Meletakkan Akal Sesuai Wahyu Allah
Oleh: Cebiana Nur Andini
Orang berakal harus faham kondisi di luar nalar
Orang berakal pasti faham teguran ghaib yang berdasar
Orang berakal tak asal ikut kebanyakan orang sekitar
Orang berakal kan berpikir sebelum mulai berucap tanpa makar
Nabi saw dilockdown 3 tahun
Manusia dilockdown menjelang 3 bulan lalu melancong karena jenuhnya kehidupan
Hadistnya sabar seakan diabaikan
Demi menemui handai taulan melupakan wabah yang menular bagai singa yang kelaparan
Inilah ideologi kapitalis sekuler di akhir zaman
Hanya mementingkan ekonomi sesuai nama besarnya
Kapitalis si pemilik modal, tak mampu merendahkan dagunya demi nyawa di tengah pandemi yang menghadang
Jangan bilang demi uang, atau pergi karena bosan
Kecuali pergi untuk memenuhi ruang perut yang nyeri karena kelaparan
Karena kondisi sekarang manusia bagaikan anak yatim piatu yang terbuang
Tak punya payung perlindungan
Kedzaliman terus meradang
Prasangka baik manusia terus dimanfaatkan
Andai akal digunakan
Mereka kan kembali pada aturan yang menyeimbangkan
Namun Sayang ...
Islam ditentang karena tak sesuai zaman
Digerogoti hingga generasinya kopong tak berbobot seperti masa keemasan
Hanya untuk memiliki secuil kekuasaan di tengah kehancuran
Teruslah menyeru pada kebaikan, meskipun mata mereka menyipit ketika memandang
Dengan do'a meminta pertolongan, Allah kan beri di waktu sepertiga malam
Bersabarlah dan gerakkan bagian tubuhmu untuk melakukan Amar ma'ruf nahi munkar
Hingga Allah tersenyum melihat lelahnya kalian. (reper/rmn)


Posting Komentar untuk "Meletakkan Akal Sesuai Wahyu Allah"