Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sebenarnya Corona itu Petaka atau Pelita?


Oleh: Pebriani Khoirunnisa (Santri Ma'had Darul Bayan Sumedang)

Isu corona makin mengguncang dunia. Banyak sekali suka dan duka kita alami enam pertama dengan corona di tahun 2020. Ratusan tenaga dan usaha telah kita upayakan tuk lawan virus ini. Namun hingga sekarang upaya kita belum juga berbalas. Nyatanya kini corona makin meluas dimana-mana apalagi di negri kita, Indonesia. Kini, lelah dan bosan mulai terasa. Lalu diantara kita bertanya-tanya. Kapankah ini kan berakhir? Akankah ini menjadi pelita atau petaka yang tak berujung?

Allah SWT berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ    

Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan (maksiat)[1] manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) [ar-Rûm/30:41].

Ayat tersebut dan wabah corona ini, seakan-akan menegur kita, akan petaka dosa-dosa kita terhadap kerusakan alam yang telah membabi buta. Dan kerusakan moral manusia zaman sekarang yang makin lupa akan akhirat.

Dengan demikian, marilah kita perbaiki ini semua, karna selama kita hidup berarti pintu pertaubatan dan pertolongan Allah masih terbuka lebar:

1. Dengan bertaubat bersama atas dosa-dosa kita
2. Berusaha dan tawakal sekuat tenaga dengan mengikuti protokol covid-19 yang dianjurkan tim medis.
3. Perkuat hubungan kita dengan Rabb semesta alam (Allah SWT}. Denga mematuhi semua larangan dan perintahnya.

Semoga dengan melakukan ini semua, petaka corona ini bisa membawa pelita pertolongan Allah SWT dan dihadirkanNya kebangkitan islam yang kedua sebagai rahmat bagi dunia usai corona. Amin Ya Allah Ya Raball’alamin... (reper/az)

Posting Komentar untuk "Sebenarnya Corona itu Petaka atau Pelita?"