Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alhamdulilah, Akhirnya Hafiz Bisa Jalan


Oleh: Mochamad Efendi

Sudah lama kami menunggu satu harapan dan keinginan, anakku bisa berjalan tanpa pegangan seperti anak-anak normal lainnya yang sudah bisa mulai jalan saat usia mereka menginjak sembilan bulan. Hafiz memang anak spesial begitulah kami menyebutnya, karena di usianya yang lebih dari 4 tahun,  dia  belum bisa jalan sendiri tanpa pegangan.  Namun,  kami bersyukur usianya di tahun ke -4,  dia sudah mau melangkahkan kakinya meskipun masih harus memberikan pegangan. 

Masih kuingat Hafiz kecilku yang masih berusia 4 bulan tubuhnya sering panas ditambah dengan diare sehingga membuat kami kuwatir dan membawanya ke rumah sakit.  Karena tersedak saat minum obat menyebabkan dia harus masuk ICU.  Entah,  obat apa yang diberikan pada anakku,  Hafiz,  membuat kondisinya kritis sehingga membuat salah satu dokter pesimis dengan keadaan anakku.  Entah kenapa, waktu itu saya tetap yakin bahwa anakku akan bisa bertahan dan tumbuh sehat  meskipun air mataku tidak mampu dibendung mengalir membasahi pipi saat dokter mengatakan bahwa anakku,  Hafiz, tidak akan bisa bertahan hidup lebih lama lagi
.
Alhamdulilah hafiz tumbuh sehat meskipun kami harus super extra hati-hati dalam merawat dia, setelah dinyatakan sembuh,  keluar dari rumah sakit.  Asupan  gizinya harus tercukupi.  Setiap hari harus diterapi meskipun harus dilakukan sendiri. Kami berfikir akan lebih maksimal hasilnya jika dilakukan sendiri. Terapi yang dilakukan tidak boleh melebihi batas kemampuannya karena dia sangat rentan dan mudah sakit jika terlalu capek.  Disamping terapi diluar akan menghabiskan waktu untuk perjalanannya dan waktu antri sebelum dapat giliran untuk diterapi.  Belum lagi saat antri ada yang membawa virus sementara Hafiz rentan dan mudah tertular.

Usaha dan do'a secara terus menerus itulah kunci sukses yang kami yakini bisa mengantarkan Hafiz untuk bisa berjalan dan berbicara lancar seperti anak normal lainnya.  Kayakinan dan harapan tidak boleh pupus.  Kami harus terus semangat mendampingi Hafiz dan harus tetap yakin bahwa dia adalah anak hebat yang mempunyai kemampuan luar biasa suatu saat nanti.  Insyaallah,  dia akan menjadi penghafal al-Qur'an seperti halnya do'a dan harapan kami yang tertulis dalam namanya,  Hafiz. 

Kami senang diusia yang keempat dia bisa mulai menapak dan melangkah berjalan meskipun harus menggunangan peganggan. Tapi suatu saat nanti, kami yakin dia akan bisa berjalan sendiri, dan bahkan berlari.   Kemudian dia akan bisa berbicara lancar dan menjadi penghafal al-Qur'an.

Sobat,  tidak semua yang kita inginkan adalah yang terbaik.   Namun,  yakinlah apa yang kita dapatkan saat ini adalah sesuatu yang terbaik meskipun terkadang kita tidak menginginkannya. Memang anakku tidak seperti yang lain karena dia adalah spesial dan anugrah dari Allah,  insyaallah dia adalah yang terbaik.  Meskipun dia belum bisa jalan di usianya keempat tahun,  namun saya yakin ada hikmah dibalik semua ini.

Karena anakku,  aku jadi termotivasi untuk menghafalkan al-Qur'an diusiaku yang senja ini.  Aku bacakan hafalan al-Qur'an setiap saat aku bersamanya dengan harapan dia mendengarkan dan menyimpannya dalam memorinya.  Setiap menerapi jalan juga tidak lupa aku bacakan ayat-ayat al-Qur'an yang sudah aku hafalkan.  Ku ulang-ulang dan kucoba pahami arti dari setiap kata yang kubaca. Keyakinan atas harapan bahwa anakku bisa tumbuh normal,  bisa berjalan dan berbicara lancar serta menjadi penghafal al-Qur'an mendorongku untuk terus membacakan ayat demi ayat ditelinga anakku.

Sungguh,  mengejutkan di usianya, tepat lima tahun, anakku bisa berjalan tanpa pegangan.  Anugrah yang luar biasa dan harapan terbesar dalam hidupku akhirnya terwujud.  Sungguh diluar dugaanku dalam waktu yang singkat setelah saya bernadzar akan mengajak anakku ke kampung halamanku yang mana masa kecilku berasal,  anakku tiba-tiba bisa berjalan.

"Insyaallah jika adik Hafiz bisa berjalan kita akan pergi ke Mojokerto, "Saya berjanji pada dua kakaknya Hafiz yang sejak lama ingin pergi ke kota halamanku.

Berselang hanya dua hari tiba-tiba Hafiz mau melepaskan pegangannya dan dengan menebar senyumannya dia berjalan.  Dia terlihat senang berjalan tanpa pegangan,  padahal sebelumnya dia sangat takut saat pegangannya dilepas.  Dan bahkan selama beberapa hari dia tidak mau latihan jalan karena pernah kita lepas pegangannya secara tiba-tiba. 

Hafiz akhirnya bisa jalan diusianya yang pas 5 tahun.  Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian ini.  Kita tidak boleh berhenti berharap dari rahmat Allah.  Amalan yang terbaik adalah tetap istiqomah dalam usaha untuk melakukan capaian-capaian yang positif dalam hidup. Tetap sabar dan tidak putus asa dalam usaha terbaik,. Insyaallah ada hasil jika kita terus yakin dan terus berusaha dan berdo'a pada Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika Allah berkehendak. 

Setelah Hafiz bisa berjalan kami semakin yakin bahwa hafiz akan tumbuh menjadi anak hebat.  Seperti harapan kami yang tertulis dalam namanya,  insyaallah dia akan mejadi penghafal al-Qur'an.  Setidaknya,  dia saat ini,  menginspirasi kami untuk menjadi penghafal al-Qur'an.  Tidak ada kata terlambat,  di usia yang senja ini muncul sebuah keinginan mulia untuk menghafalkan kitab suci yang mulia dengan merenungkan kandungan isinya.  Terima kasih Ya Allah,  yang sudah menganugrahkan seorang anak yang hebat seperti Hafiz yang menginspirasi kami untuk mengisi di akhir hidup kami dengan aktifitas yang baik dan mulia. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Alhamdulilah, Akhirnya Hafiz Bisa Jalan "