Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Riyadhus Shalihin


Oleh: Desti Marzuliantini

Riyadhus Shalihin berarti  The Meadows of the Righteous atau Tamannya Orang-orang Shalih. Kitab Riyadhus Shalihin ditulis Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawiy atau Imam Nawawi. Terjemahannya dalam bahasa Inggris ditulis ditulis Muhammad Zafrula Khan yang terbit pada 1975. Bagian kata pengantar ditulis profesor bidang studi Arab CE Bosworth dari University of Manchester. "Riyadhus Shalihin adalah pilihan dari hadist-hadist shahih yang ditambah satu atau dua dari kitab hadist lain misal Muwatta dari Imam Malik, Bukhari dan Muslim", tulis Zafrula. Dan juga menyertakan ayat Al Qur'an yang sejalan dengan pembahasan hadist. (Rosmha Widiyani/detikNews/Kamis/04/06/2020)

Hadist juga merupakan sumber hukum kedua dari empat sumber hukum, yaitu : Al Qur'an, al Hadist, ijma' shahabat, dan qiyas. Keempatnya menjadi rujukan hukum dalam memutuskan suatu perkara. Apakah perbuatan yang akan dilakukan termasuk halal atau haram? Apakah juga termasuk wajib, sunah, mubah, makruh ataukah haram?

Kelimanya adalah standar umat islam dalam melalakukan suaty perbuatan agar tidak terjerumus ke dalam dosa dan tidak lalai dari kewajiban. Serta mengetahui tindakan yang harus diprioritaskan sesuai hukum syariah.

Hadist ini jugs dipakai untuk menyelesaikan masalah umar Islam mulai dari poleksosbudhankam selama 1300 tahun lamanya secara sempurna dan sekarang masa mulkan jabariyan hanya individu atau kelompok (harakah) saja yang memakainya dan mempelajarinya. Karena dasar kurikulum Indonesia adalah sekuler. Pesantren atau pun MI/MTS/MA dan sejenisnya yang memakai saat ini.

Maka, jika kita ingin sempurna dalam pemakaian hadist bersama al Qur'an, ijma' shahabat dan qiyas, hanya bisa dipakai utuh dalam naungan khilafah 'ala minhajin nubuwah saja karena sekarang baru sebagian saja belum sempurna. Karena sistem kapitalisme buatan manusia menganggap islam hanya ritual agama belaka alias ibadah mahđoh saja. Wallahu'alam bi ash shawab. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Riyadhus Shalihin"