimah di luar sana yang belum bangga dengan jati dirinya sebagai muslim, misalkan bagi muslimah masih ada yang belum mau menutup aurat, muslim masih mau dengan riba, masih pro dengan pemikiran-pemikiran diluar islam, pro dengan LGBT, feminisme/kesetaraan gender, ataupun pemikiran-pemikiran sekuler lainnya, juga tidak menjalankan ibadah secara penuh, serta masih banyak yang enggan untuk menggunakan aturan-aturan islam secara menyeluruh dalam kehidupan.

Sahabat, bangga dengan islam berarti menjadikan islam sebagai identitas secara lahir dan batin, maksudnya adalah tidak hanya sekedar nama saja yg tersemat tapi juga bangga dengan menjadikan islam sebagai tolok ukur serta menjadikannya sebagai aturan dalam kehidupan kita. Karena sebaliknya ketika kita tidak bangga dengan islam maka identitas kita akan benar-benar hilang.

Lalu sahabat, kenapa sih kita kudu bangga dengan identitas sebagai seorang muslim.

1. Karena kita punya Allah SWT, Rabb seluruh alam.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 255 yang artinya Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-NYA), tidak mengantuk dan tidak tidur.
Allah SWT-lah Tuhan yang telah menciptakan manusia, kehidupan dan alam semesta. Tidak hanya sekedar menciptakan, tapi Allah SWT juga memberikan seperangkat aturan bagi kehidupan manusia agar manusia tetap berada dalam track-nya sebagai seorang hamba, karena sejatinya Allah menciptakan jin dan manusia itu tidak lain hanyalah untuk beribadah. Nah aturan  aturan itu telah ada sepenuhnya dalam syariat islam.

2. Punya Al-Quran.

Al- Quran tidak hanya sekedar lembaran- lembaran tulisan untuk dibaca, tapi lebih dari itu, Al-Quran merupakan petunjuk atau manual book bagi manusia untuk menjalani kehidupan. Seperti yang Allah firmankan dalam QS. Al-Baqarah: 2 yang artinya

“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Seorang ilmuwan barat E. Denisen Ross menyebut Al-quran memiliki peranan yang lebih besar terhadap kaum muslimin daripada bibel dalam agama kristen, , sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di barat, terutama di masa kini

3. Punya Rosulullah Muhammad sholallaahu alaiihi wassalaam.

Beliau adalah utusan Allah, suri tauladan buat manusia. Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (QS.Al-Ahzab:21) Sehingga pantas sekali jika beliau diidolakan dan diikuti dalam setiap apa yg beliau lakukan.

Bahkan Michael H. Hart (dalam bukunya, 100 Tokoh Dunia) berkata: Dia (Muhammad SAW) adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia lebih dari Newton dan Yesus atau siapapun di dunia ini.

4. Islam agama yang sempurna.

Punya aturan untuk setiap sisi kehidupan. Aturan islam menyeluruh tidak hanya dalam aspek ibadah saja, tapi juga mengatur bagaimana hubungan dengan manusia lain dan bermasyarakat. Terkait sistem muamalah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga aturan politik dan bernegara pun dibahas komplit dalam islam.

5. Islam pernah gemilang.

Nyatanya selama kurang lebih 13 abad, pernah menjadi mercusuar dunia dengan banyak melahirkan ilmuwan muslim yang mengusai banyak ilmu pengetahuan juga sekaligus tokoh - tokoh ulama faqqih fi din. Semisal Ibnu Sina (ilmuwan kedokteran), Ibnu Haytam (ilmuwan fisika), Maryam Al-Asturlabi (ilmuwan wanita), Imam syafiI dan lain sebagainya.


Subhanallaah begitu banyak hal yang patut kita banggakan dengan beridentitas sebagai seorang muslim ya sahabat. Yang pasti tidak hanya sekedar kita tau aja ya. Point pentingnya adalah kita harus bangga dengan menjalankan seluruh aturan-aturan islam yang telah Allah tentukan agar identitas keislaman kita terus terjaga, tidak kehilangan jati diri sebagai manusia dan menjadi umat terbaik seperti yang Allaah sebutkan dalam QS. Al-Imran 110 :  Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”

So, sudahkah kita menunjukkan identitas kita sebagai seorang muslim atau muslimah? Jika belum, maka yuk segera kuatkan azzam, tetap semangat mengkaji islam dan beramar makruf nahi munkar agar indahnya islam tetap tersebar di seluruh penjuru alam. Aamiin. Wallahu alam bishawwab.. (reper/yuni)

Posting Komentar untuk "Islam is My Identity"