Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kelakuan Ambyar Generasi Sampah


Oleh: Lia DA

Adalah Ferdian Pelaka youtuber asal Bandung yang telah membuat konten pembagian sembako berisi sampah dan batu dengan motif untuk menambah subscriber.  Aksi jahil yang dilakukan ditengah kondisi krisis karena wabah covid-19, dimana banyak warga yang tengah mengharapkan bantuan, sontak aksinya ini menuai banyak kritik dari berbagai kalangan, netizen pun ikut meradang.

Meski berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polrestabes Bandung dan Jatanras Polda Jabar, pada hari Jumat pukul 01.00 WIB dini hari, di jalan tol Jakarta-Merak,  Tangerang (8/5/2020) setelah sebelumnya menjadi DPO, tetap saja kelakuan ambyarnya telah melukai hati masyarakat.

Aksi prank jahil seperti ini sebetulnya bukan yang pertama terjadi, banyak prank tidak bermutu yang dilakukan oleh para oknum youtuber demi mencari popularitas semata tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan. Berbagai cara dilakukan demi mendongkrak popularitas dan menambah jumlah subscriber, sungguh menyedihkan.

Generasi sampah yang berkelakuan ambyar tadi memang akan tumbuh subur dalam lingkungan yang mengusung liberalisme yang senantiasa menjamin adanya kebebasan berekspresi, berkreativitas tanpa batas. Alih-alih memberikan konten yang bermanfaat, mereka justru menyuguhkan tontonan yang tak bernilai. Akibatnya kejadian ini akan terus berulang meski undang-undang telah melarang.

Generasi berkualitas dan berakhlak mulia akan terbentuk dalam aturan yang benar yaitu aturan Islam, pembekalan akidah yang kuat akan dipupuk sejak dini mulai dari keluarga sehingga terbentuk kepribadian Islam yang ditunjang oleh pola berpikir yang benar yang akan menghasilkan perilaku yang benar juga. Kemudian adanya pengontrolan yang dilakukan oleh pihak masyarakat, agar tidak terjadi perilaku yang semena-mena bahkan merugikan orang lain. Terakhir, tentu saja harus didukung sebesar besarnya oleh negara dengan adanya aturan yang tegas dan tuntas. (reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Kelakuan Ambyar Generasi Sampah"