Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ingin Menulis? Ya Nulis Aja...


Oleh: Nabila Zidane (Forum Muslimah Peduli Generasi dan Peradaban)

Setiap manusia pasti berkomunikasi dengan manusia lain demi memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Saat ini kita hidup di era digital di mana Komunikasi itu bisa dilakukan lewat telepon atau Mengirim pesan.

Siapa yang tidak pernah mengirim pesan? Semua pasti pernah melakukannya bukan? Coba perhatikan apakah orang yang kita tuju mengerti dengan apa yang kita maksud. Jika mereka mengerti berarti kita ini bisa menulis, tul nggak?

Tujuan menulis adalah untuk mengungkapkan fakta-fakta, perasaan, sikap, dan isi pikiran secara jelas dan efektif kepada pembaca.

Mengetahui tujuan menulis sangat penting, karena menulis merupakan pekerjaan yang memerlukan waktu dan pemikiran dan bukan suatu permainan atau rekreasi. Sebagai suatu pekerjaan, harus dilakukan dengan dorongan yang kuat atau komitmen.

Membangun komitmen itu penting. Tanpa komitmen, semangat menulis mudah patah dan berhenti di tengah jalan. Sebagaimana kita berkomitmen mempersembahkan diri berdakwah dan berjuang di jalan Allah. Andaikata komitmen itu hilang, maka bisa dipastikan perjuangan dakwah akan lenyap dan tenggelam. Pun sama dengan menulis. Sebab, menulis adalah berdakwah dengan pena.

Satu kalimat inspirasi yang menjadi motivasi terbesar saya, “satu lisan bisa nembus satu kepala. Satu tulisan bisa nembus berjuta-juta kepala” juga ini,  “Jika kau bukan anak raja, dan juga bukan anak ulama besar, maka menulislah!”

Mulailah Menulis, Apa pun! Jangan Menjadi ‘Perfectionist’ di Awal-Awal Menulis.Tulislah apa pun. Dengan topik dan data apa pun. Atau dengan cerita apa pun. Tak ada aturan yang pasti dalam menulis, apalagi menulis tulisan pertamamu. Gak jauh beda rasanya dengan menulis status di dinding facebook mu.

Awalnya tulisan pendek. Dimana tulisan ini cocok dengan kaum rebahan yang gak doyan sama tulisan panjang. Seiring dengan bertambahnya wawasan maka tulisan akan berkembang dengan sendirinya. Makanya penulis wajib rajin membaca. Lebih lebih membaca tulisan senior lalu Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM). Bukannya malah minder dan berkata, "AKU TIDAK BISA".

Gimana mau bisa jika kita tidak pernah mencoba?. Salah satu Kunci untuk  bisa menulis adalah sabar membaca demi memperbanyak wawasan. Sabar latihan, latihan dan latihan.

Menjadi penulis dapat menjadi salah satu penyebab bagi seorang muslim masuk surga di akhirat kelak, duh senang kan?

Dengan menulis, seorang hamba dapat menyiarkan nilai-nilai kebaikan dan mewariskan ilmu pengetahuan kepada generasi selanjutnya. Tentu saja Allah tidak akan menyia-nyiakan perbuatan hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat balasannya.” (QS. az-Zalzalah : 7).

Tuh kan, menulis memberikan kita kesempatan sebesar-besarnya untuk meraih pahala dan memenangkan opini Islam di jagat maya. Tapi tetap harus jaga niat bahwa menulis itu demi mendapatkan ridho Allah semata.

Di dunia nyata kita butuh proses yang panjang dalam mendakwahkan dan memahamkan seseorang dengan ide Islam. Namun, dengan menulis, siapapun bisa membaca tulisan kita, jangkauannya juga lebih luas, opini Islam mudah tersebar. Jadi, jangan ragu untuk memulai bergerilya di dunia kepenulisan. Jika para pengemban kebatilan begitu getol menyebarkan pemikiran sesat, lantas mengapa kita masih enggan melawan pemikiran mereka dengan ideologi Islam yang kita punya? Yakni, lawanlah.

So, masih malas nulis? Di luar sana ide-ide batil masih bertebaran, ambillah peran! Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Yuk nulis! (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Ingin Menulis? Ya Nulis Aja..."