Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukan Remaja Biasa


Oleh: F Ismarosa

Pernah beli martabak dengan menu biasa? hmm... rasanya juga kayaknya biasa-biasa aja ya kawan, beda banget dengan martabak yang spesial atau istimewa. Baik pengajian ataupun rasa, so pasti lebih enak, lebih nikmat, lebih maknyus..., hehe. Eitzz... Tapi kita bukan bahas makanan yang bikin ngiler ini kawan, tapi yang kita bahas adalah diri kita, sang remaja, iya kamu! lantas kalau ditanya nih, hidup kita ini pengen biasa-biasa aja atau malah menjadi remaja luar biasa? jawaban kamu pasti milih yang kedua kan... yap, menjadi luar biasa, the special one, menjadi istimewa di hadapan semua orang adalah impian setiap manusia. Karna manusia sendiri memiliki gharizah baqa' untuk mempertahankan eksistensi. Eh, tapi apakah menjadi luar biasa bisa dengan sendirinya? apa iya kamu lahir langsung jadi manusia istimewa? Enggak dong ya, kan kita bukan para rasul seperti baginda Nabi Muhammad SAW yang sedari kecil sudah istimewa. Lantas gimana sih caranya menjadi remaja luar biasa?

1. Bisa menggunakan akalnya dengan benar

Akal adalah potensi yang luar biasa yang dikaruniakan Allah untuk setiap insan. Betapa tidak luar biasa kawan, dengan kehadiran akal, seabreg teknologi  tiap masa dapat mengalami   kemajuan karna akal. Dan yang paling penting, dengan akal lah ras manusia beda dengan bangsa hewan. Walaupun manusia sama-sama memiliki kebutuhan jasmani dan naluri, namun hanya manusia yang memiliki akal untuk berfikir. Sehingga akal manusia berfungsi untuk memikirkan segala sesuatu sebelum bertindak laku.

Jadi, jangan bertindak bebas dan berpaham bebas lepas seenak perut, karna kita tidak boleh menyalahgunakan nikmat Allah yang begitu luar biasa ini. Jika ingin melakukan sesuatu wajib kita kendalikan Dengan akal dan pemahaman yang benar, sehingga kita menjadi remaja yang sadar diri, sadar potensi, dan tahu cara untuk mengoptimalkannya agar tidak sia-sia. Dengan potensi yang luar biasa ini, jika kita mau belajar dan selalu mempermak diri, In Syaa Allah kita bakalan jadi remaja luar biasa, so pasti harus punya cita-cita, komitmen, tanggung jawab, kerja keras, dan yang paling penting terus berdoa dan tawakkal sama Allah. Tul nggak?

2. Memahami dengan baik bahwa mulia itu dengan takwa, bukan yang lain

Dalam menjadi remaja luar biasa, kita harus punya bekal nih untuk menghadapi zaman yang semakin permisif dan hedonis ini, bekal yang harus kita miliki adalah takwa. Arti bertakwa sendiri adalah kita wajib menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dimanapun dan kapanpun. Tentunya menyeluruh, nggak setengah-setengah ya... dengan menjadi remaja yang bertakwa akan menjadikan kita spesial dan bukan manusia biasa dihadapan Allah, bukan cuma di mata manusia. Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu." (Q.S. Al-hujurat : 13)

Ma Syaa Allah, jadi kita patut bangga jika bisa menjadi remaja bertakwa, karna dengan ketakwaan kita itulah yang membuat kita mulia di hadapan-Nya. Jadi yuk jadi remaja taat, dengan mengamalkan islam secara keseluruhan, ngga setengah-setengah apalagi bolong-bolong. Kalau kita sudah menyadari potensi kita dan udah punya bekal untuk masa depan apa nih yang harus kita lakukan untuk menjadi remaja luar bisa?
     
3. Memahami dirinya adalah nahkoda perubahan umat

Kalau kamu tahu nih kawan, remaja memiliki peran penting dalam tatanan peran kehidupan manusia secara umum dan kaum muslim secara khusus. Namun, saat ini gaya hidup mengarahkan remaja pada kebebasan berperilaku, mendapatkan pendidikan dan meraih impian diajarkan dengan mudah, remaja lebih suka hal yang instan, seperti memuaskan diri dengan narkoba, miras, dan pertemanan hidup yang kebablasan.

Sungguh ironis potret remaja saat ini. Setiap harinya terjadi kasus-kasus yang menyayat hati, membuat geram, hingga sulit diucapkan dengan kata-kata. Dengan sistem sekarang ini, remaja yang harusnya menyadari menjadi aset bangsa, menjadi nahkoda umat menuju kehidupan yang lebih baik malah membawa pada arah keburukan.

Sistem sekuler-demokrasi sukses membawa pengikutnya berbalik arah pada perubahan perilaku yang nggak karuan dan permisif. Nah kawan, dengan adanya segudang potensi dan bekal yang kita miliki, kita diharapkan menjadi penerus tongkat kepemimpinan negeri ini. Membawa bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat di dunia. Dalam diri para remaja bersemayam jiwa-jiwa pemimpin masa depan.

Makanya, remaja harus menjadi visioner untuk mengentaskan bangsa ini dari keterpurukan. Ide kreatif dan inovatif kita begitu dinantikan untuk membawa angin baru bagi perubahan. Berupaya besar untuk selalu mendakwahkan islam dimanapun dan kapanpun. Mari kawan, tekad kita tak terhalangi, kita tunjukan segala nyali untuk melawan sistem kapitalis-sekuler sekarang ini. Kita adalah harapan umat yang tak akan bisa dicetak dalam sistem yang mengutamakan kebebasan ini. Yuk kita pahami islam dan berjuang selalu agar syariat islam yang kaffah dapat menggantikan sistem kufur saat ini, karna kitalah penolong islam, sang nahkoda perubahan, karna kita bukan remaja biasa. Allahu Akbar!! (reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Bukan Remaja Biasa "