Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 M Untuk Menggali Ide Agar Tetap Istiqomah Menulis


Oleh: Mochamad Efendi

"Tidak ada ide" sering digunakan sebagai alasan untuk tidak menulis. Padahal gaes, ide itu banyak bersliweran disekitar kita hanya saja kita tidak tanggap untuk menangkap dan segera mengikatnya dalam sebuah tulisan. Baru nyadar gaes setelah mengikuti kuliah kelas menulis online yang dimentori oleh DR. Faqih Syarif di edisi pertamanya, ada 5 M yang harus dilakukan agar kita punya banyak ide untuk ditulis.

/M pertama adalah membaca/

Dengan membaca kita akan memiliki wawasan luas dan tentunya akan banyak ide yang bisa ditulis. Membaca juga bisa menambah kosa-kata baru yang akan membuat tulisan kita lebih segar dan enak dibaca. Mau jadi penulis hebat, ya harus suka baca tulisan atau buku-buku berkwalitas dari penulis-penulis hebat. Disamping kita bisa belajar dari tulisan-tulisan yang luar biasa, kita juga mendapatkan ide-ide menarik dari apa yang kita baca. Kamu bisa gunakan cara ATM gaes; yakni amati, tiru dan modifikasi.

Setelah kamu baca tulisan seseorang, lalu kamu tutup dan mulailah menulis dengan gaya bahasamu sendiri meskipun idenya dari apa yang kau baca. Itu namanya kamu sudah terinspirasi bukan plagiat dan itu sih sah-sah saja. Atau boleh juga kamu tulis sumber tulisan yang sudah menginspirasimu sebagai bentuk rasa hormat kita pada orang yang sudah memberimu satu ide. Gaes jika kamu mau mengambil pernyataan dari satu tulisan kamu bisa kutip dan tulis sumbernya, dari mana kamu dapatkan tulisan itu.

/M yang kedua adalah mendengar apa saja yang ada disekitar kita/

Saat kita berbicara dengan seseorang atau ketika menghadiri pengajian, bisa jadi dari apa kita dengar muncul satu ide menarik untuk ditulis. Sebagai contoh setelah mengikuti kuliah kelas menulis online dan mendengarkan tentang cara menggali ide untuk ditulis, terciptalah satu tulisan yang berjudul '5M, Cara untuk Menggali Ide agar Terus Berkarya'. Dari apa yang kita dengar pasti banyak ide yang bisa diikat dan dituangkan lewat tulisan. Asyik kan, kita bisa jadi orang yang perhatian dan mau mendengarkan agar mendapatkan ide yang bisa ditulis.

Jika saat mendengarkan pengajian sebagian orang merasa bosan dan mengantuk, dengan menulis, setiap pengajian ceramah yang membosankan jadi menarik untuk didengar karena dari apa yang kita dengar bisa jadi ada ide yang bisa ditulis. Jadi gaes, dengan menulis kita jadi pribadi yang baik, memperhatikan setiap perkataan dan tidak melewatkannya tanpa ada satu ide yang bisa diikat dan dikembangkan dan diselesaikan disela-sela waktu luang kita.

/M Ketiga, menghayal bisa memunculkan banyak ide dari daya imajinasi/

Membuat kisah dari dunia hayalan dengan sentuhan nilai-nilai bersumber dari ajaran Islam yang lurus dan mulia sehingga bisa digunakan sebagai bahan dakwah yang menginspirasi dan merubah pemahaman umat dengan Islam. Cerita fiksi yang menginspirasi bisa digunakan sebagai senjata dakwah untuk merubah umat menjadi lebih baik dengan Islam. Apalagi, target dakwal kita menyukai cerita fiksi seperti cerpen atau novel.

/M keempat adalah mengalami/

Setiap orang pasti memiliki kisah yang dialami sendiri mulai sejak dilahirkan sampai waktu menutup mata. Banyak kisah atau kejadian yang kau alami memiliki hikmah yang bisa dijadikan pelajaran hidup bagi diri penulis sendiri maupun bagi orang lain yang membaca tulisannya. Tidak satupun orang yang tidak memiliki kisah hidup. Apa yang kau alami sepanjang hidup adalah ide menarik yang bisa dibagi dengan orang lain. Ini adalah cara mudah untuk menemukan ide yang bisa ditulis. Jadi gaes, tidak ada alasan bagimu untuk tidak menulis. Kisah hidupmu bisa menjadi ide menarik dalam bentuk tulisan faksi.

/M Kelima, mengamati apa saja yang ada disekitar kita berupa fakta dan pasti ada hikmah dibalik sebuah fakta yang bisa ditulis untuk menginspirasi umat/

Dengan menulis, setiap fakta dan kejadian tidak kita biarkan lewat begitu saja. Semua bisa menjadi ide menarik dari apa yang berseliwran disekitarmu. Sayang sekali jika ide-ide menarik dan luar biasa lewat begitu saja luput dari pengamatan kita. Kita bisa menulis dengan mengawalinya dari sebuah fakta atau data yang mengejutkan yang tidak terduga oleh banyak orang, kemudia.kita kupas dan bahas dengan bahasa segar dan menari dengan menggunakan sudut pandang yang khas yakni ajaran Islam.

Disetiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa dipetik untuk dijadikan ide yang bisa ditulis agar bisa semakin banyak umat yang tersadarkan dengan kebenaran Islam. Ayo gaes, menulislah karena diujung penamu adalah senjata dakwahmu. Satu peluru dalam pistol hanya bisa menembus satu kepala dan menyebabkan seseorang mati dan tidak ada kesempatan untuk berubah. Tapi dengan tulisanmu bisa menembus ribuan kepala dan membuat mereka berubah menjadi lebih baik. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "5 M Untuk Menggali Ide Agar Tetap Istiqomah Menulis"